Terpaksa Menikahi Tuan Majikan : CEO Yang Terluka

Terpaksa Menikahi Tuan Majikan : CEO Yang Terluka
Episode 2


__ADS_3

"La...ya...ni?" aku terkejut. "Ehm...maksud...ehm...Tuan...ehm...ma...lam...per..ta...ma...."


"Ck! Apa yang kau pikirkan, HAH? Jangan terlalu berharap!" ucap Tuan Ken ketus. Aku menghela napas, aku bisa benar-benar tenang sekarang.


"Lalu...ehm...maksud...Tuan...apa?" tanyaku lirih.


"Aku akan membutuhkanmu saat beraktivitas terutama saat ada acara keluarga. Kau harus menunjukkan jika hubungan kita baik-baik saja. Paham?" tanya Tuan Ken sambil menatapku.


"Paham...paham...Tuan..." ucapku sambil memggangguk-angguk.


"Kau boleh pergi ke kamarmu! Asistenku sudah menyiapkan kamarmu tepat di sebelah kamarku ini!" perintahnya sambil berbalik membelakangiku.


"Terima kasih, Tuan," aku berlalu pergi.


Yes, ini cukup ehm...bagus. Yang penting aku sudah menikah dan gosip murahan itu pasti reda. Tuan Ken itu orang kaya yang terobsesi pada karakter cewek anime. Karakter itu kan takkan bisa menindasku, hihihi 😆. Kurasa aku akan cukup nyaman tinggal di sini, apalagi pernikahan ini kan diatur oleh orang tua Tuan Ken. Mereka kurasa akan memperlakukanku cukup baik. Aku juga diberi kebebasan di rumah ini, bukankah itu suatu anugerah.


"Silahkan, Nona!" nampak seorang pelayan wanita membukakan pintu kamarku. Dia ikut masuk ke dalam kamarku. Pelayan ini kurasa sudah senior dilihat dari wajahnya yang tak lagi muda. "Saya Bibi Lili. Tuan Ken menugaskan saya untuk menjadi pelayan pribadi bagi Nona. Saya harap Nona bersedia dilayani oleh saya," pelayan itu memperkenalkan dirinya.


Pelayan pribadi? WOW! 😮 Ini nampaknya anugerah lain bagiku 😆.


"Ehm...panggil saja saya Vio, Bibi," balasku.

__ADS_1


"Apa Nona membutuhkan sesuatu atau bantuan?" tanya Bibi Lili.


"Tak perlu, Bi. Aku ingin segera beristirahat. Bibi sebaiknya juga segera tidur," aku tersenyum ke arahnya.


"Baiklah, Nona. Selamat malam, saya mohon undur diri," Bibi Lili pergi meninggalkan kamarku.


Kulihat kamar ini, tak terlalu buruk. Warna dindingnya putih, lantainya dilapisi karpet beludru warna abu-abu. Furniturnya warna putih. Ada sebuah ranjang besar yang muat untuk lebih dari dua orang. Sprei, selimut, bantal dan gulingnya berwarna putih. Hm...terlalu banyak warna putih itu membosankan. Segera kulepas gaun pengantinku yang berwarna putih. Aku berganti dengan piyama warna pink. Saatnya menghias kamar ini, hihihi 😆.


Aku segera menata pakaianku di lemari putih kamar ini. Menata make up dan skincare-ku di meja rias warna putih. Aku juga mulai menaruh merchandise idolaku boyband Korea di setiap sudut kamar ini. Tak lupa foto-foto idolaku kutempel di setiap sudut kamar ini. Tak lupa boneka kesayanganku kutaruh di atas tempat tidurku. Aku pun segera terlelap tidur.


Kubuka mataku, hari sudah pagi sebentar lagi sunrise. Aku harus segera bersiap. Aku segera mandi lalu berdandan. Hari ini tak boleh ditunda lagi. Waktunya aku melakukan cover lagu dengan sing dan dance. Aku segera memakai kostum yang sudah disiapkan temanku beberapa hari sebelumnya.


Rambutku panjang selutut. Kata temenku rambutku harus diikat dua ke samping kanan dan kiri. Setelah diikat dengan tali rambut lalu dipasang pita merah muda yang besar. Kostum kali ini aku seperti mau cosplay saja. Tapi tak apa-apa ini demi mengais rejeki dari video di YT.


"Pagi, No...na!" Bibi Lili nampak tertegun melihatku.


"Pagi, Bi," aku menghiraukan tatapan anehnya.


Aku segera menuju ke lift. Yak, di rumah ini ada lift. Rumah ini tingkat tiga. Paling atas adalah sebuah rooftop. Aku belum pernah ke sana tapi aku yakin pemandangannya pasti bagus.


WOW! Saat pintu lift terbuka aku menyaksikan pemandangan indah. Nampak pemandangan rumah-rumah penduduk dan pepohonan dari sini. Ditambah sinar mentari yang akan terbit. Sungguh, momen yang unik untuk take video.

__ADS_1


Aku segera mempersiapkan kamera, laptop dan mini microphone. Mini microphone kutempelkan pada diriku. Laptop untuk memutar lagu dan lirik lagu itu. Kamera untuk merekam aksiku. Tunggu, satu aksesoris lagi yaitu headphone warna pink. Ini agar lagunya lebih jelas terdengar dan sebagai aksesoris pemanis. Yak, waktunya mulai. Aku mulai cover menyanyi sambil menari. Posisiku membelakangi matahari terbit, kameraku kualitas bagus. Jadi, tak masalah.


Lagu pertama yang kunyanyikan adalah World Is Mine yang dinyanyikan oleh pop star hologram asal negeri Sakura. Aku lupa nama karakter yang menyanyikannya. Aku pun menyanyi dalam bahasa asing sesuai bahasa asal lagu itu. Tidak terlalu susah sih gerakan tariannya, yang susah itu mengucapkan kalimat lagunya dan berekspresi sesuai lagu itu.


Aksi selanjutnya adalah cover dance Taki-Taki dengan koreo yang dibuat oleh Lisa Black Pink dan Keil Tutin. Kedua ikatan rambutku kulepas, aksesorisku kuganti dengan topi warna putih. Dance ini lumayan sulit, sangat mengandalkan gerakan kaki serta kelenturan tubuh bagian atas.


Aksiku kututup dengan menyanyikan lagu Psycho dari Red Velvet dan Playing with Fire dari Black Pink. Menari sambil bernyanyi itu cukup melelahkan. Gerakan tari dalam lagu ini cukup sulit sangat mengandalkan kelenturan tubuh, tangan dan kaki. Cover ini membuatku berkeringat dan membuat tubuhku banyak bergerak seperti olahraga.


Aku cukup mengerti konsep video kali ini. Tiga tema yang berbeda dalam satu video. Aku hanya pelaksana saja. Konseptornya adalah temanku. Kata temanku video ini menggambarkan gadis remaja yang percaya diri sehingga mengganggap dirinya sebagai putri paling cantik. Gadis itu tumbuh dan berevolusi menjadi gadis dewasa. Seiring usianya dia mulai menjalani kisah cinta dengan segala masalahnya.


"Thanks for watching this video! Don't forget to subcribe, like and share this video. Don't forget to watch other video from V-Pink Channel!" ucapku dengan riang. Take video-ku kuakhiri dengan ucapan salam perpisahan dan kissbye


V-Pink itu singkatan dari Vio in Pink. Aku selalu memakai outfit warna pink dalam setiap videoku. Ini sebagai ciri khasku. Matahari tepat terbit di belakangku kurasa.


"Kau sudah selesai, HUH?" terdengar suara dingin yang cukup menakutkan.


Astaga itu, Tuan Ken. Nampak Tuan Ken menatapku dengan tatapan dingin nan menusuk itu. Bagaimana ini dia nampak tak suka....😣


Jangan lupa vote ya 😄


Cara vote gampang kok 😄

__ADS_1


Tinggal pencet tanda jempol di pojok kiri bawah 😄


Thank you 😍


__ADS_2