The Blue Palace

The Blue Palace
Eps 20


__ADS_3

(10 Tahun kemudian)


"nenek nenek!! "teriak Senja dan Padang bersamaan sambil berlari ke pelukan sang nenek.


"ada apa cucu ku, apakah bunga yang kalian tanam bulan lalu sudah tumbuh? "


"bukan itu nenek"kata Padang antusias dan begitu bersemangat seperti kakak nya Senja"nenek besok adalah ulang tahun pangeran Xiamen kan nenek"ucap Senja bersemangat.


"dan kami sudah mendapat undangan dari paman dan bibi"


"benarkah?,kalau begitu kita bisa berangkat besok"


"yey terima kasih nenek"jawab mereka bersamaan sambil memeluk nenek terbayang nya itu"Senja ayo kita siapkan gaun kita untuk besok"


"baiklah ayo kita pilih sendiri"mereka berlari ke kamar mereka tanpa melepas kan gandengan tangan pada kedua tangan gadis itu.


"lihat lah anak mu Dan Angel mereka sudah mulai tumbuh menjadi seorang gadis"kata hati sang mama sambil tersenyum dengan tingkah kedua cucu nya tadi.


"Senja harus kah kita mengenakan gaun yang paman Can hadiah kan tahun lalu untuk kita, kita kan belum memakai nya kan"

__ADS_1


"iya benar, pakai yang itu saja, aku juga suka warna nya"


"baiklah sepakat besok pakai yang paman Can hadiahkan"


Ke asokan hari nya.


"nenek ayo cepat nanti keburu pesta nya segera dimulai"ucap Senja dan Padang bersamaan dengan semangat ketika mereka akan menaiki kereta kuda.


"baiklah baiklah tunggu sebentar nak"mereka menaiki kereta kuda dan pergi menuju istana raja Can, pesta nya di mulai malam ini, dan sekarang hari sudah mulai gelap, tak lama kemudian mereka pun sampai di istana.


Banyak sekali tamu undangan yang datang, Senja dan Padang sedikit berlari ke arah pintu masuk, di depan pintu istana sudah di sambut oleh raja Can dan pangeran Xiamen.


"hai pangeran Xiamen, lama tak berjumpa denganmu"ucap Senja dan Padang bersamaan.


"hai hai apakah kalian tidak rindu pada paman? "


"hehehe kami juga merindukan paman, hai paman Can "mereka berjalan ke arah ratu Dine yang tengah memangku putra kedua nya yang masih berumur empat bulan.


"mama,Senja Padang"

__ADS_1


"hai bibi Dine, hai adik Xenon"ucap Senja dan Padang bersamaan,mereka berbincang bincang sambil menikmati pesta dan jamuan yang istana sediakan.


"mama maukah kau berdansa dengan ku"ucap raja Can dan langsung di sauti oleh sang mama"tentu saja raja"


"putri Senja maukah kau berdansa juga denganku"ucap pangeran Xiamen"tentu saja pangeran"


"lihat lah mereka bibi,mereka asik berdansa dan sekarang hanya tinggal aku bibi dan pangeran Xenon"ucap Padang dengan nada lesu"pangeran Xenon cepatlah tumbuh dewasa dan temani aku berdansa oke"


"tentu saja putri Padang yang cantik dan baik hati"ratu Dine berusaha membuat obrolan mereka lebih senang untuk menghibur putri Padang.


Pesta berlangsung begitu meriah,hari sudah larut para tamu di pulang kan"lihatlah Senja dan Padang serta kedua putra mu, mereka tertidur bersama di pelukan Dine "


"aku akan membawa Senja dan Padang pulang, kau beristirahat lah"


"apakah mama tidak akan menginap di istanaku? "


"tidak, kalau aku disini bagaimana dengan istana ku"


"baiklanh aku sebagai anak hanya bisa menurut kepadamu"

__ADS_1


"aku pamit raja, selamat malam"ucap mama dan di angguki oleh raja Can.


__ADS_2