
Rahayu yang bersiap menuju ke supermarket terdekat yang ada di sekitar rumahnya memulai perjalanannya.
Alasan Rahayu pergi kesupermarket karna kebutuhan sekolah selama masa orientasi siswa, semua siswa di wajibkan membawa arti teka-teki dari cacing Makasar yang artinya mie instan rasa coto Makasar sebanyak 5 bungkus dan membawa tanah manis artinya coklat batangan 2 batang, beras 2 kilo, dan air minum 2 liter, yang akan di sumbangkan ke panti asuhan terdekat.
Rahayu yang berpenampilan menggunakan baju kaos berwarna putih, memakai celana trening hitam terdapat garis putih di samping celana kanan kirinya, rambut yang di ikat berantakan karna rambut Rahayu yang sebahu membuat dia susah untuk mengikat rambutnya secara rapi.
Rahayu termasuk cewek yang tidak memperhatikan penampilan, walaupun begitu setiap orang yang melihat Rahayu berpakaian pasti kagum dengan yang di gunakan Rahayu selalu cocok dengan tubuh dia.
Rahayu memasuki supermarket tersebut dan langsung mengambil keranjang berwarna merah untuk menyimpan barang belanjanya.
Rahayu yang mengambil mie instan sebanyak 10 bungkus, 5 untuk dia bawa sekolah dan sisanya untuk dia simpan di rumah, lanjut lagi mengambil kebutuhan yang lainnya.
Sesampai di tempat coklat yang dia cari Rahayu melihat bahwa coklat yang dia suka tersisa 4 batang, rencananya Rahayu akan membeli coklat 6 batang tetapi berhubung coklat di sana sisa 4 batang Rahayu langsung mengambil coklat itu semua.
Saat Rahayu mengambil coklat tersebut ada sebuah tangan laki-laki yang besar dan kekar yang menyentuh telapak tangan Rahayu.
Rahayu langsung melihat wajah laki-laki tersebut yang berani menyentuh tangannya.
Wajah Rahayu dan laki-laki tersebut bertemu, Rahayu sedikit terkejut dengan laki-laki tersebut.
Dia adalah Bayu Saputra yang satu sekolah dengan dia di SMK JAYA NUSANTARA... Rahayu sepontan langsung memukul tangan Bayu...
“ahhh... dasar mesum mencuri kesempatan dalam kesempitan, berani lu pegang tangan gue...”
”anjir ini cewek kuat juga kalo mukul dasar cowok tomboy...” ucap Bayu dalam hati yang merasa kesakitan....
“ehhh... sakit tau... siapa juga yang mau curi kesempatan buat pegang tangan elu najis dehh” ucap Bayu membantah tuduhan Rahayu.
“itu tadi apa kalo bukan pegang tangan gue... mau gue tonjok luu.. ”
“gue gak sengaja kali, gue mau ambil coklat itu terus ada tangan luu... udah ahh ganggu gue aja luu... ”ucap Bayu dan mengambil coklat.
Rahayu yang melihat Bayu mengambil coklatnya langsung memegang tangan Bayu untuk menghentikanya...
“idih enak banget lu jadi orang gue yang lihat duluan, jadi itu semua punya gue... enak aja mau rebut dari gue...”
“lepasin tangan gue elu kan yang curi kesempatan buat pegang tangan gue” ucap Bayu...
Rahayu yang tidak sadar memegang tangan Bayu segera melepas tangannya...
“najis gue pegang tangan cowok play boy kaya eluuu”... bantah Rahayu yang membuat Bayu kesal dengan ucapannya karna baru kali ini ada cewek yang berani bilang Bayu play boy, biasanya cewek-cewek yang melihat Bayu akan jatuh cinta dengan dia.
“Apa luu bilang dasar cewek tomboy...” balas Bayu dengan nada tinggi.
Rakha yang menunggu Bayu di depan supermarket merasa heran dengan Bayu yang tidak kunjung-kunjung datang, padahal dia tau bahwa Bayu tidak suka lama-lama di dalam supermarket.
Rakha yang penasaran langsung masuk untuk mencari Bayu, Rakha yang melihat Bayu langsung memangilnya.
“yu... ngapain lu” ucap Rakha.
Rahayu dan Bayu pun menoleh ke sumber suara....
Mereka sama-sama kompak dengan menjawab... “apa”... yang membuat Rakha heran dan bingung dengan keduanya.
Karna nama belakang Rahayu dan Bayu yang sama-sama “Yuu” membuat mereka sama-sama menjawabnya...
“woyy dia itu panggil gue kali” ucap Bayu menegur Rahayu yang kepedean... Rahayu yang merasa malu berusaha untuk seolah-olah tidak terjadi apa-apa sebelumnya...
“ngapain lu lama banget, gue cape nunggu di luar” ucap Rakha.
“ini cewek gak mau kalah gue kan mau beli coklat itu” jawab Bayu.
“enak aja gue duluan yang dapat jadi gue yang ambil” saut Rahayu...
“gak bisa gitu dong” balas Bayu...
“udah deh gak usah berdebat, biar adil mending di bagi 2 aja” ucap rakha yang membuat keputusan...
“enak aja gue gak mau, pokoknya ini semua punya gue” balas Rahayu yang membantah keputusan Rakha...
“dasar cewek pelit” jawab Bayu yang membuat Rahayu kesal...
“apa luu bilang”
__ADS_1
Rakha yang melihat mereka berdua berdebat langsung membuat permohonan...
“pliss bagi 2 yaa itu buat besok di bawa kesekolah” ucap Rakha memohon...
“ok tapi ada syaratnya” saut Rahayu memberi syarat...
“pake syarat-syarat segala kaya mau daftar kerja aja”ucap Bayu kesal...
“kalian harus bayarin semua belanjaan ku... gimana mau gak” saut Rahayu...
“orang gila aja yang mau bayarin elu” ucap Bayu merasa kesal...
“ok aku setuju” jawab Rakha...
“woyy.. luu gila apa mau bayarin semua yang di beli cewek gila ini” bantah Bayu yang tidak setuju dengan perkatan Rakha.
“gak papa kan pake uang gue” jawab Rakha yang membuat Bayu terdiam...
Dalam hati Rahayu merasa senang belanjanya hari ini di bayar oleh laki-laki yang menurut Rahayu play boy ... “Makanya jangan play boy jadi cowok” ucap Rahayu dalam hati...
Mereka pun pergi menuju kasir untuk membayar belanjanya... Rakha pun mengeluarkan dompet dan mengambil lembaran uang untuk membayar belanjaan Rahayu.
Tak lupa Rahayu mengucapkan terima kasih kepada Rakha... “makasih ya sering-sering aja bayarin gue belanja... gue pulang dulu bay”
“hehe... iya sama-sama kamu pulang jalan kaki, mau gue antarin” balas Rakha...
“gak usah rumah gue dekat udah biasa juga jalan kaki” ucap Rahayu.
“iya pergi sana dasar cewek matre” balas Bayu dengan nada jengkel.
Rahayu yang mendengar perkataan Bayu membuatnya tertawa dan pergi meninggalkan mereka berdua sambil teriak... “bodo amatt...”
“awas lu kalo ketemu lagi” balas teriak Bayu...
“gila ada ya cewek gila kaya dia” ucap Bayu yang heran dengan sifat Rahayu...
“baru kali ini lihat cewek yang berani sama elu dan dia nolak ajakan gue buat ngantarin dia pulang biasanya cewek-cewek berharap bisa gue bawa, kayanya gue pernah lihat cewek itu deh tapi di mana ya???...”ucap Rakha yang penasaran.
“trus coklat kita yang kurang gimana” tanya Rakha.
“di pikir aja besok” saut Bayu
Mereka pergi meninggalkan supermarket dan menuju rumah mereka masing-masing.
Di lain sisi Rahayu yang berbaring di tempat tidur mengingat kejadian saat Bayu memegang tangannya yang membuat Rahayu berdebar-debar...
“ahhh ngapain sih gue mikirin hal itu... tapi emang sihh Bayu itu ganteng cewek mana yang gak kepikiran kalo di pegang Bayu dan bertatapan langsung dengan dia... ahhh sadar Rahayu sadar lupain cowok-cowok yang pasti play boy kaya dia”
Rahayu pun menutup mata dan akhirnya tertidur dan memulai menjemput mimpi indahnya.
***
Matahari yang mulai menampakan diri tidak membuat Rahayu terbangun dari mimpi indahnya. Hingga membuat Bu Lasinem membangunkannya...
“yuu bangun udah siang ini”
Rahayu yang dari tadi di panggil oleh ibunya tak kunjung bangun dan akhirnya Bu Lasinem mengambil air dan berniat membangunkan Rahayu dengan air...
Rahayu yang merasa ada yang aneh seperti basah-basah langsung terbangun dan berteriak.. “banjir... banjir” yang membuat wanita di sampingnya tertawa...
“bukan banjir tapi ssuuunnnaammmmiii...” saut Bu Lasinem
Rahayu yang terbangun langsung melihat jam dinding yang menunjukan pukul 07.20...
“ahhh aku telat lagi kenapa mama gak bangunin aku sih” ucap Rahayu sepontan...
Bu Lasinem yang mendengar ocehan anaknya yang langsung menjawab..
“dari tadi mama bangunin kamu tapi kamu kaya orang mati yang tuli gak bangun-bangun, udahh cepat mandi sana”
“orang mati emang gak bisa dengar lagi maa” jawab Rahayu sambil lari mengambil handuk dan menuju kamar mandi...
“udah mandi sana, kok malah jawab” saut Bu Lasinem.
__ADS_1
Rahayu yang baru selesai mandi segera menggunakan kemeja putih dan rok hitam bersiap berangkat menuju sekolah dan tak lupa menyisir rambut sebahunya, menancap bedak di wajah kecilnya tak lupa memberi warna merah di bagian bibir mungilnya yang membuat bibirnya sedikit berwarna, menyemprotkan parfum di badan wanita tangguh itu.
“maa aku berangkat sekolah” ucap Rahayu sambil memakai sepatu...
“gak sarapan dulu yuu” balas Bu Lasinem dari dalam rumah.
“gak maa... lagi buru-buru udah telat ini” saut Rahayu dengan cepat.
Rahayu mengambil kunci motor dan mulai memanaskan motornya, Rahayu berniat mengendarai motor sendiri agar lebih cepat sampai kesekolah.
Gas motor pun mulai di mainkannya hingga sampai di depan gerbang sekolahan, Rahayu yang bingung karna gerbang sudah tertutup pun berteriak memanggil satpam agar dia bisa masuk.
Rahayu: pak... buka gerbangnya...
Tak lama satpam pun datang dan membuka gerbangnya...
Satpam: kamu telat lagi dorong motor mu sampai parkiran motor
Rahayu yang mendorong motor hingga parkiran pun merasa lelah.
“uhhh lama gak olahraga dorong motor aja udah capek mana belum sarapan lagi” ucap Rahayu sambil lari menuju lapangan.
Sesampai di depan lapangan pak Anwar sudah menunggu siswa yang datang terlambat, dan menyuruh Rahayu berbaris di depan lapangan bersama siswa yang telat lainnya.
Rahayu pun terkaget karna harus berbaris dengan 2 laki-laki yang tak lain adalah Bayu dan Rakha.
“uhhh...apes banget sih hari ini udah telat dorong motor, lebih sial lagi harus baris sama cowok-cowok ini” ucap Rahayu dalam hati.
“ini kan cewek kemarin” ucap Bayu
“kenapa gak suka” balas Rahayu sewot
“udah jangan berdebat mulu” saut Rakha...
Karna mereka bertiga telat pak Anwar pun menyuruh memperkenalkan nama mereka di depan semua siswa yang lain yang membuat mereka bertiga malu.
Bayu: perkenalkan nama gue baa
Pak Anwar: gue gue pake kata saya jangan gue gak sopan
Bayu: iya pak... perkenalkan nama saya Bayu Saputra kejuruan otomotif
Rakha: perkenalkan nama saya Rakha Saputra kejuruan otomotif
Pak Anwar: kamu selanjutnya....(sambil menunjuk Rahayu)
Rahayu: siapp pak...
Rahayu pun maju dan memperkenakan diri.
Rahayu: perkenalkan nama saya Rahayu Safitri kejuruan farmasi
Pak Anwar: tiga orang di depan ini contoh murit yang masa depannya gak tau ada apa gak, waktu aja mereka gak bisa bagi apalagi masa depanya, bapak harap kalian semua jangan meniru mereka...
Siswa-siswa yang melihat Rahayu bisa baris dengan Bayu dan Rakha pun merasa iri karna bisa baris dengan cowok ganteng-ganteng sedekat itu.
Sedangkan Rahayu yang berbaris dekat dengan Bayu dan Rakha merasa risih karna takut mereka membahas yang terjadi tadi malam di supermarket. Rahayu berdoa agar mereka tidak membahas kejadian tadi malam.
Bayu dan Rakha yang mendengar ucapan cewek tomboy itu pun akhirnya tau kalo nama cewek itu adalah Rahayu Safitri.
Mereka bertiga di hukum untuk memungut sampah yang ada di sekolahan dan tak lupa mendapatkan jatah jongkok berdiri sebanyak 100 kali.
Setelah selesai memungut sampah dan mengambil jatah hukuman mereka berbaris menuju kejuruan masing-masing.
Rahayu yang berbaris di samping Della dan Lia, Della pun membuka suara... ”ciee... senangnya bisa dekat dengan cogan cogan nya sini, gimana persaannya putri Rahayu ini”
“cogan apaan cowok yang bikin jengkel iya...” saut Rahayu jengkel
“mereka itu baik tau yuu udah ganteng banyak uang dan keren” celetus Lia yang membuat Rahayu bingung dengan pikiran mereka berdua.
Di lain sisi ada sosok cewek cantik yang kesal melihat kedekatan Rahayu dengan Bayu,Rakha dia adalah Intan Wulandari.
Cewek cantik yang suka dengan Bayu sejak SMP, alasan Intan memilih sekolah di SMK JAYA NUSANTARA karena mengetahui bahwa Bayu bersekolah di sana. Padahal Intan sudah tau bahwa Bayu tidak suka dengan dia, tapi intan tetap berusaha untuk mengambil hati Bayu.
__ADS_1