The Cold CEO & Beloved Girl

The Cold CEO & Beloved Girl
Bab 14


__ADS_3

Keesokkan harinya


Aileen sudah bersiap-siap untuk berangkat ke Perusahaan Johnson Corp, untuk menjadi sekretaris nya Vano.


" Selamat pagi, Bunda! " ucap Aileen


" Selamat pagi juga, Sayang! " ucap Victoria


" Aileen, berangkat kerja dulu ya Bunda! Soalnya sudah mau terlambat! " ucap Aileen


" Ehh.. tunggu sebentar! " ucap Victoria


" Baju apa yang kamu pakai itu? " tanya Victoria sambil Memperhatikan pakaian Aileen.


" Baju buat kerja lah Bunda! " jawab Aileen


" Astaga, Anak ini! Cepat kamu ganti pakaian kamu! " ucap Victoria


" Ehh, kenapa Bunda? Kan biasanya Aileen pake baju ini juga kok buat pergi kerja! " tanya Aileen


" Itu dulu, sayang! Sekarang kamu itu jadi seorang Sekretaris di Perusahaan yang besar! " Jawab Victoria


"Kamu gak malu apa pakai pakaian kaya gitu?


Tanya Victoria


" Tapi Bunda Aileen hanya punya baju yang bagus ini saja, yang kemarin masih basah karena baju Aileen cuci tadi! " Jawab Aileen


" Ya sudah! Ikut Bunda! " ucap Victoria


" Kemana Bunda? " tanya Aileen


" Ikut saja! " jawab Victoria


Di kamar Victoria,


Dia sedang membongkar isi lemarinya.


" Nah, Ini pake! " ucap Victoria sambil memberikan baju dan rok.


" Cepat kamu ganti dengan itu! " ucap Victoria


" Tapi -- " Ucap Aileen terpotong


" Gak ada tapi - tapian! Cepat kamu ganti sana! " Ucap Victoria sambil mendorong Aileen agar mengganti pakaian nya.


Beberapa saat kemudian


" Nah begitukan cantik, sayang! Lebih cocok dari pada yang tadi.. " ucap Victoria

__ADS_1


" Tapi, ini milik siapa Bunda? " tanya Aileen


" Ini punya Bunda..! Tapi sudah lama Bunda tidak memakainya lagi,, karena sudah tidak muat lagi..! Jadi akan Bunda kasih ke kamu saja! " Jawab Victoria


" Wahh! Beneran Bunda? " tanya Aileen antusias


" Iya, Sayang! " jawab Victoria


" Terimakasih banyak, Bunda! " ucap Aileen


" Sama-sama, Sayang!! " ucap Victoria


Tiba tiba, ada sebuah telpon..


" Ah! Ada telpon, Sebentar dulu ya Bunda! " ucap Aileen


" Iya! sayang! " ucap Victoria


" Hallo! Ini siapa ya? " tanya Aileen


" Hallo! Ini gue Revano! " jawab sang penelpon, yang ternyata Vano.


" Ada apa ya? Kok kamu bisa dapat nomor a--" tanya Aileen terpotong.


" Kamu ada dimana? Gue udah nunggu lohh diluar bersama Luis! " Tanya Vano.


" Ehhh!! kamu disini? Aku masih ada di dalam panti, sebentar lagi aku akan keluar! " tanya Aileen


" Baiklah!! " ucao Aileen.


" Siapa sayang? " tanya Victoria


" Dari Vano Bunda! Ohh iya, Aileen harus berangkat Bunda sudah ditunggu Sama Vano diluar! " ucap Aileen


" Ohh Ya udah, cepat sana kamu pergi!


Gak baik ditungguin, apalagi sama Boss sendiri! " ucap Victoria


" Baiklah, Aileen berangkat dulu Bunda!! "


Ucap Aileen sambil mencium tangan Bunda nya


" Iya, hati hati ya Sayang! " ucap Victoria


" Iya, Bunda!! " ucap Aileen


Diluar, Aileen melihat adanya Mobil Vano.


'Wahh! Mereka beneran nunggu? 'ucap Aileen dalam hati

__ADS_1


Kemudian Aileen mendekati mobil tersebut.


Tiba-tiba, pintu mobil terbuka


" Masuk!! " ucap Vano


" Ehh! Iya! " ucap Aileen memasuki mobil


" Maaf ya, tadi ada sedikit masalah! " ucap Aileen


" Gue gak apa-apa kok, adek ipar! Tapi ada yang dari tadi nungguin, sampai manyun kaya gitu! " ucap Luis sambil menunjuk Vano.


" Sialan loh! " ucap Vano


" Vano! Kamu marah sama aku, ya? " ucap Aileen sambil menatap Vano.


" Ehhh! Enggak kok! Siapa yang bilang gue marah sama loh..? " tanya Vano sambil menatap Aileen.


" Tapi kenapa kamu kaya gitu, pasti gara gara aku kelamaan ya? Padahal kan aku gak apa-apa, kalo gak di jemput! Aku bisa berangkat sendiri aja.. ! " ucap Aileen sambil menunduk.


" Ehhhh! G - Gue gak marah kok, tadi hanya gak enak badan aja! Jadinya kaya gini! Bukannya gue marah sama lohh " ucap Vano.


" Bohong! Vano itu nungguin adek ipar dari tadi sampai manyun kaya gitu! " ucap Luis dalam hati


Tapi Aileen masih diam dan menundukkan kepala nya.


" Aileen! Tatap gue" ucap Vano


Tidak ada jawaban dari Aileen.


" Please! Jangan diemin gue, gue gak suka liatnya! " ucap Vano sambil memegang kedua pipi Aileen.


" Beneran kamu gak marah sama aku? " tanya Aileen sambil menatap Vano.


" Iya! Gue gak akan bisa! " ucap Vano


" Ehh! Kenapa? " tanya Aileen


" Gue gak tahan loh diemin gue! Please, jangan pernah diemin gue lagi! " ucap Vano


" Iya! " ucap Aileen


" Apa? " tanya Vano


" Gak akan diemin kamu lagi! " jawab Aileen


tiba tiba,


" Ehhhh! " ucap Aileen kaget

__ADS_1


" Thanks! " ucap Vano sambil memeluk Aileen.


" Dasar Vano! Main peluk anak orang aja! " ucap Luis dalam hati


__ADS_2