
Pukul 12.30 malam membuat Angga dan Risma membangunkan timnya, mereka merasa lelah dan ngantuk membuatnya tak kuat di tambah lagi udara yang sangat dingin membuat mereka tidak tahan.
Angga pun memberi semangat untuk timnya agar berhasil menuju puncak gunung mengibarkan bendera merah putih dan melihat pemandangan matahari terbit yang sangat indah.
“ayoo semuanya semangat, tinggal setengah perjalanan lagi kita sampe puncak” ucap Angga memberi semangat.
Mereka pun segera melanjutkan pendakian di tengah gelapnya malam hanya senter yang di pasang di atas kepala mereka masing-masing yang dapat mereka andalkan untuk memberikan cahaya menuju jalan yang sangat curam dan mudah merosot.
Rasa dingin yang mereka terima seperti dingin yang menusuk ketulang-tulang mereka hanya rasa sakit dan dingin yang dapat mereka terima.
Mereka yang berjalan kurang lebih 3 jam membuat mereka berhenti sejenak untuk mengontrol pernapasan mereka.
“ayokk lanjut lagi” ucap Angga...
Risma, Rahayu, Bayu, Rakha segera bersiap sedangkan yang lainnya sudah tidak kuat lagi.
“kak aku udah gk kuat lagi” ucap Intan hampir menangis.
“aku juga sudah gak bisa jalan lagi” saut Lia.
“udah kalian duluan aja biar aku yang jaga mereka” ucap Fajar.
“lu yakin bro??” tanya Angga.
“iya biar aku sama Fajar yang jaga mereka nanti kita nyusul di belakang kalian duluan aja” saut Riski.
“yaudah kita duluan ya” ucap Angga meninggalkan mereka dan melanjutkan pendakian dengan 4 orang lainnya.
Rahayu yang mulai mendaki dengan sedikit rasa kantuknya membuat dia hampir terjatuh untuknya dia dapat memegang tangan Bayu, Bayu pun dengan senang hati meminjamkan tangannya dan menuntunnya ke jalan yang baik untuk di lewati.
Sesampainya mereka di puncak Gunung Semeru mereka dapat menyaksikan terbitnya matahari yang sangat indah di tambah dengan gumpalan awan yang menyatu membuat pemandangan yang sangat-sangat luar biasa indahnya,tak lupa mereka mengibarkn bendera merah putih yang mereka bawa...
Rahayu yang sangat takjub dengan ciptaan tuhan ini membuatnya tidak bisa berkata-kata lagi hanya kata “wawww”yang keluar dari bibirnya.
Bayu yang sedang memperhatikan Rahayu tersenyum gembira membuat Bayu senang dengan senyuman Rahayu yang begitu cantik...
“cantik” ucap Bayu tanpa sadar...
“ehhh apa kamu bilang... cantik!!!..” saut Rahayu yang mendengarkan ucapan Bayu.
Bayu yang merasa malu dengan ucapanya segera mencari alasan.
”iya itu cantik pemandangannya” ucap Bayu panik.
“yukk kita foto dulu” ucap Risma mengajak berfoto mereka pun berkumpul.
“siapa yang mau fotoin kita” tanya Rakha.
“sini biar aku aja” ucap Risma.
__ADS_1
Rahayu, Bayu, Angga dan Rakha pun mulai berpose ...
“1,,,2,,,3” cekrek cepretan kamera pun berhasil mengabadikan momen mereka tak lama Intan dan para pendaki lainnya berhasil menyusul merek, tak lupa mereka berfoto bersama dengan meminta pendaki yang tidak mereka kenal untuk mefotokan mereka.
Mereka yang sedang asik mengabadikan momen dengan ponsel atau kamera yang mereka bawa seketika terdiam....
“semuanya yang ada di sini mohon perhatiannya sebentar...” ucap Angga mencuri perhatian yang lain, mereka semua pun tertuju pada Angga...
“semua tim seperjuangan minta waktunya sebentar... sangat bangga bagi kita telah berhasil menuju puncak ini bersama... begitu banyak rintangan yang kita hadapi besama... saya di sini Angga pratama ingin semua yang ada di sini menjadi saksi maupun Gunung Semeru yang memiliki tinggi 3.676 ini menjadi saksi perjuangan saya mengambil hati wanita yang saya cintai” ucap Angga yang berani dan lantang membuat semua mata tertuju dengan dia...
Angga pun segera menuju ke arah Rahayu dan mengambil tangannya...
“Rahayu aku di sini mau mengatakan ini sejak lama tapi aku takut mau memulainya dari mana, dan di sini aku dapat momen yang pas di sini juga aku mengumpulkan keberanian ku untuk mengatakan..” ucap Angga dan mengambil napas...
“aku suka sama kamu maukah kamu menjadi pacar kuu” ucap Angga yang mengkagetkan Rahayu.
“kakak yakin suka sama aku... kakak gak lagi kerjain aku kan... sadar kak” ucap Rahayu yang menyadarkan Angga...
“aku yakin yuu... aku sadar” jawab angga yakin...
Bagi Rahayu dia tidak menyangka Angga akan menembaknya di sini, senang dan terharu dia rasakan cinta pandangan pertama yang banyak orang bilang adalah cinta yang mematahkan hati, lain yang di rasakan Rahayu cinta pandangan pertama yang begitu indah, cinta yang tidak bertepuk sebelah tangan.
“trima.. trima.. trima” teriak orang-orang yang melihat perjuanan Angga...
“aku mau kak” ucap Rahayu malu... Angga yang mendengarkan ucapan Rahayu sangking senangnya tak sadar dia memeluk Rahayu.
“ehhh tempat umum ini joyy...” ucap Risma sambil memisahkan kudua insan yang mambuk asmara.
Bayu pun pergi meninggalkan mereka menuju tenda mereka yang di bawah...
“lahh kenapa itu bocah?...” tanya Intan kepada Rakha...
Rakha yang merasa patah hati pun segera turun mengikuti langkah Bayu.. “lhh di kacangin gue... dasar dua-duanya gak jelas untung ganteng” ucap Intan.
***
Mereka pun bersiap menurunin gunung, satu persatu mereka langkahkan hingga tiba di tenda tempat mereka beristrirahat.
Rahayu yang melihat Bayu dan Rakha langsung pergi menemuinya...
“woyy diam-diam bae ngopi pa ngopi” ucap Rahayu dengan menggerakan gelasnya...
Mereka yang tidak menjawabnya membuat Rahayu sedikit kesal...
“kalian kenapa sih diam-diam bae, ninggalin kita lagi di puncak” ucap Rahayu.
“aku lagi cape makanya turun duluan, kalo di atas gak tau kenapa tiba-tiba susah napas” balas Rakha sedikit cemburu...
“ohh iya lahh... kan udara di sana dingin... jadi tubuh kita meningkatkan kebutuhan tubuh akan oksigen makanya susah napas...gitu aja gak tau” ucap Rahayu yang sok pintar.
__ADS_1
“ohh..” jawab Rakha.
Rahayu merasa heran dengan sikap mereka berdua,dengan sengaja Rahayu membahas kejadiaan tadi di puncak...
“ohh iya gue ada kabar bahagia hii” ucap Rahayu.
“apa” jawab Rakha.
“gue sama kak Angga resmi pacaran” ucap Rahayu dengan senang.
“luu yakin sama Angga” saut Bayu dengan nada cemburu.
“yakin lhhh... gue juga suka sama kak Angga dari lama” balas Rahayu.
“sejak kapan lu suka sama Angga” tanya Bayu.
“ehhh kayanya sejak gue latihan sama dia dehh” balas Rahayu.
“ohh” jawab Bayu.
Rahayu yang kesal dengan sikap mereka langsung menegurnya...
“ehh kalian kenapa sih kaya gak suka betul gue sama kak Angga” ucap Rahayu...
“emang gak suka” balas Rakha dan Bayu bersamaan.
“ihh jahat banget” saut Rahayu sedikit kesal...
“atau jangan-jangan kalian suka sama gue yaa” tanya Rahayu..
“gakk” teriak Bayu dan Rakha bersamaan lagi.
“ihh iya gak usah ngegas juga kali” ucap Rahayu...
“atau jangan-jangan surat cinta itu yang buat kak Angga uhh soswit banget siih untung masih gue simpan” ucap Rahayu.
“surat cinta apa?” tanya Rakha.
“kepo” balas Rahayu dan pergi meninggalkan mereka...
Bayu yang cemburu merasa berkurang cemburunya mendengar ucapan Rahayu masih menyimpan suratnya, walaupun Rahayu tidak tau bahwa surat itu ditulis oleh Bayu.
“ngomong-ngomong lu kenapa turun duluan yuu” tanya Rakha.
“lu sendiri kenapa turun juga” tanya balik Bayu.
“yee gue duluan yang tanya malah tanya balik” ucap Rakha...
“kan tadi gue sudah bilang kalo di atas susah napas” ucap Rakha.
__ADS_1
“yaa sama gue juga gitu” saut Bayu pergi meninggalkan Rakha...