The Blue Palace

The Blue Palace
Eps 09


__ADS_3

Tapi rasa sakit dan rasa bersalah akan terus menghantui pemenang pemimpin pilihan Tuhan.


Back to The Palace Blue


Pagi yang cerah, dan untuk pertama kali nya Senja dan Padang yang masih berumur enam bulan di ajak sarapan bersama dengan keluarga kerajaan pagi ini.


Mereka duduk di pangkuan sang ibu sebelah kanan dan kiri, ratu Angel menyuapi Senja dan Padang dengan sun secara bergantian.


Mereka terlihat tertawa dan tersenyum menikmati makanan mereka.


"Oh ya dimana mama?" tanya raja Dam yang sadar belum ada mama bersama mereka.


"aku tidak tau, apakah mama masih tidur? "


"tidak biasa nya mama bangun telat, biasa nya dia yang akan menegur kita karna tidak turun turun untuk sarapan" kata raja Dam.


"pelayan, tolong panggil kan mama atas perintah ku" kata Raja Dam dan pelayan itu hanya menuruti nya.


Di kamar Mama.


"mama... sang raja meminta anda untuk sarapan" kata pelayan itu dengan sopan di depan pintu kamar mama.


"aku tidak lapar, pergilah" jawab mama dari dalam kamar.

__ADS_1


pelayan itu pun kembali ke tempat makan.


"mama tidak ingin makan karna merasa tidak lapar tuan" kata pelayan itu.


"benar kah, ada apa dengan mama" kata raja Dam.


Selesai sarapan ratu Angel dan raja Dam membawa kedua putri nya ke kamar mereka.


"mereka tumbuh besar" kata raja Dam.


"mereka tetap seorang bayi di mata ku" kata ratu Angel sambil membenar kan slimut Senja dan Padang.


Siang hari pun tiba, namun mama belum juga keluar dari kamar, ratu Angel merasa khawatir kalau mama sakit dia pergi ke kamar mama untuk melihat nya.


"masuk lah menantu ku" jawab mama.


Ratu Angel membuka pintu dan duduk di samping mama yang duduk di pinggir kasur.


"kenapa mama berdiam diri di kamar, mama harus makan" kata ratu Angel.


"aku tidak lapar menantu ku" jawab mama tanpa menoleh ke arah menantu nya.


"apakah ada sesuatu yang menganggu mama? " tanya Ratu.

__ADS_1


"aku mimpi buruk malam ini" kata mama.


"cerita kan lah ma, mungkin itu akan meringankan kan beban hati mama" kata ratu.


"kau masih ingat dengan monster yang aku cerita kan pada mu ketika belum lama menikah dengan raja? " tanya mama.


"iya aku masih ingat mama" jawab ratu.


"aku bermimpi kalau monster itu telah bangkit, dia akan menghancur kan istana ini ratu" kata mama.


"kalau aku boleh tau mama, siapa sebenar nya monster yang kau maksud" kata ratu.


"dia adalah sahabat ku, dia ingin merebut istana ini untuk ke senangan nya sendiri" jawab sang mama.


"ratu... jika monster itu memang bangkit, kita akan berperang, namun tugas mu adalah melindungi Senja dan Padang" kata mama namun malah membuat ratu terdiam ketika nama kedua putri nya di sebut di kata peperangan.


Ratu berjalan kembali ke kamar nya.


"aku yakin incaran mu kali ini adalah kedua cucu ku, dan aku tidak akan membiar kan anak dan cucu ku kau habisi untuk kedua kali nya setelah kau membunuh suami ku, aku akan menghabisi mu sendiri sahabat ku" kata hati Mama.


Ratu Angel terdiam di samping tempat tidur nya, bagaimana jika monster itu memang ada dan mengincar kedua putri nya, tiba tiba air mata nya menetes dengan perlahan.


Jangan lupa mampir ke karya pertama ku ya guys

__ADS_1



__ADS_2