
Ratu Angel terdiam di samping tempat tidur nya, bagaimana jika monster itu memang ada dan mengincar ke dua putri nya, tiba tiba air mata nya menetes dengan perlahan.
Ratu menangis tanpa suara dan menangis begitu lama, hingga akhir nya Ratu mengakhiri tangisan nya dan menghampiri Senja dan Padang di kamar mereka.
Ratu menatap kedua putri nya, dia kembali menetes kan air mata nya.
Raja datang ke kamar nya, dia tidak melihat ratu nya, tiba tiba dia mendengar is akan tangis istri nya di kamar kedua putri nya, raja Dam pun berjalan dengan sedikit berlari ke kamar Senja dan Padang.
"istri ku" panggil raja Dam sembari melingkar kan tangan nya di pinggang istri nya.
"kenapa kau menangis hmm.. , ada sesuatu yang menganggu diri mu" kata raja.
Ratu membalik badan nya dan menghadap suami nya.
"ada apa?, kenapa kau bersedih, air mata mu ini berharga untuk ku, siapa yang membuat mu seperti ini hmm? " kata raja menenangkan ratu nya serta mencium kedua mata istri nya.
"mama mimpi buruk malam ini" kata ratu dan mencoba tenang.
"benar kah, apakah sangat buruk?, seperti nya kau lebih dekat dengan mama dari pada aku"
__ADS_1
"mama bermimpi tentang masa lalu nya, dia bermimpi bahwa monster itu telah bangkit" kata ratu.
"monster? "
"apa kau tidak tau suami ku,apakah mama tidak pernah bercerita tentang dia dan sahabat nya yang merebut kan istana ini, dan akhir nya mama mengurung sahabat nya itu, dan sekarang dia adalah monster yang sudah bangkit" kata ratu dengan nada memelas nya.
"dia tidak akan bangkit, jika dia bangkit aku akan menghadapi nya dan membunuh nya" kata raja Dam lalu memeluk istri nya dengan erat.
"aku takut monster itu mengincar kedua malaikat kecil kita suami ku" kata ratu dan malah menangis lagi.
"tidak ada yang boleh menyakiti kedua putri kita, siapa pun yang menyakiti keluarga ku, aku akan langsung menebas kepala nya" kata raja Dam.
"boleh aku berendam dengan mu untuk sore ini, jika kau tidak sibuk, aku ingin menenangkan tubuh dan pikiran ku"
"dengan senang hati aku akan melayani mu" kata raja dan langsung menggendong istri nya ke kamar mandi.
Malam hari pun tiba.
Malam yang dingin ini tiba tiba di penuh dengan angin kencang, suasana nya dingin dan mengeri kan.
__ADS_1
"aku akan segera membalas kan dendam ku Ratu, pembalasan akan tiba"
Oek Oek Oek
"sstthhh... sayang... putri bunda yang cantik cantik kok pada nangis sihh"
Malam ini tiba tiba Senja dan Padang sangat rewel.
"cuppp ada apa? " kata raja Dam mengambil Senja dari tempat tidur dan menenangkan nya, dan Padang di tenang kan oleh ratu.
Setelah beberapa saat menangis, akhir nya ratu dan raja pun berhasil memenangkan kedua putri nya.
Mereka bercanda dan tertawa bersama di malam yang dingin itu.
"malang sekali nasib mu Senja Padang, aku harap kau kalian bisa menerima permainan takdir ini dengan tulus hati"
"malam yang dingin ini, serasa hangat dengan reuni keluarga, namun, kehangatan reuni keluarga ini adalah yang terakhir untuk Senja dan Padang, Tuhan jaga lah mereka"
Seorang peramal yang tengah bertapa di bawah rembulan dan di temani dengan hembusan angin malam, membaca masa depan.
__ADS_1