Terpesona

Terpesona
Jalan Santai


__ADS_3

Pagi pun tiba Rahayu yang sudah menggunakan pakaian olahraga langsung bersiap untuk menuju sekolahnya, tiba-tiba langkah kakinya di hentikan oleh Ibu Lasinem...


“kenapa kaki mu kok jalannya kaya gitu?” tanya Bu Lasinem yang heran dengan cara jalan Rahayu yang berbeda dari biasanya.


“anu.. ehh.. itu kemarin latihan pake sepatu hak tinggi trus jatoh maa” balas Rahayu.


“hahah... ngapain kamu pake kaya gitu mau berubah jadi cewek tulen” saut Adi mengejek...


“sok-sokan segala pake kaya gituan”


“yeee... nyaut aja lu tong... ini Rahayu yang cantik ini di pilih buat mewakili kelas farmasi buat kontes baju adat... biasa lhh badan-badan kaya model pasti jadi incaran” ucap Rahayu bangga.


“iyuhhh... pede gila bocah ini” saut Adi.


“maa aku berangkat” ucap Rahayu.


“Adi juga berangkat maa”


“iya hati-hati” ucap Bu Lasinem.


Setibanya Rahayu di sekolahan langsung membuat barisan berdasarkan kelas, acara jalan santai pun di mulai.


Saat mereka memulai berjalan santai Bayu dan Rakha memasuki barisan Rahayu yang seharusnya mereka berada di belakang barisan kelas farmasi.


“wehh ngapain lu kesini balik sana nanti di marahin guru” ucap Rahayu.


“itu kaki mu gimana masih sakit” tanya Bayu.


“yaa gini, masih agak sakit tapi gak papa paling besok udah gak sakit” balas Rahayu.


Tiba-tiba Pak Anwar menghampiri mereka...


“Bayu ngapain kamu di sini balik ke barisan mu sana, kamu juga Rakha mau aja ikutin kelakuan Bayu” ucap Pak Anwar.


“iya pak ini mau balik... balik yok yu” saut Rakha mengajak Bayu balik.


Bela yang berada di depan barisan Rahayu mendengar semua ucapan mereka dan segera melaporkannya kepada Intan...


“bos tadi aku denger kakinya Rahayu lagi sakit” ucap Bela.


“sakit kenapa??” tanya Intan.


“gak tau bos mereka gak ada ngomong apa-apa lagi” jawab Bela.


“cari info kok setengah-setengah” ucap Intan...


Sesampainya mereka di garis finis satu persatu siswa memasuki gerbang sekolah dan mendapatkan kupon yang akan di undi nanti...


Angga selaku ketua osis membagikan kupon untuk semuanya tiba giliran Rahayu.


Rahayu yang menerima kupon dari Angga membuatnya senang...


“makasih kak” ucap Rahayu menerima kupon dari Angga.


Angga pun juga memberikan air minum untuk Rahayu...


“nii minum biar gak haus” ucap Angga...


“makasih” ucap Rahayu.


“wehh buruan masuk malah pacaran di depan” ucap Lia kesal menunggu antrian.


“iya... iya sabar, gak ngerti betul temannya lagi senang... aku duluan kak” ucap Rahayu.


“iya dek” balas Angga dengan tersenyum.


Sesampainya di lapangan Bayu dan Rakha segera menuju menemui Rahayu dan kedua temannya.


“datang lagi nii orang dua kaya gak ada kerjaan lain aja” ucap Della menyindir.

__ADS_1


“yee suka-suka kita dong” saut Rakha mereka pun duduk di tempat yang kosong, mereka pun menikmati setiap penampilan yang di suguhkan...


“yuu nyanyi sana suara mu kan bagus” ucap Rakha menyuruh Bayu maju ke panggung.


“ogahh, kamu aja sana” balas Bayu.


“kalo suara gue bagus pasti gue maju nyumbangin lagu, biar cewek-cewek pada kagum sama gue” ucap Rakha.


“uhh dasar buaya” saut Della.


“orang ganteng bebas” balas Rakha yang membuat temannya tertawa geli...


Mereka yang sedang fokus memperhatikan Bu Ria menyebutkan nomer kupon yang akan mendapatkan droprenya,membuat mereka berharap bisa mendapatkannya...


”0576” ucap Bu Ria...


“wahh kalo belakangnya 79 aku dapat hadiah ni” ucap Lia.


“iya nyaris aja” saut Della yang melihat kupon Lia.


“kita acak lagi yaa” ucap Bu Ria megacak kotak kupon dan mengambil satu buah kupon... “nomer 0968” ucap Bu Ria.


“anjir dikit lagi punya ku” saut Rakha


“0957” ucap Bu Ria.


“0957 wehh ini nomer ku” ucap Bayu senang... “yuu ambilin hadiah ku dong” ucap Bayu menyuruh Rahayu.


“ihh kenapa aku?” saut Rahayu.


“di sini kan yang gak punya malu cuma kamu, ambilin dong” ucap Bayu memohon...


“sekali lagi nomer 0957 di harap maju kedepan”


“cepat nah yuu” ucap Bayu...


Sesampainya Rahayu di panggung Bu Ria pun mengajak bicara Rahayu...


“wahh yang datang Rahayu ini salah satu murit yang bisa di andalkan di kelas saya” ucap Bu Ria...


“iya betul banget bu siswa yang bisa di andalkan plus siswa yang sering buat darah tinggi guru naik” saut Pak Darwin yang juga bertugas menjadi MC...


“nii hadiahnya” ucap Bu Ria memberikan dopresnya.


“makasih bu”


Rahayu yang malu dengan ejekan gurunya setelah mendapatkan hadiahnya segera cepat-cepat turun...


“pelan-pelan aja turunnya nanti jatoh” ucap Pak Darwin mengejek Rahayu.


“puas lohh bikin malu gue” ucap Rahayu kepada Bayu dan memberikan hadiahnya...


“hehe makasih” balas Bayu yang menerima hadiahnya... Bayu pun membuka hadiahnya, siapa sangka bahwa Bayu mendapatkan tas wanita...


“haa hadiah apaan ini” ucap Bayu menunjukan tas yang dia dapat...


“haha lucu yuu kalo kamu pake unyuk-unyuk” saut Rakha.


“ni buat luu aja” ucap Bayu memberikanya kepada Rahayu.


“haa buat gue” ucap Rahayu.


“kan elu tadi yang ambil” ucap Bayu.


“luu yakin kasih ke gue?” ucap Rahayu.


“yakin lhh buat apa juga gue pake kaya gini” saut Bayu... Rahayu pun menerima hadiah dari Bayu “ok makasih” balas Rahayu.


Pertunjukan seni, drama, musik pun mereka saksikan, hingga tiba saatnya melanjutkan undian...

__ADS_1


“kita lanjukan mengundi undi hadiahnya” ucap Pak Darwin.


“yokk kita ambil satu kupon terakhir siapa kahh yang mendapatkannya” ucap Bu Ria memegang kupon yang dia ambil... “0... 5... 8.... 0 di harapkan naik keatas panggung” ucap Bu Ria.


“wahh ini nomer ku” ucap Rahayu senang.


“buruan maju sana”ucap Lia, Rahayu pun segera menuju keatas panggung...


“loh loh Rahayu lagi yang dapat” ucap Pak Darwin.


“hehe yang tadi punya teman pak” saut Rahayu.


“cieee teman apa teman” ejek Pak Darwin.


“temann pak” ucap Rahayu memperjelas.


“siapa hayoo kalo emang temannya” tambah Bu Ria.


“Bayu buu” balas Rahayu memberi tau.


“uhh cie cie Bayu yang bakal jadi pasangan mu besok yaa” ejek Bu Ria Rahayu yang mendengarkan ejekan gurunya hanya terdiam tak lama Pak Darwin memberikan hadiahnya.


“sudah sudah bu kasian Rahayu malu nahh lihat mukanya kaya kepiting di rebus” saut Pak Darwin, sebelum memberikan hadiah Rahayu di tantang untuk menyanyikan lagu...


“sebelum bapak kasih ini tolong dong Rahayu mau menyanyikan lagu sedikit aja buat ulang tahun sekolah ini” ucap Pak Darwin.


“saya gak bisa nyanyi pak” balas Rahayu.


“gak papa sedikit aja” balas Pak Darwin.


“nyanyi.. nyanyi.. nyanyi” ucap Bu Ria dan lainnya.


Rahayu pun terpaksa menyanyikan satu buah lagu, sesudah Rahayu bernyanyi semua memberikan tepuk tangan untuk Rahayu...


“katanya gak bisa nyanyi, suara bagus kaya gitu kok di sia-sia kan” ucap Pak Darwin.


“betul banget pak, nanti Rahayu kita suruh aja buat perpisahan kelas 3, Rahayu mau kan” tambah Bu Ria.


“gak mau bu” balas Rahayu.


“mau gak mau harus mau ya kan Pak Darwin” ucap Bu Ria... “itu bukan pilihan tapi paksaan bu” ucap Rahayu dalam hati...


“iya bu...” balas Pak Darwin... dan memberikan Rahayu hadiahnya.


Rahayu yang membuka hadiahnya mendapatkan topi, Rahayu yang tidak suka dengan topinya memberikannya kepada Bayu...


“nii buat elu” ucap Rahayu dan memberikan kepada Bayu.


“kenapa gak ke gue aja yuu” saut Rakha.


“terserah nah ambil aja siapa yang mau” balas Rahayu.


Rakha yang mendengar ucapan Rahayu segera merebutnya dari Bayu...


“enak aja Rahayu sudah ngasih ke gue” ucap Bayu dan merebutnya...


“pasti elu gak mau kan, biar sini buat gue” saut Rakha dan merebutnya...


“siapa bilang gue gak mau, gue mau” balas Bayu mengakhiri perdebatan...


“lu gak kasian apa cuma gue yang gak kebagian” ucap Rakha.


“cup cup yang sabar yaa” ejek Della.


“hadiah lu buat gue aja sini” ucap Rakha.


“idih enak aja” saut Della.


“dasar pelit”

__ADS_1


__ADS_2