The Blue Palace

The Blue Palace
Eps 13


__ADS_3

"ada apa ini raja ratu, kenapa pagi pagi sekali kalian sudah datang ke kamarku"


mereka duduk berhadapan, namun ratu Angel tetap menangis histeris di samping suami nya.


Belum sempat menjelaskan apa yang terjadi, ratu sudah melompat ke arah mama dengan air mata nya yang terus menetes deras.


"mama katakan dimana bayiku mama, dimana mereka, mereka di sini kan.. hiks.. "


"tenang lah ratu, tenang lah.. , raja ini sebenarnya ada apa, kenapa dengan istri mu"


"ba bayi kami tidak ada di kamar nya, kami ke sini untuk memastikan kalau mereka di sini"


"apa!, Senja dan Padang tidak ada di sini, bagaimana bisa mereka menghilang! "

__ADS_1


"mama dimana bayiku.. hiks.. temukan mereka.. hiks"


"tenanglah ratu, raja!! kenapa kau diam saja, cari kedua cucu ku di seluruh istana"


"baik mama"


Raja Dam memerintah seluruh prajurit untuk bergerak dan mencari ke beradaan Senja dan Padang, sementara ratu Angel terus menangis di pelukan mama menangis histeris, tak di sangka mimpi buruk yang ia alami semalam benar benar terjadi.


Di dalam alam lain, dua bayi kembar tengah menangis ke hausan mecari dimana ibu mereka.


Seketika ia menghentikan langkah nya, tangan nya terdiam di udara sembari memegang sebuah kapak besar, ingatan untuk membuat musuh nya menderita pun terlintas di benak nya.


"tunggu tunggu, aku tidak boleh gegabah, kalian akan mati nanti di depan orang orang tersayang kalian bayi kecil"

__ADS_1


Istana begitu kacau, rakyat yang mendengar hilang nya sang putri langsung ikut panik, awal nya berita hilang nya sang putri hanya akan di ketahui oleh Kerajaan namun cerita itu malah tersebar luas ke rakyat, begitu pun raja Can dan ratu Dine yang mendengar kabar ini juga begitu kaget, orang mana yang telah menculik kedua putri Mahkota, apakah mereka tak tau sedang berurusan dengan siapa, akhir nya raja Can dan ratu Angel beserta putra mereka mendatangi kerajaan The Palace Blue untuk melihat sahabat mereka.


"dimana putri ku Dine.. hiks.. dimana mereka" ratu Dine yang baru saja datang langsung memeluk sahabat nya itu dengan erat, air mata nya juga tak dapat di bendung ia segera ikut menangis bersama ratu Angel.


"mereka pasti akan segera ketemu Angel,bersabar lah.. "


Kedua sahabat itu berpelukan, sementara kini sang mama tengah menggendong pangeran Xiamen di depan kamar nya, mama tengah memikirkan sesuatu, ia berharap felingnya benar benar tidak terjadi.


"ini tidak mungkin terjadi, monster itu tidak ada, Tuhan lindungi lah anak dan cucu ku" mata nya sudah di penuhi dengan air mata yang siap untuk keluar,mama semakin merasakan sesuatu yang tidak mengenakan akan terjadi.


"apa yang kalian temukan?! "


"maaf paduka, saya tidak menemukan apapun, kami juga sudah mencari ke seluruh sudut istana dan setiap sudut desa namun kami tidak menemukan apapun"

__ADS_1


"tetap cari kedua putri ku!!, kalau perlu cari mereka ke dalam hutan belantara paling dalam!! " raja di penuhi dengan emosi, kedua putri nya belum juga di temukan, ia pun menghampiri istri nya yang ada di dalam kamar mama.


Namun sebelum sampai di kamar mama, seseorang tengah sedikit berlari ke arah raja Dam dari belakang, siapa kah itu...


__ADS_2