
"Kau takkan pernah jadi ratu di rumah ini! Ingat itu!" teriaknya padaku. "Aku sudah memiliki ratu di hatiku! Jangan harap kau bisa menggantikannya!" dia menunjuk tepat ke wajahku.
Ini suamiku, Kenrick Aurum Purnomo. Dia biasa dipanggil Tuan Muda Ken. Dulu aku berpikir jika aku akan diduakan dalam pernikahan ini karena wanita idaman lain, tapi...ternyata ehm...bagaimana ya cara mengatakannya. Ini cukup aneh sih menurutku.
Suamiku ternyata sangat terobsesi pada karakter cewek remaja 2 dimensi, mungkin karakter manga. Dia kurasa sangat jatuh cinta pada karakter itu hingga ke dunia nyata. Malam ini malam pertama pernikahan kami, aku sudah jaim sedari tadi. Aku sempat khawatir, hartaku yang paling berharga akan direbut malam ini tapi...sepertinya itu tak mungkin terjadi.
"Ehm...Tuan...." panggilku. Dia membalik kursi rodanya sambil tetap membawa boneka cewek itu. Boneka itu kurasa penggambaran dari seorang gadis cantik yang putih semampai dengan warna rambut hijau kebiruan. Rambutnya terkuncir dua di sisi kepala sebelah kanan dan kiri. Yah, setidaknya suamiku juga sama sepertiku. Sama-sama orang yang mungkin bagi orang lain aneh.
"Apa?" sahutnya ketus. "Cepat katakan! Kau membuang waktuku yang berharga!" ia masih saja menatapku dengan dingin. Ck! Padahal dia pasti akan banyak memerlukan bantuanku.
Aku menghela napas, aku tak bisa memilih. Dia adalah suami hasil perjodohan ayahku dengan tuan majikan. Ayah mengabdi sebagai sopir selama bertahun-tahun di keluarga ini. Sebuah kekuarga yang amat kaya raya. Dari ketiga saudaraku, hanya aku yang belum menikah. Aku adalah bunga yang ditinggalkan.
__ADS_1
Orang tuaku memberiku nama Viorella Parama Kusumajaya. Seharusnya aku jadi bunga paling indah sesuai namaku. Nyatanya malah aku pernah gagal menikah sekali, aku bukan janda. Aku gagal menikah karena pada saat hari H pernikahan, pacarku tak kunjung datang. Ini membuat kenangan buruk bagi keluargaku dan juga diriku. Sejak saat itu aku mendapat julukan bunga yang ditinggalkan.
Kutatap Tuan Ken, dia sebenarnya cukup tampan. Rambutnya pendek dengan bentuk wajah dingin nan garang tapi tetap terkesan mempesona. Matanya berwarna coklat keemasan. Hidungnya mancung. Kurasa pasti dia tinggi semampai. Dia adalah anak sulung dari keluarga Purnomo. Salah satu pewaris harta keluarga ini, dia anak laki-laki pertama bisa dibilang anak emas. Sayang, akibat kecelakaan yang dia derita, dia jadi harus duduk di kursi roda. Aku tak tahu banyak cerita tentangnya. Kami hanya sempat bertemu sekali lalu dinikahkan beberapa bulan kemudian.
Aku menerima pernikahan ini untuk menekan gosip dari para tetangga dan kerabatku. Juga membahagiakan keluargaku. Jika aku sudah menikah, entah dengan siapa pun itu. Gosip itu reda dan keluargaku bisa mengangkat mukanya lagi.
Kata Ayah alasan Tuan Purnomo menjodohkanku dengan Tuan Ken karena agar putranya kembali jadi normal. Ehm...sebenarnya tak ada yang salah sih dengan Tuan Ken. Dia sebenarnya sehat jiwanya hanya menurut orang awam biasa obsesinya itu terlalu aneh.
"Namanya My Love!" sahut Tuan Ken ketus. "Itu panggilan kesayangan dariku!"
"Ya, saya takkan mengganggu Nona My Love dan Tuan. Tapi, Tuan, ehm...sama seperti Tuan...ehm...sebenarnya saya juga sudah punya ehm....idola yang jadi raja di hati saya...ehm...apa boleh...ehm...saya membawanya kemari?" tanyaku dengan lirih dan terbata-bata.
__ADS_1
Yah, aku adalah K-Pop lovers, mungkin termasuk garis keras. Aku punya banyak idola boyband K-Pop. Bahkan bisa dibilang mungkin aku tak hanya menduakan Tuan Ken tapi mungkin men...puluhkan Tuan Ken. "Idola saya para pangeran K-Pop. Saya harap Tuan mengijinkannya...."
"Bawa saja jika kau ingin. Aku takkan melarangmu melakukan apa pun di rumah ini. Kau bebas melakukan apa pun. Asal jangan ganggu aku dan My Love tapi tetap layani aku...." ucap Tuan Ken sambil menatap tajam ke arahku.
"La...ya...ni?" aku terkejut. Apa maksudnya? Dia ingin melakukan malam pertama sekarang? 😦
Jangan lupa vote ya 😄
Cara vote gampang kok 😄
Tinggal pencet tanda jempol di pojok kiri bawah 😄
__ADS_1
Thank you 😍