The Cold CEO & Beloved Girl

The Cold CEO & Beloved Girl
Bab 37


__ADS_3

Setelah Aileen mandi dan mengganti pakaian nya, mereka berdua segera turun untuk berkumpul bersama yang lainnya, dan ternyata mereka semua sudah berkumpul di ruang keluarga,


" Selamat sore, semuanya.. " sapa Aileen, sedangkan Vano sibuk memainkan Hpnya dan sebelah tangannya lagi memegang tangan Aileen,


Lalu semua orang menatap ke arah Aileen dan Vano,


" Selamat sore, Sayang.. " ucap Chaterine, sedangkan Victor hanya menganggukkan kepalanya,


" Selamat sore, adik ipar.. " ucap Luis,


" Selamat sore juga, putri Daddy.. " ucap David,


' Akhirnya, aku mengatakan hal ini juga.. ' batin David bersemangat,


Lalu bagaimana dengan Clara?


Setelah melihat Aileen turun bersama Vano, Clara terus menatap Aileen dalam diam, lalu dengan gerakan cepat dia langsung mendekati Aileen, dan melepaskan tangan Vano dan Aileen,


" Wahhh,, putri Mommy sangat cantik.. sudah Mommy duga pakaian ini sangat cocok untuk kamu.. " ucap Aileen sambil memutar badan Aileen,


" Mommy, hentikan.. " ucap Vano melihat perlakuan sang Mommy terhadap sang kekasih,


" Apa? " ucap Clara langsung menatap tajam ke arah Vano,

__ADS_1


" Hehehehe,, gak ada apa - apa kok.. " ucap Vano sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal,


' Inginnya sih protes.. tapi karena ada Aileen disini, aku gak mau di cap sebagai anak yang durhaka dihadapan nya.. ' batin Vano,


" Jadi, pakaian ini Mommy yang pilihkan buat Aileen? " tanya Aileen,


Clara dengan cepat langsung menatap Aileen lagi, " Benar sayang.. kamu suka kan dengan pakaian pilihan Mommy.. " ucap Clara dengan matanya yang penuh harap,


Aileen tersenyum, " Iya, Aileen sangat suka.. apalagi motif taddy bear nya, Aileen sangat suka sekali, Mommy.. " ucap Aileen,


Mata Clara kemudian berubah menjadi bersinar seperti ada banyak bintang dimatanya, " Ahhh, Mommy senang deh mendengar nya.. " ucap Clara sambil memeluk Aileen dengan erat,


Setelah itu Clara melepaskan pelukan nya,


Yang ditatap pun langsung mengalihkan pandangan nya,


Aileen bingung dengan perkataan Clara,


" Dua orang? Siapa Mommy? " tanya Aileen,


" Mereka itu Va-.. " ucap Clara kemudian dipotong oleh Vano,


" Ekhem.. Sayang.. kita duduk aja yuk disana.." ucap Vano sambil memegang tangan Aileen,

__ADS_1


Namun, dengan gerakan cepat nya Clara langsung memisahkan tangan Vano dari tangan Aileen lagi, dan mengganti nya dengan tangannya sendiri,


" Aileen ikut Mommy aja, yuk.. " ucap Clara sambil membawa pergi Aileen,


" Baik, Mommy.. " ucap Aileen senang,


Vano hanya menatap kepergian Aileen yang dibawa oleh Mommy nya dengan tatapan sendu nya, dan dengan malasnya Vano mengikuti mereka berdua dari belakang, lalu mereka segera duduk,


Luis lalu menepuk pundak Vano, " Sabar Van.. ini ujian.. hahahaha.. " tawa Luis mengejek,


Vano menatap Luis dengan malas, " Jangan memulai perkelahian, kalau gak ada Aileen disini loh dah habis ditangan gue.. " ucap Vano dengan tatapan tajam miliknya..


Luis merinding sesaat, " Oke - oke, gue nyerah.. " ucap Luis sambil mengangkat kedua tangan nya,


' Bahaya nih,, seperti nya lain kali gue harus menjaga mulut gue.. kalau enggak gue duluan yang mati sebelum pertarungan nanti..' batin Luis,


" Hmm, Mommy.. " ucap Aileen,


" Ada apa, Sayang? " tanya Clara,


" Kamar yang tadi Aileen tempati itu milik siapa? Kok warnanya pink semua ya? " tanya Aileen,


Clara tersenyum mendengar pertanyaan Aileen, " Itu kamar milik kamu, Sayang.. " ucap Clara,

__ADS_1


Aileen lalu membulat kan matanya, " milik Aileen? " tanya Aileen,..


__ADS_2