terpaksa menikahi calon suami kakak ku

terpaksa menikahi calon suami kakak ku
PERNIKAHAN LEON DAN SHEVA


__ADS_3

...    3 hari sudah berlalu, Leon benar-benar menyiapkan pernikahannya sendirian tanpa bantuan keluarga Keysheva bahkan Sheva sendiri, Leon yang menghandle semua kerjaan anak buahnya untuk mempersiapkan pesta pernikahan mereka, Leon samasekali tak berani protes karena takut akan babak belur lagi dihajar Effendi,Saat Leon tengah melamun ia melihat panggilan masuk dari nomor tak dikenal,Awalnya Leon abaikan dan memperdulikan panggilan itu karena suasana hatinya sedang buruk namun panggilan itu terus saja berdering dengan kesal ia menerima panggilan itu...


" SIAPA KAU BERANI SEKALI MENELPONKU " Teriak Leon


..."SIALAN BERANI SEKALI KAU TAK MENJAWAB TELPON KU " teriak seseorang di seberang sana , Leon terpengrangah mendengar teriakkan itu...


"Siapa ini" Tanya Leon pelan ia hanya memastikan pikiran nya salah


..."Ayah Laysha dan Keysheva ,kapan kau akan melaksanakan pernikahan ini hah " Bentak Effendi yang ternyata menelpon Leon...


Leon meneguk ludahnya kasar


..."ma-maafkan saya om saya tak tahu jika itu anda, besok sudah bisa dilaksanakan om , eummm apa om akan hadir " Tanya Leon pelan...


..."Baik kirimkan alamat nya aku akan membawa istri mu besok " Jawab Effendi seraya memutuskan panggilan itu sepihak...


...Leon menghembuskan nafas leganya padahal hanya melalui telepon tetapi berhasil membuat Leon senam jantung ia tak berani membalas pukulan pria itu karen takut akan dihajar lebih parah lagi nantinya...

__ADS_1


...Dikediaman Effendi saat ini Wati dan Sheva duduk berdampingan menatap Effendi yang baru saja berteriak pada Leon melalui panggilan teleponnya , Keadaan Wati sudah terlihat jauh lebih baik kala mengetahui Leon akan bertanggungjawab pada putrinya karena memang itu yang ia inginkan,Hanya Wati yang memperhatikan kondisi Sheva selama berada di rumah ini , Effendi sama sekali tak ingin berbicara padanya malah ia terkesan jijik pada Sheva, Effendi kini duduk di hadapan anak dan istrinya seraya melotot tajam pada Keysheva...


..."Jawab jujur pertanyaan ku jika tidak aku akan menendang mu keluar dari sini " Ujar Effendi tegas ,Sheva hanya menganggukan kepalanya tanpa berani menatap wajahnya...


..."Ku dengar kau sudah sering berhubungan dengan banyak lelaki selama ini berapa bayaran yang kau minta pada mereka untuk memuaskan nafsu mereka Keysheva " Tanya Effendi ,Keysheva merasakan lidahnya kelu dan takut untuk menjawab pertanyaan ayahnya sungguh ia bingung apa yang harus ia katakan di depan ayah dan ibunya,Keysheva hanya bisa menggenggam tangan Wati sekuat tenaga nya menyalurkan rasa takut yang kini mendominasi dirinya...


..."JAWAB SHEVA AKU BERTANYA PADAMU BUKANKAH AKU SUDAH MENGAJARKAN MU UNTUK MENJAWAB PERTANYAAN ORANG TUA " teriak Effendi , teriakan nya membuat Sheva ketakutan dan kini tubuhnya bergetar...


..."Ayah tenanglah jangan sepertinya ini kita bicarakan baik-baik " ujar Wati pada suaminya...


..."Aa-Ayahhh aku,aku tak bisa menjawab itu ma-maafkan aku ayah " Ujar Sheva tergagap ia sungguh ketakutan saat ini...


...Effendi menendang meja yang ada dihadapannya hingga pecah berkeping-keping, Sheva menggigil ketakutan melihat Effendi yang sepertinya sedang kesetanan...


..." AYAAAAAHHH APA YANG KAU LAKUKAN SUDAH KU BILANG BICARAKAN BAIK-BAIK JANGAN SEPERTI INI " teriak Wati seraya berdiri di hadapan Effendi...


..."Bicara baik-baik katamu?? Lihat akibat dari bicara baik-baik mu itu Bu anak kesayangan mu kini hamil tanpa suami bahkan ia adalah seorang ****** murahan yang memberikan tubuhnya pada semua laki-laki hanya untuk memuaskan nafsunya bukan karena uang ,aku benarkan Keysheva Odelia?" tegas Effendi menatap tajam pada Sheva yang saat ini tertunduk wajahnya pucat badannya bergetar hebat dan mulai berkeringat dingin...

__ADS_1


..."Dengar baik-baik Keysheva setelah kau menikah besok aku tak ingin melihat mu lagi bahkan anakmu itu kau akan ku coret dari kartu keluarga ku dan kau takakan ku berikan warisan apapun dariku, juga aku akan mencabut seluruh fasilitas yang kau gunakan atas kerja keras ku dan saat ini namamu hanyalah Keysheva Odelia ,kau tidak berhak lagi menggunakan nama Prameswari dibelakang namamu ,Putri ku saat ini hanya satu dan itu adalah Laysha Aruna Prameswari, seluruh hartaku akan ku berikan padanya juga pada cucuku yang ia lahirkan sah secara agama dan negara " Jelas Effendi meninggalkan Sheva dan Wati yang sama-sama terkejut oleh ucapannya ,Sheva menangis pilu di pelukan ibunya,Wati tak bisa berbuat apapun untuk Sheva saat ini karena jika ia membela Sheva lebih jauh lagi Effendi akan menceraikannya....


...Hari pernikahan Sheva dan Leon pun tiba ,Sheva telah mengenakan gaun yang sudah Leon persiapkan untuk Sheva dan ia kirim kerumah wanita itu ,Leon sangat totalitas membuat pestanya sendirian bahkan sangat mewah dan jug banyak tamu-tamu penting yang hadir mengingat Leon adalah CEO perusahaan besar yang berpengaruh....


...Keluarga Mahatma juga turut hadir dipesta itu ,yakni Harun ,Hasna, Rayyanka dan juga Laysha. Sheva kini sudah duduk di samping Leon yang sudah berhadapan dengan ayahnya yang menjadi penghulu,Wajah Effendi terlihat sangat datar dan wajah Leon terlihat sangat gugup , setelah Semua sudah dipastikan siap Effendi menjabat tangan Leon dengan mata yang menyala menatap keduanya...


..." Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Leon Denzel Kalingga bin Reno Kalingga dengan anak saya yang bernama Keysheva Odelia dengan maskawinnya berupa berlian sebesar $22.330 , tunai.”...


..." Saya terima nikah dan kawinnya Keysheva Odelia binti Effendi Prameswari dengan maskawin tersebut dibayar tunai "...


"Bagaimana para saksi, saaahhh??"


" SAAAAAHHHHH " jawab seluruh tamu yang berada dia aula itu


...Setelah prosesi ijab kabul selesai Effendi berdiri dan menjauh dari kerumunan Sheva yang melihat ayahnya pergi hanya bisa menghela nafas beratnya seraya menatap kearah Rayyanka yang sedang asik menciumi kening Laysha sedari tadi ,mereka tertawa riang di saat Sheva tengah terjebak dengan pernikahan yang tak ia inginkan samasekali,bahkan ia mengerti apa alasan Leon mau menikahinya bukan karena anak ini tetapi karena Leon tak ingi melepaskan Sheva sampai ia benar-benar Bosan dengan Sheva....


...Selesai Ijab Qobul mereka langsung menuju pelaminan Resepsi banyak sekali tamu-tamu besar dari berbagai perusahaan hadir di acara itu tetapi Sheva tak merasa senang ia hanya menatap tak minat pada mereka semua bahkan disaat photografer menyuruhnya tersenyum Sheva hanya memaksakan sedikit bibirnya tersenyum,ia menatap pada ayahnya dibawah sana yang sedang berbicara pada rekan-rekan bisnisnya ia sedikit lega karena sang ayah ternyata tak pergi dari pesta pernikahannya ia kemudian memfokuskan dirinya pada tamu-tamu yang kini tengah meminta berswa foto dengan kedua mempelai Sheva ingin ini segera Selesai dan ia memaksakan dirinya untuk tersenyum pada merasa semua...

__ADS_1


..."Nikmati pestanya sayang nanti malam kau juga akan menikmati permainanku yang luar biasa aku sungguh tak sabar menatap wajah imut diatas ranjang ku nanti malam bersama anak kita " Bisik Leon seraya tersenyum nakal pada Keysheva ,Sheva hanya memutar matanya jengah menatap suaminya yang haus akan *** *** dan ***....


......................


__ADS_2