
Di larut malam yang sangat gelap ini, tanpa ada nya sinar bulan, bintang malam yang tak beraturan dan awan malam tak muncul, malam ini langit begitu sepi.
Di dalam sebuah ruangan luas di hiasi bunga bunga mawar putih dan merah serta lampu lampu kecil yang tersusun di setiap sudut ruangan, menghiasi malam sepi di kamar dua malaikat titipan Tuhan yang masih tertidur pulas.
Angin berhembus sangat kencang, siapapun yang tidur di malam ini pasti tak betah jika tidak mengenakan slimut, untung nya dua malaikat bayi itu telah di lengkapi slimut yang tebal namun tak terlalu besar yang cukup menghangat kan badan mereka.
whuss~whuss~whuss
"wajah nya cantik seperti bunga yang baru mekar, kulit nya seputih salju dan sehalus kain sutra, kekuatan nya tak tertandingi, aku tidak akan musnah hanya dengan bayi mungil tak berdaya ini"
whuss~whuss~whuss
Dua malaikat kecil itu menghilang dari tempat tidur nya, apakah ini mimpi?, maka aku harus bangun, putri ku aku datang.
"tidakkkkk!!!! "
__ADS_1
"Hai ada apa?, kenapa kau berteriak"
Kringat nya bercucuran, nafas nya ter engah engah, tubuh nya seakan bergetar, dia berlari ke sebuah ruangan.
Raja yang tengah memakai pakaian khas nya tiba tiba kaget karna teriakan sang ratu, ia merasa bingung dengan istri nya lalu mengikuti istri nya ke kamar kedua putri nya.
"ada apa istri ku"
"di dimana putri kita? "
"dimana mereka suami ku!!, siapa yang mengambil mereka!!, katakan!!!"
Raja membeku sesaat, mendapati kedua putri nya yang tidak ada di keranjang mereka dan hanya tertinggal dua mahkota kecil.
"pengawal!!!" panggil raja namun dengan suara tinggi dan tegas.
__ADS_1
"iya paduka, saya siap menerima perintah" pengawal itu pun memberi kan hormat kepada raja dan ratu nya.
"katakan siapa yang masuk ke dalam kamar ini kemarin malam!! "
"maaf paduka, ketika saya berjaga semalaman saya tidak melihat siapapun masuk ke dalam sini, bahkan saya juga sudah mondar mandir keluar masuk ruangan ini berulang kali" titah sang pengawal sembari menundukan kepala nya, ia tau kini raja nya tengah di memendam emosi.
"keluar!! " dengan perasaan takut sang pengawal itu pun langsung keluar dari ruangan Senja dan Padang.
"tenang kan dirimu istriku"
"dimana mereka, dimana Senja dan Padang, siapa yang mengambil mereka suamiku.. hiks" ratu terus saja menangis dan memukuo mukul dada suaminya.
"ayo kita cari mereka, mungkin mereka ada di kamar mama" ratu dan raja pun berjalan menyelusuri jalan di dalam istana untuk menemui mama di kamar nya, ratu tak henti henti nya terus menangis di pelukan suami nya kala mimpi nya tadi malam seakan benar benar terjadi, semoga mereka benar benar di dalam kamar mama, itu lah yang ratu batin kan sembari berjalan.
Mereka mengetuk pintu perlahan, dan di buka lah oleh sang mama, ratu berlari memeluk mama sambil meluap kan seluruh air mata nya, mama menatap putra nya yang tak lain adalah raja dengan tatapan bingung, mereka pun masuk ke dalam kamar mama.
__ADS_1
"ada apa ini raja ratu, kenapa pagi pagi sekali kalian sudah datang ke kamar ku"