
Semua prajurit rakyat dan raja Can pun sudah ada di perbatasan untuk menyambut ke datangan raja Dam dan ratu Angel.
Mereka berjalan ke arah raja Can dan membungkuk kan badan.
"mari masuk ke dalam kerajaan ku wahai sahabat ku"kata raja Can mempersilah kan raja Dam dan istri nya masuk ke dalam kerajaan nya.
Raja Dam dan ratu Angel masuk ke istana raja Can, mereka menyulusuri setiap lorong istana sampai di sebuah ruangan yang paling besar pintu nya, mereka masuk ke dalam ruangan itu.
Mereka melihat ratu Dine yang sedang menepuk nepuk seorang bayi di gendongan nya, dan pandangan nya pun menuju ke orang orang yang ada di pintu.
"hai Angel, hai raja Dam, selamat datang"kata ratu Dine.
Ratu Angel berjalan ke arah sahabat nya itu dan memeluk nya namun tak terlalu erat karna ratu Dine sedang menggendong seorang bayi.
"bagaimana kabar mu Angel? "tanya ratu Dine setelah mereka melepas pelukan.
__ADS_1
"kabar ku baik baik saja Dine, oww apakah ini ke ponakan ku? "tanya ratu Angel.
"iya, lalu dimana Senja dan Padang? "tanya ratu Dine balik.
"biasa lahh, mama ku tidak mengizin kan ku membawa kedua putri ku karna...hmm.. kau tau sendiri kan Dine"kata ratu Angel sembari tersenyum nakal.
"hahaha aku mengerti ratu Angel"jawab ratu Dine sambil tertawa.
"ohya siapa nama nya?"tanya ratu Angel.
"halo pangeran Xiamen, kau tampan sekali,bahkan ke tampanan mu melebihi ayah mu, hahaha"kata ratu Angel sambil melirik raja Can yang sedang berbincang bincang di kursi di dekat ranjang pangeran Xiamen.
Mendengar ledekan itu pun kedua raja itu langsung menoleh ke arah istri mereka.
"tentu saja Xiamen lebih tampan dari ku,lihat lah Senja dan Padang mereka sangat cantik bahkan melebihi ibu nya, benar kan sahabat ku raja Dam"kata raja Can tidak mau kalah dengan ledekan istri sahabat nya itu.
__ADS_1
"hahaha benar sekali"imbuh raja Dam sambil tertawa bersama raja Can.
"lihat lah mereka Dine, kedua suami kita kalau sudah saling berhadapan sudah seperti air yang di campuri debu,mereka memang sulit sekali di pisah kan, benar kan? "kata ratu Angel.
"iya kau benar ratu Angel, ngomong ngomong aku belum melihat wajah Senja dan Padang pasti mereka sangat cantik, kapan kapan setelah aku sembuh aku akan melihat kedua putri mu sahabat ku"kata ratu Dine sambil tersenyum.
"tentu saja, datang lah kapan pun, hmm.. akan lebih bagus jika persahabatan kita ini di lebih ikat kan lagi dengan sebuah pernikahan"kata ratu Angel.
"apa maksud mu ratu Angel? "tanya ratu Dine.
"jika seandai nya xiamen dan salah satu putri ku bersatu, bagaimana menurut mu? "kata ratu Angel sembari mengedip kan sebelah mata nya.
"itu akan menajub kan, tapi anak kita belum tentu saling mencintai suatu saat nanti"kata ratu Dine yang tadi nya tersenyum menjadi sedikit musam.
"kau benar, aku hanya berharap itu terjadi,iya kan"kata ratu Angel lagi dan ratu Dine hanya mengangguk kan kepala nya.
__ADS_1
Setelah beberapa saat berbincang bincang di kamar pangeran Xiamen, mereka pun mengada kan makan malan bersama.