The Cold CEO & Beloved Girl

The Cold CEO & Beloved Girl
Bab 21


__ADS_3

" Memangnya ada apa? " Tanya Aileen yang bingung.


" Sebenarnya, Mommy sudah memaksa kami untuk mencarikannya menantu, dalam seminggu! " Jawab Vano sambil menatap Aileen.


" Hehh?! " ucap Aileen yang kaget.


" Tapi kamu tenang aja Sayang! Perasaan aku ke kamu itu tulus kok! " Ucap Vano sambil menatap Aileen.


" Tapi loh masih punya harapan, Luis! Kan Mommy bilang, salah satu dari kita aja kan, dan gue udah dapat, jadi loh masih punya banyak waktu untuk mencari! " Ucap Vano gantian menatap Luis.


" Ohhh Iya! Kok gue bisa lupa sih! Thanks My Brother, berkat ingatan loh, gue bisa tenang! " Ucap Luis sambil menepuk bahu Vano.


" Sudah jelaslah! Gue kan yang lebih pintar, otak loh kan cuma sebentar biji kacang hijau doang! Hahahaha! " Ucap Vano sambil tertawa.


" Sialan loh! Walaupun otak gue cuma sebesar biji kacang hijau doang! Tapi gue yang selama ini mengurus berkas - berkas dan menyusun semua jadwal loh! Asal loh tau ya! " Ucap Luis yang kesal.


" Iya.. Iya.., loh memang bisa diandalkan! " Ucap Vano sambil menatap Luis.


Tiba tiba saja, Aileen menundukkan kepalanya dan mulai menangis. Hal itu membuat Vano dan Luis bingung dan saling menatap satu sama lain.

__ADS_1


" Ehhh! Adik ipar kenapa? " Tanya Luis yang bingung


" Sayang kamu kenapa? " Tanya Vano yang bingung juga.


Namun, tangisan Aileen semakin menjadi dan tambah kencang.


" Ehh?! Malah tambah kenceng! Vano gimana nih?! " Tanya Luis sambil menatap Vano.


" Sayang kamu kenapa? Udah dong jangan nangis lagi! " Ucap Vano sambil menatap Aileen.


" Maafin aku.., Gara-gara aku Kak Luis jadi susah, harusnya kan aku yang ngurusin berkas-berkas nya bukan Kak Luis! Hiks..Hiks..! " Ucap Aileen sambil menangis


" Hahaha! Aku kirain kamu kenapa? " Ucap Luis sambil tertawa.


" Astaga, Sayang! Kamu ini bikin kami khawatir aja! " Ucap Vano sambil memegang kedua pipi Aileen dan menghapus air mata nya.


" Adik ipar dengerin ya! Sebenarnya Vano itu, menjadikan kamu sebagai Sekretaris itu cuma alasannya doang! Biar dia bisa deketin kamu! " Ucap Luis sambil menatap Aileen.


" Ehh?! Beneran?! " Ucap Aileen sambil menatap Vano.

__ADS_1


" Iya Sayang! Sebenarnya itu hanya alasan aku aja, supaya bisa deketin kamu aja! Tapi kamu tenang aja, kamu masih bisa menjadi Sekretaris aku kok, tapi tugasnya berbeda dengan Luis! " Ucap Vano sambil menatap Aileen.


" Heh?! Berbeda? Apanya yang beda?! " tanya Aileen.


" Kalau Luis, dia tugasnya tetap mengurus berkas-berkas dan jadwal aku, tapi kalau kamu hanya cukup berada di samping aku aja terus! " Ucap Vano


' Lebih tepatnya menjadi asisten pribadi aku! ' ucap Vano dalam hati


" Tapi Kamu masih bisa kok membantu Luis, tapi ingat hanya membantu sedikit aja, karena aku gak mau membuat kamu kelelahan! " ucap Vano sambil menatap Aileen


" Ohhh! Ternyata begitu ya! " ucap Aileen dengan polosnya.


" Iya Sayang! Kamu sudah mengerti kan?! " Tanya Vano sambil memegang kedua pipi Aileen.


" Iya sudah cukup mengerti kok! Hehehe! " Ucap Aileen sambil tertawa


' *Astaga adik ipar! Kamu tuh terlalu polos banget sih, kalau itu mah bukan jadi Sekretaris lagi tapi sudah menjadi asisten pribadi nya Vano! Astaga, Pasangan yang sangat menarik sekali! Si cewek nya polos banget dan Si prianya mesumnya gak ketulungan! Kalau orang rumah dan sahabat Vano pada tau, bisa menjadi berita besar nih!


Hehehehe! Sepertinya menarik sekali! ' ucap Vano dalam hati sambil menatap Aileen dan Vano bergantian.

__ADS_1


' Gue heran deh sama Adik ipar?! Apa dia selama ini gak pernah mencari tau apa, tentang menjadi Sekretaris?! Kenapa dengan mudahnya bisa di bohongin sama Vano?! ' ucap Luis dalam hati*.


__ADS_2