The Blue Palace

The Blue Palace
Eps 22


__ADS_3

Senja Padang dan Jiya bermain di perpustakaan istana yang luas dan besar, mereka bermain petak umpet dan kejar kejaran berlari sana sini, tak lupa membaca buku dongeng serta memainkan tokoh yang ada di dalam cerita dongeng, begitu lama mereka bermain hingga hari sudah mulai sore.


"Jiya semoga kita bertemu lagi besok"kata Senja sambil melambaikan tangan nya ke arah Jiya"tentu tuan putri saya begitu senang bisa menemani kedua putri bermain hari ini"ucap Jiya sambil membungkukkan badan memberi hormat.


Permainan hari ini membuat Senja dan Padang lelah, mereka mandi lalu merebahkan diri di ranjang mereka.


Tok Tok Tok


Seseorang mengetuk pintu


ceklek


"apakah nenek boleh masuk? "secara bersamaan Senja dan Padang bangun dari baring lalu menghampiri nenek nya"tentu saja nenek,ada apa? "mereka menggandeng kedua tangan nenek mereka kanan dan kiri secara bersamaan"sudah waktu nya makan malam, ayo kita makan bersama"

__ADS_1


"baiklah nenek ku yang cantik"mereka berjalan beriringan menuju meja makan,setelah makan malam berlalu seperti biasa malam ini nenek menceritakan dongeng sebelum tidur untuk Senja dan Padang.


"selamat malam anak anak ku"nenek mencium kedua kening cucu kesayangan nya itu, yang sudah tertidur nyenyak hanyut di alam mimpi,malam panjang telah berlalu tanpa di sadari, kini sinar matahari merambat perlahan lahan hingga membangunkan dua malaikat kecil di ranjang mereka,mereka keluar dari kamar dan pergi ke meja makan untuk sarapan.


"dimana nenek? "ucap Senja pada adik nya.


"aku tidak tau, tidak mungkin kan jika nenek telat bangun, ayo kita lihat ke kamarnya"mereka berjalan ke kamar nenek mereka dan membuka pintu dengan hati hati.., namun mereka tak mendapati nenek dikamar nya, Senja dan Padang menangis dan berlari mencari nenek mereka bersamaan ke seluruh istana, hingga mereka mendapati seseorang yang tak asing di meja makan ketika mereka kembali.


"bagaimana jika nenek menghilang.. hiks.. "ucap Padang"tidak,nenek kalian tidak hilang, apakah kalian lupa bahwa hari ini ia harus berdoa ke tanah suci di atas gunung, dan sekarang paman ingin menjemput kalian untuk tinggal bersama paman selama beberapa hari sampai nenek kalian pulang"


Mama datang ke tanah suci setiap tahun nya untuk berdoa, ia berdoa atas keselamatan kerajaan dan kedua cucu nya, ia selalu datang di tanah suci setiap tanggal dimana peperangan masa lalu yang menggugurkan menantu dan anak nya.


"ohh begitu ya, aku kira nenek benar benar hilang, baiklah paman kami akan bersiap siap dulu"

__ADS_1


"mereka memang secantik ibu mereka,aku merindukan pertengkaran hangat kita teman"ucap raja Can di dalam hati nya sambil mengusap satu air mata nya yang hampir menetes.


Mereka berjalan menuju istana raja Dan dengan mengenakan kereta kuda, mereka berbincang bincang layak nya paman dan keponakan nya hingga tak sadar jika perjalanan sudah selesai.




hai guys jangan lupa like vote dan komen yaa, ni author pengin tau komentar kalian tentang cerita ini, setidak nya kalau ada kesalahan penulisan atau typo tolong di ingat kan ya untuk kenyamanan pembaca.



happy reading😊🌈

__ADS_1


__ADS_2