
Setelah makanan penutup habis, dan waktu menunjukkan pukul 9 malam, Aileen segera berdiri dari tempat duduknya,
" Kamu mau kemana sayang? " tanya Vano yang melihat Aileen berdiri,
" Aku mau mengambil barangku, dan pulang ke panti asuhan, ini sudah malam, pasti Bunda sedang mencari ku.. " balas Aileen,
" Eh, kamu udah mau pulang sayang? padahal Mommy masih kangen sama kamu.. " ucap Clara sambil menatap Aileen,
" Maafin Aileen Mommy, sebenarnya Aileen juga masih ingin disini, tapi ini sudah malam, pasti Bunda Violetta sedang mencari ku.. " ucap Aileen,
" Ya udah deh kalau gitu.. "
" Tapi kamu harus sering datang kesini ya, nanti Mommy suruh Vano untuk menjemput kamu ya.. " ucap Clara,
" Tenang aja Mommy, nanti Aileen akan sering datang ke sini kok.. " ucap Aileen,
Lalu Clara mendekati Aileen dan memeluknya,
" Mommy akan kangen sama kamu sayang! " ucap Clara,
" Aileen juga Mommy.. " ucap Aileen sambil membalas pelukan Clara,
" Sayang sudah lah, biarkan Aileen pulang, besokkan kalian masih bisa bertemu lagi, " ucap David sambil menarik ujung baju Clara,
" Daddy gak ngerti apa yang Mommy rasain.. " ucap Clara, David lalu menghela nafas nya,
Pada saat Aileen dan Clara sedang berpelukan, Victor datang mendekati mereka setelah tadi dia menelpon seseorang,
" Kalian tidak harus seperti itu.. karena Aileen tidak akan pulang, dia akan tinggal disini.. " ucap Victor, yang langsung membuat semua orang menatap ke arah nya,
" Benaran, Pah? " tanya Clara memastikan ucapan Victor sambil melepaskan pelukan nya,
" Iya, tadi Papa sudah menelepon Violetta dan mengatakan kalau Aileen akan tinggal bersama dengan kita disini.. " balas Victor,
__ADS_1
Lalu Clara menatap Aileen lagi dan langsung memeluk tubuh nya dengan erat,
" Yeay, akhirnya Mommy punya seorang Putri juga.. " ucap Clara,
Aileen hanya bisa tersenyum dan membalas pelukan Clara, lalu mata Aileen dan Vano saling bertemu dan kemudian mereka sama - sama tersenyum,
' Akhirnya Aileen tinggal bersama dengan gue, jadi tiap hari gue bisa memeluknya.. ' batin Vano,
Melihat Vano dan Aileen saling menatap dan tersenyum membuat Luis ingin menggoda mereka,
" Cie.. ada yang senang banget nih, karena tiap hari ketemu.. " goda Luis tanpa menatap Vano
" Siapa yang kamu maksud, Luis? " tanya David,
" Daddy tau sendirilah siapa orangnya.. " ucap Luis sambil menunjuk dengan menggunakan matanya,
David yang mengetahui siapa yang dibicarakan oleh Luis hanya menganggukkan kepalanya saja,
Sedangkan Vano menatap tajam ke arah Luis, dan langsung membuat Luis mengangkat kedua tangannya,
Setelah itu, mereka kembali duduk di tempat masing - masing kembali menikmati keindahan malam,
" Aku sangat senang, akhirnya kamu bisa tinggal bersama dengan ku di rumah ini.. " bisik Vano ditelinga Aileen,
" Aku juga senang dan sekaligus gak menyangka kalau Keluarga kita ternyata sudah saling mengenal sejak lama.. " ucap Aileen pelan,
" Iya aku juga gak menyangka sekali.. " ucap Vano sambil memeluk tubuh Aileen, yang membuat sang empunya gelisah,
" Vano jangan seperti ini, disini banyak orang tau.. " bisik Aileen,
" Hmm, kalau gak ada orang, berarti aku bisa sepuasnya dong memeluk kamu kan.. " bisik Vano juga sambil mempererat pelukannya,
" Ihh, gak gitu juga tau.. " ucap Aileen dengan wajahnya yang sudah mulai merah,
__ADS_1
" Hey.. aku baru memeluk kamu loh, belum ku apa - apain.. kenapa wajah kamu sudah semerah itu.. " ucap Vano,
" Ihhh, Vano.. jangan gitu.. " ucap Aileen sambil menutup kedua matanya,
" Hahahaha, kamu lucu banget sih, Sayang.. " ucap Vano sambil mengecup pipi Aileen,
Cup..
" Ahhh, Vano.. " bisik Aileen,
" Woi.. kalau mau mesra - mesraan jangan disini dong.. didalam sana bila perlu didalam kamar sekalian.. " ucap Luis yang risih melihat Aileen dan Vano,
" Hmm, ide bagus tuh... gimana sayang kita lanjut didalam? " tanya Vano pada Aileen,
Aileen membalas menatap Vano dengan tatapan tajam miliknya, " Vano.. "
" Hehehehe,.. bercanda sayang.. " ucap Vano,
" Cih.. dasar bucin.. " ucap Luis,
" Bilang aja loh iri.. " balas Vano,
" Vano.. udah deh.. jangan seperti itu sama kak Luis.. " ucap Aileen,
" Iya... Iya.. aku berhenti.. " ucap Vano,
Lalu Vano tetap melanjutkan memeluk Aileen dengan erat tanpa memperdulikan mereka yang sedang menatap kearah dirinya dan Aileen, dan
Cup..
Vano mengecup pipi Aileen lagi, dan membisikkan sesuatu padanya,
" I Love You, Honey.. " bisik Vano ditelinga Aileen,
__ADS_1
Aileen tersenyum sekilas, " I Love You too.. " balas Aileen,