
Rahayu yang telah sampai di depan kediamaan Bayu merasa kagum dengan kemewahan rumah Bayu, Rahayu pun memasuki pekarangan rumah Bayu dan mengetuk pintu... “tok... tokk... tokk...” suara pintu di ketuk, tak lama pintu terbuka...
“ehh Rahayu, lama gak ketemu” ucap Bu Ana senang.
“hehe iya tante” saut Rahayu dan menyalimi tangan Bu Ana.
“yokk masuk dulu” ucap Bu Ana menyuruh Rahayu masuk ke dalam rumah...
Bu Ana yang menyuruh Rahayu duduk, membuat Rahayu yang mendengarnya mengikuti perintahnya...
“duduk nak” ucap Bu Ana.
“iya tanta” balas Rahayu.
“ngomong-ngomong tumben mau ke sini, ada apa nak” tanya Bu Ana.
“ini tante mau ngebalikin jaketnya Bayu” ucap Rahayu yang menyodorkan tas berisi jaket.
“bentar yaa tante panggilin Bayu dulu... yuuu... Bayuu kesini nak” teriak Bu Ana memanggil Bayu tak lama pun Bayu datang...
“kenapa maa... lohh kamu sudah datang kenapa gak chat aku” ucap Bayu melihat Rahayu yang sudah duduk di sofa...
“dari tadi Rahayu datang ni balikin jaket mu” ucap Bu Ana melihatkan jaketnya.
“kirain sudah jadi hak milik mu” balas Bayu sambil tertawa dan duduk di sebelah Rahayu.
“ihhh ya gak lhh” ucap Rahayu membantah.
“Rahayu suka kue apa?” tanya Bu Ana.
“suka bolu tante” jawab Rahayu
“aku juga suka itu... cie cie jangan jangan kita jodoh” saut Bayu membuat Rahayu malu.
“yaudah yok kita buat bolu sama-sama” ucap Bu Ana.
“ayok tante lama juga gak pernah buat bolu” balas Rahayu.
“yuu kamu belanja sana yaa bahan-bahannya” ucap Bu Ana menyuruh Bayu berbelanja.
“lohh kok aku sih... malas ahh” balas Bayu.
“biar saya aja tante yang belanja” saut Rahayu.
“yaudah kalian berdua aja ya yang belanja, gimana Bayu mau kan” ucap Bu Ana memberi kesempatan untuk Bayu mendekati Rahayu.
“yaudah deh kalo mama maksa” balas Bayu yang sebenarnya merasa senang bisa berduaan dengan Rahayu...
Rahayu dan Bayu pun menuju supermarket terdekat...
Sesampainya di tempat belanja Bayu mengambil troli untuk menaru barang belanjaannya, Rahayu yang mengambil satu persatu bahan membuat bolu saat melihat coklat dia mengingat kejadian pertama kali ketemu dengan Bayu...
“wihh coklat” ucap Rahayu dan melihatkan coklat kepada Bayu.
“emang itu coklat... kenapa mau” tawar Bayu.
Rahayu yang mendengar tawaran Bayu langsung menggelengkan kepala pertanda tidak mau... “bukan gitu masa kamu gak ingat kalo kita pernah berdebat gara-gara ini” ucap Rahayu memperjelas...
Bayu yang mengingat kejadian itu langsung tertawa.
“ahhh iya ya gara-gara ini coklat kita berdebat... yaudah aku mau ganti coklat mu yang hari itu” ucap Bayu dan memasukan 4 coklat kedalam troli yang dia bawa.
Rahayu yang melihat Bayu memasukan coklat kedalam troli membuatnya merasa senang dan mempunyai niat yang membuat dia untung...
“wiss masa cuma 4 biji tambah lagi dong” ucap Rahayu dan memasukan beberapa coklat kedalam troli dan melanjutkan perjalannanya...
“ayo jalan lagi” ucap Rahayu yang memulai berjalan mencari bahan membuat bolu...
“kata tadi gak mau”ucap Bayu heran.
Bayu yang melihat tingkah gemesin Rahayu yang suka dengan coklat langsung menambahkan beberapa coklat kedalam troli dan menyusul Rahayu... (panen coklat gaes, jadi pengen punya teman yang perhatiaan kaya Bayu🤗).
Semua bahan pembuat bolu sudah di beli, Bayu pun pergi menuju kasir untuk membayarnya...
__ADS_1
“mba yang coklat ini di pisahin yaa” ucap Bayu dengan penjaga kasir.
“iya mas” ucap penjaga kasir.
Rahayu yang sedang mencari-cari makanan untuk dirinya sendiri merasa terkejut dengan keberadaan Angga dan Intan yang berjalan bersama...
“kak Angga” ucap Rahayu menegur...
Angga yang terkejut dengan keberadaan Rahayu langsung panik karna takut Rahayu salah paham dengan dirinya yang berjalan bersama Intan...
“Rahayu...” saut Angga terkejut Angga yang berniat menjelaskan hubungannya dengan Intan terhenti saat Rahayu pergi berlari meninggalkan mereka...
Rahayu yang berlari membuatnya menabrak Bayu yang baru saja selesai membayar...
“ayo kita pulang... cepat” ucap Rahayu menyuruh Bayu cepat-cepat ke mobil, Rahayu yang menarik tangan Bayu membuat Bayu mengikuti langkah kaki Rahayu...
Sesampainya di dalam mobil Bayu pun langsung menancap gas dan mulai fokus mengemudi...
“anterin aku pulang kerumah ya” suruh Rahayu.
“lohh gak jadi buat bolu?” tanya Bayu.
“gak jadi nanti bilangin ke mama mu yaa aku lagi gak enak badan” jawab Rahayu.
“kamu kenapa sih tiba-tiba jadi bad mood kaya gini” tanya Bayu penasaran, Rahayu yang tidak menjawab perkataan Bayu membuat Bayu kesal.
“coba cerita mumpung aku mau dengerin omelan mu jarang-jarang loh aku mau jadi tempat curhat” ucap Bayu yang masih tidak di respon Rahayu.
“yaudah kalo gak mau cerita, kalo dipendam sendiri buat hati gak tenang lohh” ucap Bayu dan membuat Rahayu menceritakan kejadian yang dia lihat...
“tadi aku lihat kak Angga sama cewek” saut Rahayu.
“ahh masa dimana... siapa ceweknya... kenapa gak kamu hajar aja begal aja kamu hajar masa dia gak” ucap Bayu konyol.
“di supermarket tadi, ceweknya itu si Intan” balas Rahayu.
“kenapa lu cemburu... setau ku mereka emang sudah dekat dari SMP” ucap Bayu membuat Rahayu tambah bersedih...
“mungkin aja mereka punya hubungan darah” tambah Bayu.
“mau kemana??” tanya Rahayu penasaran...
“luu mau cabulin gue yaa, gue bisa bela diri tau” saut Rahayu memasang tangan yang bersiap meninju..
“haha siapa juga yang mau nyabulin orang kaya elu najis” balas Bayu...
“udah duduk aja yang manis” tambah Bayu
Rahayu yang mendengarkan ucapan Bayu segera menurunkan tangan yang bersiap meninju tadi dan mengikuti perintah Bayu untuk diam dan duduk manis di mobil...
***
Bayu yang fokus mengemudi membuatnya tak sadar jika dia telah sampai tujuan...
Sesampainya di sana Bayu mengajak Rahayu turun, Rahayu yang mengikuti langkah kaki Bayu membuatnya tak sadar jika dia menabrak badan Bayu...
Rahayu yang langsung melihat kedepan membuatnya merasa senang karna Bayu mengajaknya ke pantai yang indah, karna Rahayu yang baru beberapa bulan di Jakarta tidak begitu tau tempat-tempat yang indah untuk di kunjungi...
“gimana perasaan mu” ucap Bayu.
“lumayan agak tenang... makasih yaa” balas Rahayu.
Bayu pun memberikan coklat yang dia beli tadi kepada Rahayu...
“nahh coklat mu” ucap Bayu dan memberikan sekantong plastik isi coklat.
“wahh banyaknya” ucap Rahayu senang menerima sekantong plastik isi coklat itu...
Rahayu pun memberikan 1 coklat kepada Bayu...
“nah buat kamu” ucap Rahayu dan memberikan coklat kepada Bayu, Bayu pun menerimanya...
“bilang apa” ucap Rahayu kepada Bayu.
__ADS_1
“makasih Rahayu atas coklatnya” balas Bayu...
“padahal aku yang beliin ehh aku juga yang bilang makasih” ucap Bayu dalam hati....
“makasih yaa Bayu atas coklatnya” ucap Bayu berterima kasih pada dirinya sendiri.
Rahayu yang membuka bungkus coklat memulai memakannya...
“emmm enaknya” ucap Rahayu merasa senang...
“emang bener yaa coklat itu di makan pas galau bikin hati tenang” ucap Rahayu menjelaskan perasaannya...
Bayu yang melihat Rahayu merasa lucu dengan tingkahnya seperti anak kecil yang senang mendapatkan banyak coklat...
“ehh itu...” ucap Bayu dan menunjuk bibirnya.
Rahayu yang tidak mengerti dengan maksut Bayu segera bertanya.
“haa apa ada coklat di bibir ku?” tanya Rahayu...
“bukan disitu itu tapi di gigi mu ada coklat” jawab Bayu.
Rahayu yang mendengarkan ucapan Bayu membuatnya malu, Rahayu pun segera menutupi mulutnya dengan tangan dan membersihkannya...
Mereka yang sudah puas menikmati pemandangan segera bergegas menuju kediaman Rahayu, sesampainya di kediaman Rahayu Bayu pun pamit langsung pulang...
“aku langsung balik ya” ucap Bayu.
“gak mampir dulu” balas Rahayu.
“gak usah nanti mama ku nyariin aku, kita kan tadi pamit buat belanja” saut Bayu.
“ohh yaudah, ucapin ya kata maaf ku ke ibu mu yaa... kapan-kapan pasti aku kesana lagi” ucap Rahayu.
“ok ok” balas Bayu dan pergi meninggalkan kediamaan Rahayu.
“ehh tunggu” ucap Rahayu memanggil Bayu.
“kenapa” saut Bayu berbalik arah.
“makasih udah bawa aku ketempat yang bagus”
“iya sama-sama” jawab Bayu.
“oyy sama maksih buat coklatnya” ucap Rahayu mengangkat kantong plastik isi coklat.
“ok” balas Bayu dengan tersenyum dan pergi memasuki mobilnya.
Rahayu yang masuk kedalam kamarnya terhenti saat mendengar ucapan Adi...
“dari mana aja neng... tadi Angga nyariin kamu” ucap Adi.
“ohh” balas Rahayu membuka pintu kamar dan memasukinya.
“kenapa tuu bocah tumben pulang-pulang muka kaya papan datarr amat ”
***
Bayu yang baru sampai di kediamanya sudah di tunggu-tunggu oleh Bu Ana.
“lama banget belanjanya... lohh Rahayu mana??” ucap Bu Ana.
“Bayu anterin Rahayu pulang mahh dia lagi sakit” ucap Bayu.
“Rahayu kenapa, sakit apa?” tanya Bu Ana.
“sakit hati maa, tadi dia lihat Angga jalan sama Intan” jawab Bayu.
“Intan yang ngejar-ngejar kamu?” tanya Bu Ana.
“iyaa maa” saut Bayu.
“lohh bukannya mereka sepupuan” ucap Bu Ana.
__ADS_1
“gak tau ma, Bayu mau mandi dulu” ucap Bayu mengakhiri pembicaraan...