Terpesona

Terpesona
Menunggu


__ADS_3

Bel pertanda pelajaran telah selesai pun berbunyi.


“capeknya... ehh hari ini kita piket yaa” ucap Della.


“iya kalian buang sampah aja biar aku yang bersihin kelas aku juga lagi nunggu kak Angga” ucap Rahayu.


“lu yakin mau bersihin kelas sendiri” tanya Della.


“iya yakin lhh” ucap Rahayu.


“yaudah aku sama Lia buang sampah dulu yaa” ucap Della.


“uhh baik banget sii Rahayu gak salah pilih teman gue” ucap Lia.


“yok li buang sampah” ucap Della mengajak Lia buang sampah.


Sesampainya Lia dan Della di depan tempat sampah kelasnya, mereka sangat kesal dengan Rahayu.


“RAHAYUUUU....” teriak Lia dan Della.


“apa sihh teriak-teriak” saut Rahayu memarahi mereka.


“pantesan aja lu gak mau buang sampah sampahnya berhamburan kaya gini” ucap Lia kesal.


“yee aku kan gak tau kalo berhamburan... pungut sana aku mau lanjutin nyapunya” ucap Rahayu pergi meninggalkan mereka berdua.


“anjirrr ini sampah berapa hari gak di buang bau banget” ucap Della menahan bau dari sampah.


“mau muntah gue... huekkk...huek” tambah Della.


“udah yokk buang cepat, biar cepat pulang kita tinggalin aja Rahayu sendiri di sana” saut Lia kesal.


Mereka pun langsung menuju tempat pembuangan sampah terakhir di sekolahnya.


Rahayu yang telah selesai menyapu kelas melanjutkan menghapus papan tulis di kelasnya, saat Rahayu menghapus papan tulis Rahayu merasa terkejut dengan suara yang memanggilnya.


“rahhhayuuuuu...”


“anjir suara apa itu”batin Rahayu dan menengok kana kiri.


Seketika Rahayu merasa merinding dengan suara yang memanggil namanya tanpa ada wujudnya, Rahayu pun cepat-cepat menghapus papan tulis agar cepat pergi namun suara yang memanggilnya lebih jelas.


“rahhhayuuu....”


“wehhh apa sihh anjing” teriak Rahayu kesal dan takut, Rahayu pun merasa suara itu berasal dari pintu depan kelas Rahayu yang selesai menghapus papan tulis segera keluar untuk memeriksa.


“DAHHHH....”


“ahhh...” teriak Rahayu dan memukul sumber suara.


“ahh sakitt woyyy...” teriak laki-laki tersebut yang tak lain adalah Bayu.


“Bayu... ohh dari tadi elu yang nakutin gue ni hadiahnya” ucap Rahayu melanjutkan pukulannya.


“ahh sakitt.... ampun...ampun” teriak Bayu.


“bikin gue jantungan aja lu” ucap Rahayu kesal.


“yaa maaf... habisnya kayanya seru kalo ngerjaiin elu hahaha” saut Bayu gemes.

__ADS_1


“untuk gue pelan mukulnya, coba kalo tau ternyata yang kerjaiin gue si kecebong curut kaya elu gue pukul sekuat tenaga tadi”


“pelan dari mananya kaya gitu” teriak Bayu kesal.


“ngapain lu kesini” tanya Rahayu.


“jemput ratu yang sangat cantik sejagat raya” ucap Bayu membuat senang Rahayu.


“haduhh enak benerr yaa kalo punya supir pribadi hahaha”


“supir mata luu, kalo gak karna nyokap gak bakal mau gue jemput elu bambang” teriak Bayu kesal.


“iya iya selowww dong ngomongnya jangan pake urat” ucap Rahayu santai.


“kak Angga” ucap Rahayu yang sadar akan kedatangan Angga.


“yokk pergi” ucap Angga.


“ehh yuu aku lupa kalo aku ada janji sama kak Angga kamu duluan aja” ucap Rahayu menyuruh Bayu pergi.


“ohh gitu gue duluan yaaa dahhh” saut Bayu dan pergi meninggalkan.


“yokk” ajak Angga.


“tar aku ambil tas dulu” ucap Rahayu dan mengambil tasnya.


“udah yukk” ucap Rahayu.


Mereka pun pergi menuju mobil dan memasukinya, sesampainya mereka di kafe dekat sekolahan mereka segera memesan munu yang ad di sana.


Rasa canggung yang di rasa Rahayu membuatnya merasa tidak nyaman, Rahayu pun memutuskan untuk memulai berbicara terlebih dahulu.


“minta maaf untuk apa” ucap Angga pura-pura tidak tau.


“ehh itu yang kejadian tadi pagi... aku betulan gak ada baca chat dari kakak... maaf yaa kak”


“ohh yang itu gak papa santai aja” ucap Angga dewasa.


“habisnya kakak mukanya kaya gak enak gitu hehe” saut Rahayu gemas.


“ohh iya ngomong-ngomong kok bisa berangkat sama Bayu”ucap Angga penasaran.


“ibunya Bayu yang nyuruh jemput aku,takutnya aku gak berangkat sekolah gara-gara hujan” jawab Rahayu santai.


Angga yang mendengar penjelasan Rahayu mengenai kedekatannya dengan ibu Bayu membuatnya merasa bersalah karna belum bisa memperkenalkan Rahayu dengan ibunya.


“woyy Rahayu” teriak Rakha dan menghampiri Rahayu dan Angga.


“Rakha... ehh ada juga sihhh curut di belakngnya” ucap Rahayu.


“telinga gue masih bisa denger yaa” saut Bayu.


“ngapain luu kesini” tanya Rahayu.


“ini Bayu ngajak nongkrong, ehh ternyata ada Rahayu” ucap Rakha memberi tau.


“luu ngikutin gue kan, jangan-jangan lu... fens berat gue” ucap Rahayu untuk Bayu.


“idihh sorry ya kaya kurang kerjaan aja ini kan tempat umum ya suka-suka gue lah kalo mau kesini” saut Bayu.

__ADS_1


“iya juga yaa” ucap Rahayu.


“gue di anggap gak sih”batin Angga yang merasa di kacangi.


“ihhh parah yaa lu kesini masih pake seragam sekolah... wahh gak bener ini” ucap Bayu menakuti.


“sirik aja luu tongg, bilang aja lu iri... dasar jombolll...” ucap Rahayu.


“udah sore pulang yok kak, dari pada ladenin 2 curut hidup ini” ucap Rahayu mengajak pulang.


“ayokkk” balas Angga.


“yee kita baru datang udah pulang aja” saut Rakha.


“sorry yaa ada sii Bayu sih perusak suasana” ucap Rahayu.


“yeee pergi-pergi sana, siapa juga yang mau lu di sini” balas Bayu.


“yukk mabar ka” ajak Bayu.


Rahayu dan Angga pun pergi meninggalkan Bayu dan Rakha yang asik bermain HP.


Saat di dalam mobil kecanggungan antara Angga dan Rahayu pun terjadi lagi karna mood Angga yang berubah menjadi jelek.


“ehh kak” ucap Rahayu memulai.


“iya kenapa dek” saut Angga.


“kakak kenapa diam aja tadi”


“gak papa, lihat adek sama Bayu kaya lucu aja” ucap Angga.


“haa lucu emang kenapa?” tanya Rahayu.


“kaya sudah dekat banget, bahkan lebih dekat sama Bayu dari pada sama aku” balas Angga.


“hahah uhhh kakak cemburu yaa, dekat apanya debat terus iya, tiap lihat mukanya bikin emosi memuncak ” saut Rahayu.


“lagiaan kan bukan sama Bayu aja aku gitu kak sama Rakha kan aku juga suka emosi, pokoknya kalo ketemu dua curut itu bikin darah tinggi apa lagi sama Bayu ituu pengen banget rasanya ku ulek mulutnya” ucap Rahayu panjang lebar yang membuat Angga cemburu.


“heeheee iya juga ya” ucap Angga mengakhiri.


“ohh iya kakak itu dulu kakak kelasnya Bayu waktu SMP yaa?” tanya Rahayu.


“iya dek” jawab Angga.


“Bayu tuu kaya mana kak waktu SMP culun yaa?” tanya Rahayu.


“gak kok waktu SMP dia terkenal keren, ganteng, sayangnya aja dia nakal waktu SMP” balas Angga.


“ohh ya katanya dulu Bayu masuk kelas unggulan yaa” ucap Rahayu.


“iya gitu” saut Angga.


“berarti Bayu tadi gak bohong dong”


“dia juga satu kelas dong sama Rakha” ucap Angga memberi tau.


“gak heran sihh makannya mereka berdua terus keman-mana” ucap Rahayu.

__ADS_1


“bagaimana aku gak cemburu kalo kamu dari tadi membahas Bayu, dan sikap mu ke Bayu berbeda dengan Rakha” ucap Angga dalam hati.


__ADS_2