
"kegelapan, peperangan dan kehancuran sudah dekat, tuhan,lindungilah ke dua bayi yang tidak berdosa itu"seorang peramal yang tengah bertapa di sebuah gunung sembari menatap langit.
Selesai makan malam, raja Dam dan ratu Angel pamit pulang ke istana mereka.
"titip kan salam ku pada nenek"kata raja Can pada raja Dam sembari memeluk nya.
"tentu saja, jaga diri mu baik baik raja Can"balas raja Dam sambil menepuk punggung sahabat nya.
"Xiamen, bibi pulang dulu ya, jadi lah lelaki yang hebat dan dermawan"kata ratu Angel mencium kening pangeran Xiamen.
"terima kasih ratu Angel, titip kan salam ku pada nenek,Senja dan Padang"balas ratu Dine.
"kami pulang dulu raja Can dan ratu Dine"kata raja Dam dan ratu Angel.
"terima kasih atas kunjungan nya raja Dam dan ratu Angel"kata raja Can dan ratu Dine.
Raja Dam kembali ke istana bersama ratu Angel, sepanjang perjalanan hanya ada keheningan di antara mereka.
Hingga suatu ketika, ratu Angel mendengar suara bayi dari tengah hutan.
__ADS_1
Oek Oek Oek
"suami ku apa kau mendengar itu? "tanya ratu Angel.
"mendengar apa istri ku, aku tidak mendengar apapun kecuali langkah kuda"jawab raja Dam
Raja dan ratu memang sedang melakukan perjalanan mengguna kan kereta kuda.
"aku mendengar ada bayi menangis dari hutan"kata ratu Angel.
"benar kah, aku tidak mendengar apapun"jawab raja Dam.
"aku benar benar mendengar nya suami ku, suara bayi itu seperti bayi laki laki"jawab ratu Angel yang duduk di pangkuan suami nya.
"mungkin karna kau rindu dengan Senja dan Padang, jadi kau mendengar suara bayi"kata raja Dam sembari membelai rambut istri nya di pelukan nya.
"benar kah?, suami ku denyut jantung mu cepat sekali, apa kau sedang menahan sesuatu"kata ratu Angel yang tadi bersandar di dada suami nya,mengakat kepala nya karna mendengar denyut raja Dam seperti bertambah cepat.
"iya aku sedang menahan sesuatu"kata raja Dam sembari tersenyum menatap istri nya.
__ADS_1
"apa itu, apa kau ingin ke toilet? "tanya ratu Angel.
"tidak, aku sedang menahan gairah ku yang ingin sekali melahap bibir sexsi ini"kata raja Dam sambil memegangi bibir istri nya.
ratu Angel tertawa kecil melihat tingkah suami nya itu, padahal mereka sedang melakukan perjalanan dan ada pengendara kereta di depan yang sedang mengatur langkah dan arah berjalan.
"aku adalah istri mu, aku milik mu,kau berhak melakukan apapun"kata ratu Angel sambil meraba wajah suami nya.
"jadi? "kata raja Dam tersenyum menunggu jawaban.
"lakukan apa yang ingin kau lakukan, aku siap kapan pun kau memulai nya"kata ratu Angel sambil tersenyum.
Akhir nya ke dua pasangan istimewa itu membuat rasa hangat mereka sendiri di malam yang gelap dan dingin itu, mereka berharap perjalanan masih begitu panjang untuk mereka.
"yahh mereka bermesra an,ya tuhan jiwa ke sendirian ku meronta ronta"kata pengendara kereta yang sedikit mengintip apa yang di lakukan raja dan ratu nya di dalam tenda.
**Don't forget for comment like and vote
Thank you all**
__ADS_1