
Masih ditempat Aileen dan Vano..
" Sebenarnya itu.. " Jawab Aileen sambil menceritakan semuanya yang dia dengar dari ruangan Luis tadi.
" Jadi begitu! Hiks.. Hiks..! " Ucap Aileen setelah menceritakan semuanya.
" Astaga! " Ucap Vano sambil mengusap wajah nya.
' Dasar sialan loh, Luis! Awas aja loh gue akan bikin perhitungan sama loh nanti! ' ucap Vano dalam hati
Disisi lain,
" Hatchim! Perasaan gue aja, atau memang ada yang ngomongin gue dibelakang ya?! Hah, resiko orang tampan ya ini, banyak yang ngomongin! " ucap Luis dengan percaya diri sambil mengusap hidungnya yang gatal.
Kembali ke tempat Aileen dan Vano,
' Sepertinya gue harus jujur sama Aileen sekarang, tentang perasaan gue yang sebenarnya! ' ucap Vano dalam hati sambil menatap Aileen
__ADS_1
" Aileen, sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan sama kamu dan ini berhubungan dengan pertanyaan yang tadi kamu tanya kan! Kamu mau tau yang sebenarnya kan? " Ucap Vano sambil menatap Aileen.
" Iya! " Jawab Aileen
Kemudian Vano menarik tangan Aileen dan membawanya untuk duduk di meja kerjanya.
" Sebenarnya sikap aku selama ini ke kamu hanya ingin membuat kamu merasa nyaman sama aku! Aku mau liat senyum manis dan tingah menggemaskan dari kamu tiap hari! " ucap Vano sambil menatap Aileen
" Ehh?! " ucap Aileen dengan wajah yang merah.
" Tapi kenapa kamu lakukan ini semua ke aku? Padahal kita belum lama bertemu! Dan kamu tau juga kalau aku ini hanya anak yatim sedangkan kamu anak orang kaya! Keluarga kamu lengkap Sedangkan aku.. " Tanya Aileen sambil menundukkan kepalanya.
Vano tidak menjawab pertanyaan dari Aileen, dia hanya mendengarkan pernyataan dari Aileen mungkin dengan ini, Aileen bisa terbuka dengannya dan menceritakan semua tentang nya. Itulah yang dipikirkan oleh Vano.
" Sejak umur 7 tahun aku udah gak pernah merasakan yang dinamakan keluarga yang lengkap, Orangtua dan kakak-kakak membenci aku, sejak umur 5 tahun, karena selama 2 tahun aku tinggal bersama orang lain yang karena anak mereka lah aku jadi seperti ini, mereka lebih memilih anak orang lain daripada aku yang nyatanya anak kandung mereka. Bahkan mereka sendiri yang menyuruh orang lain untuk menjauhkan aku dari mereka, meraka mengusir aku dari rumah orangtuaku sendiri! " ucap Aileen
" Aileen.. " ucap Vano
__ADS_1
" Aku kira mereka hanya bercanda dan cuma menitipkan aku saja, karena mereka sering keluar kota dan kakak - kakak ku sibuk dengan urusan sekolah mereka. Aku kira mereka akan kembali menjemput aku dan membawa ku pulang kerumah, tapi buktinya sampai sekarang mereka tidak ada yang menjemput atau mencari aku, Mungkin mereka sudah menganggap aku sudah mati kali yah! " Ucap Aileen sambil tersenyum masam.
" Aileen.. " Ucap Vano yang melihat ekspresi wajah Aileen.
" Kalau mereka tidak menginginkan aku ada dihadapan mereka, kenapa mereka tidak membunuh aku dari dulu, kenapa harus menyiksa aku seperti ini?! Salah aku apa, Sehingga mereka melakukan semua hal ini sama aku?! " Tanya Aileen pada dirinya sendiri.
Tiba tiba, Vano langsung memeluk Aileen dengan erat.
" Kamu gak ada salah apa-apa! Itu salah mereka semua karena tidak pernah menyadari bahkan menganggap kamu ada..!
Tapi aku gak akan pernah melakukan hal itu sama kamu dan tidak akan pernah meninggalkan kamu sendirian lagi! Dan kamu mau tau kenapa aku melakukan hal ini sama kamu kan?! " tanya Vano kepada Aileen.
" Iya, aku ingin tau! " jawab Aileen
" Karena aku sayang dan cinta sama kamu, aku gak mau kehilangan kamu, Aileen! Karena itu semua aku lakuin semua ini ke kamu, biar kamu bisa merasakan seperti apa yang selama ini aku rasakan saat di dekat kamu! " ucap Vano
" Tapi kenapa aku? Aku hanya gadis biasa yang tinggal di panti asuhan, aku pernah menjadi seorang pelayan, dan tidak akan cocok dengan kamu yang kaya! " Tanya Aileen.
__ADS_1