
Melihat tingkah antara Vano dan Clara membuat Aileen tertawa lepas,
" Hahahaha.. kalian lucu banget sih.." ucap Aileen sambil tertawa,
Melihat hal tersebut membuat semua orang yang berada di situ menatap Aileen dan tersenyum,
' Akhirnya Aileen bisa tersenyum dan tertawa lepas seperti itu! ' batin semua orang,
" Akhirnya Daddy bisa melihat senyum dan tawa kamu lagi, Sayang! " ucap David sambil menatap Aileen,
" Iya Mommy juga kangen sama senyum dan tawa kamu, Sayang! " ucap Clara juga,
Mendengar perkataan dari David dan Clara membuat Aileen berhenti tertawa dan kemudian menatap David dan Clara dengan kepalanya yang miring ke kanan yang mengartikan dia sedang bingung,
Kemudian ada sepasang tangan yang memegang pipi Aileen dengan lembut,
" Aileen, Mommy mohon sama kamu, mulai hari ini dan seterusnya yang ada di wajah kamu hanya ada senyum dan tawa kamu saja,"
" Mommy.. " ucap Aileen sambil menatap Clara,
" Mommy tidak akan meminta hal lain, Mommy hanya meminta senyum ini dan tawa kamu yang ada di wajah kamu, dan tidak akan ada lagi tangisan lagi.. "
" Kamu berjanji kan Sayang? " tanya Clara sambil menatap Aileen,
Aileen menatap Clara Sebentar, kemudian dia mengangguk kan kepalanya,
" Hmm, Aileen berjanji Mommy! " ucap Aileen sambil tersenyum pada Clara,
Mendengar hal itu dari Aileen membuat Clara sangat senang dan langsung memeluk Aileen,
" Wah, akhirnya Mommy punya teman juga dirumah.. " ucap Clara, lalu Clara memeluk Aileen tambah erat hingga membuat Aileen sulit untuk bernapas,
__ADS_1
" M - Mommy.. " ucap Aileen,
" Iya sayang, ada apa? " tanya Clara pada Aileen
" A - Aileen gak bisa n - napas.. " ucap Aileen terbata bata,
Mendengar hal tersebut membuat Clara langsung melepaskan pelukan nya pada Aileen,
Setelah terlepas dari pelukan Clara, Aileen langsung memegang dadanya dan mengambil napas,
' Hah, akhirnya bisa lepas juga! ' batin Aileen,
Melihat hal itu membuat Clara menjadi khawatir dengan kondisi Aileen,
" Kamu gak apa - apa kan, Sayang? Maafin Mommy ya.. " ucap Clara dengan khawatir,
" Mommy gak usah khawatir, aku baik baik aja kok! " ucap Aileen sambil tersenyum menatap Clara,
" Apa maksud kamu, Luis? " tanya Clara sambil membalikkan badannya dan menatap Luis dengan bingung,
" Yah, setelah perlakuan Mommy tadi.. pasti membuat Aileen takut sama Mommy.. " balas Luis pada Clara,
Mendengar hal tersebut dari Luis, membuat Clara menjadi geram dan langsung menjewer telinga Luis,
" Kamu bilang apa tadi, Luis? " ucap Clara sambil menjewer telinga Luis,
" A - Aduh.. sakit Mommy.. " keluh Luis pada Clara
" L - Luis tadi hanya bercanda doang kok, hehehehe, jadi lepas kan ya Mommy.." ucap Luis sambil tertawa dan memegang tangan Clara,
Sementara itu di sisi lain,
__ADS_1
" Kamu gak apa - apa kan, Sayang? " tanya Vano pada Aileen sambil mengelus rambut Aileen dengan lembut,
" Hmm, aku gak apa - apa kok " balas Aileen sambil tersenyum menatap Vano,
" Mommy memang seperti itu, walaupun sebenarnya dia mempunyai banyak teman sosialita diluaran sana, tapi setelah Mommy pulang ke rumah pasti dia merasa kesepian, walaupun ada kami dan para pekerja di sini.. "
" Makanya itu Mommy meminta aku dan Luis segera mencari pasangan agar bisa kami bawa ke rumah dan menemani Mommy disini. " ucap Vano pada Aileen sambil menatap ke arah Clara yang sedang menjewer telinga Luis,
" Hmm, pantas aja Mommy seperti itu.. " ucap Aileen sambil menatap ke arah Clara juga,
Setelah itu, kemudian Aileen mulai bertanya sesuatu pada Clara,
" Oh iya, Mommy.. " ucap Aileen pada Clara,
" Hmm, ada apa Sayang? " tanya Clara sambil melepaskan tangannya dari telinga Luis dan langsung menghadap ke arah Aileen dengan sangat bersemangat,
" Aileen mau tanya, boleh? " tanya Aileen,
" Boleh kok, Sayang! " balas Clara
" Sebenarnya Aileen ingin bertanya, seperti apa Aileen dulu waktu kecil.. "
" Karena Aileen tidak mengingat sebagian kejadian sebelum umur Aileen lima tahun kayanya.. "
" Apakah Mommy ingat? " tanya Aileen,
" Sebelum kamu umur 5 tahun ya.. " ucap Clara sambil memikirkan pertanyaan dari Aileen,
" Iya, Mommy.. " ucap Aileen,
" Sebentar, Mommy ingat dulu ya.. " ucap Clara..
__ADS_1
Kemudian Clara mulai memegang dagunya dan mulai mencari kejadian yang di maksud oleh Aileen,