
Kekuatan besar itu mengarah pada ratu Angel yang tengah memeluk kedua bayi nya, mata raja terbelalak saat istri nya sama sekali tak menyadari bahwa akan ada serangan ke arah nya,raja Dam segera berlari pada istri nya dan memeluk nya dari belakang.
"ayo kita lindungi anak kita"ucap ratu Angel dan langsung membuat raja menatap sedu istri nya, ia tersenyum lalu memeluk erat istri nya.
"biar kan aku yang merasakan rasa sakit paling dalam nya, aku mencintai mu"ucap raja berbisik di telinga ratu lalu membuat mereka menatap Senja dan Padang yang ada di depan mereka.
"jangan menjadi anak perempuan yang centil pada laki laki yaa, jangan seperti ibu mu,mudah sekali membuat ayah mu ini cemburu buta terhadap nya"
"jadi lah gadis gadis yang baik hati, jangan mengedepankan ego kalian,saling lah menyayangi,maaf kan kami karna belum bisa mendidik kalian sampai kalian dewasa"
__ADS_1
"ingat lah kalian tidak sendiri sayang, kalian memiliki orang orang yang menyayangi kalian"
"kami tidak akan mengucap kan selamat tinggal karna kita pasti bertemu lagi suatu saat nanti"
MBUMMMMM!!!!!!
Satu serangan dahsyat telah menggempakan seluruh istana"hahaha sungguh mengesankan..... "tiba tiba monster itu terdiam ketika asap mulai menghilang ia melihat sesuatu.
"tidak... aku tidak mungkin takut pada bayi kecil seperti mereka"kata nya menyakinkan diri nya lalu kembali membentuk sebuah bola besar bahkan lebih besar dari sebelum nya untuk menyerang sang putri.
__ADS_1
"hahaha rasakan ini, tidak ada lagi yang akan melindungi kalian, dasar bayi bayi tidak berguna!!!! "ia melempar bola besar penuh kekuatan itu ke arah Senja dan Padang, namun.... bola besar itu tiba tiba menghilang sebelum mengenai sang putri, itu pun membuat kedua putri tertawa sangat keras dan gemas seakan baru saja menyaksikan sebuah balon yang terbang ke arah mereka.
"apa apaan ini!!,apakah mereka memiliki sebuah jimat pelindung, tidak mungkin!! "ia mulai sangat ketakutan dan berkeringat, jantung nya berdecup kencang tiba tiba saja hujan turun namun tak begitu lebat, begitu imut nya ketika dua bayi mungil itu mengedip ngedip kan matanya karna air hujan,mereka begitu gembira senyuman dan tawa mereka membentuk sebuah bunga mawar yang begitu besar dan bersinar sangat terang seperti matahari.
"akhhhh sinar apa ini?!!! terang sekali!! "monster itu berusaha menutupi wajah nya karna sangat silau, namun selang beberapa detik, ia sepertj tersedot ke dalam kantup bunga mawar itu, ia berteriak..
"apa ini!!, tidakk aku tidak akan terkurung lagi!!! "
Tak lama kemudian bunga mawar itu pun menghilang bersama monster itu, begitu pun dengan monster monster berbeda rupa yang tengah berperang dengan para prajurit di luar istana,hujan pun mulai reda, matahari telah menerangi kerajaan mereka bersorak gembira karna mala petaka telah musnah.
__ADS_1
"sungguh sebuah keajaiban yang tak terduga, mereka telah kehilangan orang tua namun Tuhan masih menyelamat kan bayi itu"peramal itu tersenyum kearah langit yang kini telah di penuhi awan,gemericik air sungai yang bertabrakan dengan bebatuan menambah suasana hangat dan tenang di dalam betapa nya.