The Cold CEO & Beloved Girl

The Cold CEO & Beloved Girl
Bab 32


__ADS_3

Mendengar perkataan dari Aileen membuat Clara langsung memegang dagunya dan mulai mengingat kejadian yang di maksud oleh Aileen,


Setelah beberapa menit kemudian, akhirnya Clara mulai mengingat beberapa kejadian yang di maksud oleh Aileen,


" Ah, Mommy ingat sesuatu.. " ucap Clara sambil menatap Aileen,


" Benarkah, apa itu Mommy? " tanya Aileen,


" Iya, tapi sebelum itu.. "


" Kamu tunggu disini sebentar ya, Mommy mau ambil sesuatu dulu.. " ucap Clara sambil berjalan menuju kamarnya,


" Hmm, sebenarnya apa yang dilakukan Mommy? " tanya Aileen sambil menatap Vano,


Vano hanya mengangkat bahu nya " Entahlah, tapi kita tunggu saja disini.. " ucap Vano,


Beberapa saat kemudian, akhirnya Clara datang dan membawa sesuatu di tangannya, dan itu seperti sebuah buku album,


Kemudian Clara kembali duduk di sebelah Aileen lagi,


" Nah, ini dia yang ingin Mommy tunjukkan pada kamu sayang.. " ucap Clara pada Aileen,


" Itu seperti album foto, Mommy! " ucap Aileen sambil menatap barang yang dibawa oleh Clara,


Clara kemudian menjentikkan jarinya, " Kamu benar sekali, ini adalah sebuah album foto dan didalam nya ada foto yang bisa menjawab pertanyaan kamu tadi " ucap Clara yang kemudian langsung mulai membuka album foto tersebut,


" Nah, ini dia foto nya.. " ucap Clara pada Aileen,


" Ini diambil saat umur kamu 3 tahun, dan di ambil di kediaman ini.. " ucap Clara menjelaskan pada Aileen,


" Ahh, aku ingat saat itu kamu yang membawa Aileen dari kediaman nya, sehingga membuat keluarga nya menjadi bingung dan khawatir. " ucap David pada Clara,

__ADS_1


" Wah, kamu juga ingat ya, Sayang! " ucap Clara pada David,


" Tentu saja, bagaimana aku bisa lupa kejadian yang sudah membuat semua orang bingung dan khawatir, kemana hilangnya seorang anak kecil yang baru berumur 3 tahun.. " ucap David pada Clara,


" Semua orang? Maksud Daddy? " tanya Vano pada David,


" Iya semua orang itu adalah keluarga Anderson, Wilson, dan termasuk keluarga kita juga.. " balas David pada Vano,


" Ehh, sampai - sampai 3 keluarga! " ucap Luis kaget,


" Hmm, benar sekali! " ucap David sambil menganggukkan kepalanya,


" Tapi kan saat itu, Mommy sudah meminta ijin pada Victoria.. " ucap Clara sambil memanyunkan bibirnya,


" Iya, tapi kamu meminta ijin nya pada saat kami sudah bingung dan khawatir dan mulai mencari keberadaan Aileen.. "


" Dan kamu hanya meminta ijin pada Victoria hanya lewat pesan singkat di Hp kamu.. "


" Untung saja, mereka bisa mengerti dan memaafkan kelakuan kamu, kalau enggak bisa - bisa waktu itu keluarga kita bisa dituntut oleh keluarga Aileen.. " ucap David pada Clara,


" Yah, karena kamu itu adalah satu - satunya anak perempuan diantara sahabat - sahabat Mommy kamu yang lain.. "


" Karena mereka semua hanya punya anak laki - laki dan hanya Victoria saja yang mempunyai anak perempuan.. " ucap David sambil menatap Aileen,


" Hmm, seperti itu ya! " ucap Aileen,


' Pantas aja, Mommy terobsesi banget dengan anak perempuan! ' batin Vano dan Luis


" Yah, sudahlah kita lupakan saja masalah itu, lebih baik kita lanjutkan melihat foto yang lainnya.. " ucap Clara yang mulai membuka lembaran album tersebut,


' Mommy mengalihkan pembicaraan! ' batin Vano dan Luis,

__ADS_1


" Nah, ini foto waktu kamu ulang tahun yang ke 4 tahun, dan saat itu dirayakan di paviliun milik Keluarga kamu.. " ucap Clara pada Aileen,


" Wah, terlihat sangat ramai sekali ya, Mommy! " ucap Aileen sambil memandang foto tersebut,


" Tentu saja, Sayang.. "


" Saat itu, 3 keluarga besar dari Anderson, Johnson dan Wilson berkumpul bersama dan merayakan nya dengan sangat meriah.. " Ucap Clara pada Aileen,


" Dan apakah kamu tau, siapa anak laki - laki di samping kamu itu, Sayang! " ucap Vano tiba tiba,


" Hmm, anak laki - laki? " ucap Aileen sambil memandang foto tersebut,


" Maksud kamu yang ini.. " ucap Aileen sambil menunjuk seorang anak laki - laki yang sedang menggendong anak perempuan,


" Iya, Apakah kamu tau itu siapa? " tanya Vano lagi,


" Hmm.. " ucap Aileen sambil berpikir,


" Aku gak ingat! Memangnya ini siapa? " tanya Aileen pada Vano,


" Itu adalah aku, Sayang! " ucap Vano,


" Ehh, ini kamu? " ucap Aileen kaget,


" Tentu saja, disitu aku terlihat keren dan kuat kan, bisa menggendong kamu.. " ucap Vano sambil menatap Aileen,


" Aku liat biasa aja tuh.. " ucap Luis pada Vano,


" Sialan loh! " ucap Vano sambil menatap tajam Luis,


" Tapi yang mana kak Luis ya? " tanya Aileen sambil memandang foto tersebut,

__ADS_1


Mendengar hal itu dari Aileen membuat semua orang diam,


' Hmm, ada apa? Kok semua orang jadi diam ya? Apakah aku salah bertanya? ' batin Aileen


__ADS_2