
Hari kedua perayaan ulang tahun sekolah pun tiba Rahayu yang berada di ruang ganti baju segera mengenakan baju adatnya, tak lupa wajah Rahayu di rias oleh perias yang mempunyai pengalaman yang cukup banyak yang membuat Rahayu tampak lebih cantik.
Rahayu yang baru selesai di rias segera mengambil sepatu hak tingginya dan mencoba menggunakannya, Intan yang berada di ruang ganti baju melihat Rahayu berjalan menggunakan sepatu hak tinggi membuatnya memikirkan hal jahat.
Intan yang berjalan kearah Rahayu dengan sengaja menabrak Rahayu dan membuatnya terjatuh.
“auhh” ucap Rahayu kesakitan dan melihat kearah Intan... “lu sengaja kan buat gue jatuh, mau lu apasih” ucap Rahayu kesal.
“upp sorry gak sengaja... luu tanya mau gue apa gue mau luu jangan dekat sama Bayu”balas Intan.
“hee jangan ngimpi gue mau nurutin kemauan luu” balas Rahayu menantang Intan.
“luu...” ucap Intan terhenti saat melihat Bayu datang.
“luu kenapa sihh, di bilangin jangan pake sepatu ini” ucap Bayu khawatir dan menyuruh Rahayu duduk...
“gue kan sudah bilang pake yang datar aja kenapa sihh gak nurut” ucap Bayu marah.
“kan aku juga mau kaya yang lain” saut Rahayu.
“kalo luu kenapa-kenapa gimana, siapa yang bakal repot”ucap Bayu.
“iya... iya sorry, cerewet banget sihhh” jawab Rahayu kesal.
“gue cerewet karna gue care sama luu” ucap Bayu.
“uhhh cocwittt, gak nyesel gue punya teman kaya eluu” saut Rahayu dan menepuk pundak Bayu.
Bayu mencoba melepas sepatu yang di gunakan Rahayu.
Intan yang melihat kedekatan mereka berdua merasa kesal dan pergi meninggalkannya.
“biar aku sendiri” ucap Rahayu...
“udah luu diam aja” saut Bayu memukul tangan Rahayu dan melepas sepatu yang di gunakan Rahayu.
“ahh sakit tau” ucap Rahayu memegang tangannya.
Bayu yang sudah melepas sepatu Rahayu pun segera memijat kaki Rahayu.
“luu ngapain..” ucap Rahayu yang kaget melihat Bayu memijat kakinya.
“ngelakuin apa yang lu lakuin hari itu di UKS” saut Bayu.
“gak usah gue gak papa” ucap Rahayu menolak.
Bayu dengan sengaja menekan keras pijatanya membuat Rahayu kesakitan...
“ahh” ucap kesakitan Rahayu... “sakit tau” tutur Rahayu.
“kata gak papa... sudah diam aja lu” balas Bayu dan melanjutkan pijatannya.
“kalo di tekan emang sakit bodok”ucap Rahayu kesal.
__ADS_1
Bayu pun menekannya lagi membuat Rahayu kesakitan.
“ahhh Bayuu sakittt” teriak Rahayu memukul punggung Bayu.
“makannya diam aja luu,dari pada gue tekan keras-keras” jawab Bayu.
Rahayu pun segera diam dan menikmati setiap pijatan dari tangan Bayu, sesekali Rahayu memperhatikan wajah ganteng Bayu yang membuatnya memerah.
Tiba-tiba Angga yang memasuki ruang ganti merasa cemburu dengan Rahayu...
“hemm...” ucap Angga yang mekagetkan mereka Bayu pun menghentikan pijatanya .
“kak Angga...” ucap Rahayu.
“gue ke depan dulu yaa” ucap Bayu pergi meninggalkan mereka berdua.
“kak Angga ngapain ke sini” tanya Rahayu.
“mau cari kamu ehh tau nya lihat yang kaya gini” ucap dingin Angga.
“jadi ini ceritanya kakak cemburu” ucap Rahayu mengejek.
“gak siapa juga cemburu”balas Angga.
“uhhh gemes dehh hehe...jngan cemburu dong”ucap Rahayu.
“siapa juga yang gak cemburu kalo lihat kaya gitu” ucap Angga kesal.
“nahhh kan cemburu... Bayu cuma bantu aku tadi aku jatoh pas coba jalan pake sepatu hak tinggi itu” balas Rahayu...
Angga yang mendengar penjelasan Rahayu mencoba menghilangkan rasa cemburunya dan memakaikan sepatu yang datar untuk di gunakan Rahayu.
“ehh mulai manja dehh”ucap Angga mencubit pipi Rahayu dan mengambil sepatunya.
“udah gak cemburu lagi kan”ucap Rahayu.
“hehe iya aku tau niat Bayu cuma membantu temannya” ucap Angga sembari menggunakan sepatu ke Rahayu.
Bayu yang tiba-tiba masuk tak sengaja melihat kedekatan mereka berdua.
“yokk keluar,udah pada kumpul tuu” ucap Bayu mekagetkan mereka.
“iya” balas Rahayu.
“tunggu kamu yakin mau lanjutin ini kaki mu kan masih sakit” tanya Angga kawatir.
“yakin kak, kan gak pake sepatu yang tinggi itu masih bisa kok jalan” ucap Rahayu yakin walaupun dia menahan rasa sakit saat berjalan...
“jangan maksain diri kalo emang masih sakit, biar aku ngomong ke panitianya kalo kamu lagi sakit”ucap Angga perhatian.
“aku gak papa kak, percaya dehh sama aku” balas Rahayu, Angga pun meiyakan kemauan Rahayu...
“udah yok jalan lama amat” ucap Bayu yang tak sabar menunggu.
__ADS_1
“sabar dong” balas Rahayu.
***
Bayu dan Rahayu segera mengambil nomer urutan dan menunggu panggilan, satu persatu semua perserta di panggil dan melewati karpret merah yang di sediakan secara bersama.
Mereka pun berjalan seolah-olah menjadi model profesional, Rahayu yang berjalan menahan rasa sakitnya hingga sampai di tempat semula.
“kamu yakin masih bisa lanjut” tanya Bayu.
“yakin lhh, tinggal jalan sekali lagi kan sudah” balas Rahayu...
Tiba saatnya nomer mereka di panggil.
“kita sambut nomer urut 18 Bayu Saputra yang mewakili kelas otomotif dan Rahayu Safitri dari kelas farmasi... waktu dan tempat di persilakan” ucap MC.
Bayu dan Rahayu segera berjalan bersama, semua mata tertuju kepada mereka berdua. Banyak terdengar suara bahwa mereka pasangan serasi Intan yang mendengarnya merasa kesal.
“gaa itu cewek mu kan cantik banget” ucap Fajar kepada Angga.
“hehe iya broo” balas Angga yang senang pacarnya di puji.
Rahayu yang berjalan menahan rasa sakit tiba-tiba sudah tidak kuat lagi untuk berjalan, Rahayu pun memegang tangan Bayu.
Bayu yang mengerti maksut Rahayu, sesampainya mereka di depan para juri dan penonton Bayu mengangkat badan Rahayu menuju tempat semula.
Semua penonton yang melihatnya langsung berteriak histeris dan merasa baper.
Lain dengan Angga dan Intan yang melihatnya merasa cemburu...
“ahhh soswitt bangett...” teriak Della dan Lia.
“woyy gak usah teriak juga kali, sakit nih kuping” ucap Rakha menegur mereka.
“siapa suruh kamu di situ” saut Della dan kembali berteriak.
“dasar cewek” ucap Rakha kesal dan merasa cemburu dengan temannya.
Rahayu yang di gendong Bayu merasa deg-degan dengan perhatian Bayu kepadanya...
“rasa apa ini kenapa tiba-tiba jantung gue berdebar kencang” ucap Rahayu dalam hati.
Sesampainya mereka di tempat awal Rahayu pun mengucapkan terima kasihnya...
“makasih yaa” ucap Rahayu.
“ohh iya sama-sama” balas Bayu...
“tapi kenapa elu begitu sih emang gak ada cara lain apa?”tanya Rahayu.
“emang gue harus gimana lagi ninggalin elu di sana sendiri gitu, ohh atau nyeret elu gitu” balas Bayu.
“yaa gak gitu juga sihh” saut Rahayu.
__ADS_1
“luu berat juga yaa” ucap Bayu membuat Rahayu kesal.
“enak aja berat gue cuma 46 kilo kali elunya aja yang lemah, uhh dasar bencong” saut Rahayu yang kesal dan membuat Bayu tertawa.