The Cold CEO & Beloved Girl

The Cold CEO & Beloved Girl
Bab 7


__ADS_3

Setelah acara bisik – bisikkan antara Vano dan Luis selesai.


" Ekhem! Oke! Gue akan maafin loh! "


" Benarkah Tuan?? " ucap Aileen sambil menatap Vano dengan tersenyum.


" Astaga, Manis banget! " ucap Vano tanpa sadar.


" Ehhh? "


" Ekhem! " dehem Luis


" Ekhem! Maaf! Jadi gue akan maafin loh, kalo loh mau jadi sekretaris gue! "


" Apa? Sekretaris? "


" Iya! Kakak ipar akan jadi Sekretaris Vano di Johnson Corp! "


" Tapi kenapa saya? Saya hanya seorang anak yatim dan saya juga gak ada pengalaman jadi Sekretaris bahkan saya aja gak pernah lulus sekolah! "


" Hemm! Itu karena memang syarat nya!


Dan loh juga kan udah bilang, bakal mau ngelakuin apa aja kalo gue maafin loh! "


" Tapikan! Tuan saya... "


" Tidak ada tapi – tapian! Dan juga mulai dari sekarang lohh berhenti manggil gue dengan sebutan Tuan lagi! Gue belum setua itu! Cukup panggil gue Vano aja! "


" Gue juga kakak ipar! Panggil Luis aja! "


" Tapi Tuan... "


" Gak ada alasan lagi! Kalau loh gak mau! Lohh harus bayar ganti rugi baju gue yang tadi udah loh kotorin! Dan gue bisa jamin loh gak bakalan bisa mampu membayar nya!


Bagaimana? "


" { Kalau gue tolak, harus ganti rugi, Tapi gue gak punya uang dan juga gue udah gak ada pekerjaan lagi, tapi kalau gue terima gue ada pekerjaan dan dapat uang, dan bisa sekalian membiayai anak – anak, Gue gak ada pilihan lagi, semua demi anak – anak } ucap Aileen dalam hati.


" Hah! Baiklah Tuan! Saya akan terima persyaratan dari Tuan! "


" Yess! Akhirnya! " ucap Luis


" Tapi Tuan saya tidak ada pengalaman menjadi Sekretaris! "


" Tenang saja! Ada Luis yang akan membantu loh! Dia dulu Sekretaris gue! "


" Iya kakak ipar, tenang saja gue akan membantu kakak ipar sampai bisa!

__ADS_1


Tapi dengan syarat! Kakak ipar harus memasak makanan yang enak buat kami! Gimana kakak ipar? "


" Hah? " ucap Vano dengan heran.


" Masak? " ucap Aileen dengan heran.


" Iya! Kakak ipar bisa masak kan? "


" Bisa sih! Tapi kenapa masak? "


" Hehehe! Karena gue lapar, dari tadi belum makan! Dan juga ini merupakan persyaratan untuk kakak ipar agar diterima jadi.. "


" Ssstttt.. diam loh! " ucap Vano sambil menutup mulut Luis.


" Diterima jadi apa? "


" Ehhh! Itu... "


" Ya diterima jadi Sekretaris gue lah! Karena gue orangnya suka makanan rumah! "


" Ohhh! Gitu! "


" Dan mulai dari sekarang loh harus berhenti manggil gue dengan sebutan Tuan "


" Tapi Tuan... "


" Ekhemmm... "


" Bagus! "


" Kakak ipar gue juga! "


" Emm! Lu – Luis! "


" Yess! Akhirnya! "


" Tapi kenapa anda dari tadi manggil saya Kakak ipar! " tanya Aileen kepada Luis!


" Ehh! Itu! Ya suka – suka saya lah!


Memangnya kenapa, ada masalah? "


" Tapi kan saya bukan siapa – siapa kakak anda! "


" Mau jadi siapa – siapa gue juga gak apa – apa! Gue gak ada masalah kok! "


" Ehh! " { muka merah }

__ADS_1


" Hahahahha! Sudahlah Vano ! Coba loh liat muka kakak ipar jadi merah begitu! "


" Ehh! Gak ada kok! "


" Hahahahah! "


{ Imut banget}


" Ekhem! Ya sudah kalau begitu!


Luis kita kembali ke perusahaan! " ucap Vano


" Ehhh! Perusahaan! "


" Iya! Memangnya Kenapa? Kan mulai sekarang lohh jadi Sekretaris Gue! "


" Bukan begitu!! Tapi baju saya! Bagaimana? "


" { Astaga gue lupa kalau bajunya basah! } "


" Ohh! Masalah itu! Gampang! Luis! Jalan! "


" Oke Boss! "


" Emm! Tuan! "


" { Astaga gue lupa } "


" Va – Vano! "


" Apa? "


" { tuh kan benar } "


" Emm! Itu.. Maafkan saya! "


" Kenapa? "


"Karena gara – gara saya mobil kamu jadi basah! "


" Gak apa – apa kakak ipar! Vano itu punya banyak mobil! Bahkan lebih bagus dari pada ini!Biasanya dia bawa yang Lamborghini! Kaya nya gara – gara dia tau akan membawa kakak ipar! Makanya dia memakai mobil ini


Soalnya hanya mobil ini saja yang bisa membawa orang lebih! Dan kaya nya sebentar lagi dia akan membeli mobil yang lebih mewah dan bagus lagi deh biar bisa membawa kakak ipar! "


" Hahahahaha! "


" Luis! " ucap Vano dengan Muka merah

__ADS_1


" { ternyata mereka lucu juga orangnya } "


ucap Aileen.


__ADS_2