
...Pagi menjelang tetapi cuaca hari ini tak secerah kemarin sama seperti suasana hati Laysha yang masih memburuk kala mengingat mimpi buruknya tadi malam, mereka semua kini tengah sarapan bersama takada obrolan ataupun candaan karena sepertinya Laysha sedang dalam mood buruk pagi ini, Hasna dan Harun menatap curiga pada Rayyanka yang menggelengkan kepalanya,Laysha bangkit dari duduknya berjalan menuju dapur dan masuk ke toilet...
..."Kamu apakan anak mama Rayyanka " Tanya Hasna garang pada putranya...
..."Mah sumpah Ray ga ngapa-ngapain, Tadi malam Laysha mimpi buruk tentang Ray dan Sheva terus Laysha teriak-teriak sampe Ray di dorong dimaki-maki padahal Ray gatau apa-apa mah " Jepas Rayyanka pada Hasna yang masih melotot kearahnya...
..."Ah sama aja itu artinya kamu yang buat salah kan dia mimpi kamu bukan orang lain " Jawab Hasna tetap menyalahkan putranya...
...Harun menepuk pelan tangan anaknya yang kebingungan...
..."Sabar ya nak ini baru permulaan meskipun hanya mimpi kaum pria tetap salah dimata wanita ,nanti ada saatnya kamu merasakan jika Laysha tersenggol sesuatu yang ia susun sendiri pasti kamu yang akan tetap disalahkan" Ujar Harun yang sudah sangat berpengalaman...
...Rayyanka melongo menatap papanya, mereka semua kini kembali tenang saat melihat Laysha yang sudah kembali dari tolilet....
...Dikediaman Sheva saat ini ia kembali merasakan Morning sickness , takada Leon disisinya karena pria itu tengah sibuk dikantornya ia sangat merasa lemas dan juga mual takada satupun yang memperhatikan kondisi Sheva ,ia benar-benar sendirian dirumah besar itu sudah berkali-kali Sheva keluar masuk ke kamar mandinya namun takada sedikitpun yang keluar selain air liurnya...
..."Hooeeeeekkkkk " Sheva kembali berlari pelan ke kamar mandi tak disangka sabun yang ia gunakan untuk mencuci tangan nya tadi ternyata tertumpah dilantai alhasil Sheva tergelincir dan terduduk dilantai,ia meringis kesakitan merasakan ngilu diarea pinggangnya taklama setelah itu ia merasakan ada sesuatu yang mengalir di area pahanya dan ternyata itu adalah Darah ,Sheva panik ia berteriak histeris meminta tolong pada para pelayan tetapi jarak kamar Sheva dan dapur sangat jauh takada satupun yang mendengar teriakannya,Sheva menangis merasakan sakit diperutnya, sekuat tenaga Ia mencoba bangkit menuju kamarnya,Sheva berjalaan tertatih-tatih seraya berpegangan pada dinding ia terduduk dibawah Lantai sambil menggapai ponselnya yang tergeletak di atas Nakas, ia mengambil ponsel itu dengan tangan bergetar seraya menahan sakit yang sangat luar biasa di perutnya ,ia kemudian menelepon Leon...
...Leon sedang ada rapat penting saat ini ia mematikan notifikasi pada ponselnya,ia tak tahu jika Sheva sedang berjuang menahan sakit saat ini dirumah ,Sheva semakin menangis kala Leon tak menjawab panggilannya sudah berpuluh kali ia menghubungi pria itu namun tak juga dijawab ia taktahu lagi harus meminta tolong pada siapa, Disaat ia tengah putus asa menatap pada genangan darah dibawahnya yang semakin membanyak ,bayangan adiknya muncul di benaknya ia secepat kilat mencari nomor Laysha di ponselnya dengan tangan bergetar ia menekan tombol panggil untuk pertama kalinya pada adik yang sangat ia benci itu , selama ini Laysha lah yang selalu menghubunginya ia samasekali tak pernah menelepon gadis itu....
...Laysha saat ini berada di kantor Rayyanka bersama Hasna ,Mereka sedang asik mengobrol diruangan Rayyanka sehingga Laysha tak menyadari jika ponselnya berdering...
Tokk...tokk ..tokk
...Pintu diketuk dari luar kemudian terlihatlah Bianca yang masuk dengan pakaian super ketat menampakkan belahan dadanya dan juga bentuk bokongnya yang sintal, Hasna melotot menatap pakaian Sekretaris pribadi putranya itu...
"Ada apa " tanya Rayyanka singkat
__ADS_1
..." Pak sebentar lagi pak Gavin Albercio dari perusahaan Albercio corporation akan tiba segera tiba,saya sudah menyusun materi untuk presentasi rapat kita nanti " Ujar Bianca ,ia merasa risih ditatap oleh Hasna dan Laysha mereka seolah ingin menelannya hidup-hidup...
"Baik , tinggalkan saja disini saya akan mempelajarinya terlebih dahulu " Jawab Rayyanka singkat
Saat Bianca hendak keluar Hasna memanggilnya
"Bianca kemari sebentar"
Bianca mengganguk dan berjalan pelan kearah 2 wanita itu
"Ada apa nyonya apa anda butuh sesuatu" Tanya Bianca Ramah
"Kamu sudah berapa lama kerja disini " Tanya Hasna membuat Bianca kebingungan
" sudah 5 tahun Nyonya ,ada apa Nyonya bertanya", Jawab Bianca lagi
Bianca terkejut dan menggeleng kuat
..."Maaf nyonya apa kesalahan saya,saya tidak ingin posisi saya digantikan" Ujar Bianca pelan...
..."Jika kau masih ingin bekerja disini dengan jabatanmu yang sekarang ubah penampilan mu itu mulai besok aku akan memantau perusahaan ini dan aku tak ingin ada karyawan yang berpakaian kurang bahan di perusahaanku , perusahaan ku adalah perusahaan baik-baik bukan tempat mengumbar aurat wanita " Tegas Hasna menatap tajam pada Bianca yang kini mengganguk malu...
"Baik nyonya maafkan saya" Ujar Bianca pelan
"Hm silahkan keluar " jawab Hasna singkat
...Bianca keluar dari ruangan itu dan Hasna mengubah ekspresi marahnya menjadi tertawa pada Laysha yang tersenyum senang menatapnya...
__ADS_1
...Sheva masih berusaha menghubungi Laysha pandangannya sudah mulai mengabur dan ia sudah sangat lemah sekarang ,Laysha yang kini merasa ada getaran di ponselnya kemudian mengambil ponsel itu dibalik tasnya sejenak ia terdiam menatapnya nama Keysheva di layar ponselnya entah ini suatu kebetulan atau firasatnya setelah mimpi tadi malam Sheva mendadak menghubunginya padahal selama ini ia tak pernah menerima panggilan Dari kakaknya itu...
"Ada apa sayang " Tanya Hasna menatap pada Laysha yang terdiam
" ah gak papa kok mah Laysha mau angkat telpon dulu ya " Ujarnya seraya menjauh dari Hasna
"Ha- Hallo kak " Ujar Laysha
..."Laysha tolong kakak ,Laysha tolong segera kemari aku terjatuh dan sekarang banyak darah yang keluar paha ku tolong aku Laysha " Teriak Sheva di sebrang sana ia sudah tak kuat menahan sakit kemudian ia pingsan seraya bersandar di ranjangnya...
...Laysha terkejut mendengar ucapan Sheva ia berteriak memanggil nama Sheva tetapi takada jawbaan lagi ,Hasna dan Rayyanka memandang padanya ,Laysha kemudian mematikan ponselnya dan bergegas menuju Hasna...
..."Mah tolongin kak Sheva dia bilang dia jatuh dan sekarang banyak darah yang keluar ayok mahh " Ujar Laysha ,Hasna menganggukan kepalanya...
..."Kamu disini aja Ray kamu kan ada meeting biar mama pergi sama Laysha " Ujar Hasna ,Rayyanka hanya menganggukkan kepalanya...
...Laysha dan Hasna kini tiba di depan rumah Leon,Laysha berlari menggedor pintu utama itu, setelah pelayan dirumah itu membukakan nya pintu Laysha menerobos masuk kedalam...
"Dimana kamar kakak ku " Teriak Laysha
...Pelayan itu terkejut tiba-tiba ada yang berteriak padanya ,pelayan itu menujul lantai 2 kepada Laysha...
..."ikuti aku " Ujar Laysha lagi ia berjalan cepat menuju kamr Sheva kemudia menerobos masuk kedalam kamarnya...
" Yaallah kak Shevaaaaaa " Teriak Laysha
..." telepon ambulans cepat " suruh Hasna pada pelayan yang mengikuti mereka ia shock melihat Nyonyanya berlumuran darah....
__ADS_1
......................