
Masih ditempat yang sama,
Semua orang kaget dan menatap Aileen yang tiba tiba saja menangis,
" Sayang, kamu kenapa? " tanya Vano sambil menatap Aileen,
" Vano kamu apain menantu Mommy, hah? " tanya Clara sambil memeluk Aileen,
" Vano gak ada ngapa-ngapain kok! " ucap Vano yang bingung dengan ucapan Clara,
" Bukan salah Vano, aku hanya senang aja! " ucap Aileen sambil menghapus air mata nya,
" Hah? " ucap Vano dan Clara bersamaan,
" Senang kenapa Sayang? " tanya Clara sambil melepaskan pelukannya,
" Sudah lama aku kangen memanggil seseorang dengan sebutan Mommy! " ucap Aileen masih menghapus air matanya,
" Astaga, Sayang! Mommy kirain kamu kenapa! Kalau kamu kangen dengan Mommy kamu, kamu boleh kok memanggil saya Mommy seperti Vano dan Luis dan anggap aja semua orang disini adalah keluarga kamu. " ucap Clara sambil memeluk Aileen dan mengelus rambut Aileen,
" Kenapa kalian baik sekali padaku? Padahal kita baru saja bertemu. " ucap Aileen pada Clara,
" Sayang, dengerin Mommy ya! Kamu itu adalah perempuan pertama yang dibawa Vano ke rumah ini, kalau Vano sendiri yang membawa kamu kemari berarti dia sudah tau sikap dan sifat kamu seperti apa dan Mommy juga percaya pada pilihan nya. " ucap Clara panjang lebar pada Aileen, sambil melepaskan pelukannya dan membantu Aileen menghapus air matanya,
" Tapi saya ini hanyalah seorang anak yatim, tidak akan cocok dengan keluarga kalian! " ucap Aileen
__ADS_1
" Sayang! " ucap Vano sambil menatap Aileen,
" Tapi saya sangat yakin bahwa kamu adalah wanita yang terbaik diantara wanita yang lainnya. " ucap Seseorang tiba tiba,
Setelah mendengar hal tersebut, semua orang membalikkan badan mereka dan menatap seorang pria yang datang mendekati mereka,
" Kakek! " ucap Vano
" Papa! " ucap Clara
Ternyata pria tersebut adalah Kakek nya Vano dan mertua nya Clara yaitu, Victor Johnson.
kemudian Victor mendekati Aileen,
" Saya sangat yakin kamu adalah gadis terbaik dan pantas menjadi menantu di Keluarga Johnson. " ucap Victor sambil menepuk kepala Aileen,
" Bukan kita tapi hanya kamu saja! Saya sudah tau semua tentang kamu. " ucap Victor pada Aileen,
" Ehh?! Tau semua, Maksudnya? " tanya Aileen pada Victor,
" Saya sudah mengetahui tentang asal usul kamu dan siapa keluarga kamu Sebenarnya! " ucap Victor,
" Apa? Kakek sudah tau! Tapi bagaimana caranya? Luis aja sudah beberapa hari ini mencari tau tentang Adik ipar tapi tidak ketemu. Bagaimana Kakek yang baru saja bertemu, sudah ada informasi mengenai adik ipar? " tanya Luis panjang lebar pada Victor,
" Apakah kamu lupa kalau kakek ini punya banyak mata-mata di berbagai tempat? " ucap Victor pada Luis
__ADS_1
" Jangan bilang kakek yang sudah menutup akses untuk Luis mencari tau tentang asal usul adik ipar?! " ucap Luis pada Victor,
" Menurut mu bagaimana? " tanya Victor,
" Ah, pantas saja! " ucap Luis sambil memukul kepala nya,
" Jadi apa yang Kakek ketahui tentang asal usul Aileen? " tanya Vano pada Victor,
" Iya, Pah! Kami semua penasaran! " ucap Clara pada Victor
" Apa yang sudah Papah ketahui tetapi kami belum? Dan siapa Sebenarnya Aileen ini? " tanya David pada Victor
" Baiklah akan Kakek kasih tau, Sebenarnya Aileen ini adalah... "
Sebelum Victor menjelaskan siapa sebenarnya Aileen, tiba-tiba saja Chaterine sudah mencegahnya.
" Tunggu dulu sebentar! Kalian mau cerita semuanya disini? Apakah kalian tidak capek jika kalian berdiri terus? Nenek saranin lebih baik kita bercerita di didalam saja sambil duduk agar lebih santai, bagaimana? " tanya Chaterine panjang lebar kepada mereka,
" Astaga sampai lupa! Kalau kita masih didepan pintu! Ya udah ayo kita cerita didalam saja, ayo masuk sayang! " ucap Clara yang ingin memegang tangan Aileen dan membawa nya kedalam,
" Ayo sayang, kita masuk! " ucap Vano yang langsung memegang tangan Aileen dan membawa nya peegi dari situ sebelum Clara membawanya pergi duluan,
" Ehh?! " ucap Aileen yang kaget setelah Vano menarik tangannya dan membawanya pergi,
" Vano, apa-apaan kamu? Kenapa kamu membawa menantu Mommy? " ucap Clara yang tidak terima kalau Aileen dibawa oleh Vano,
__ADS_1
" Aileen ini milik Vano! " ucap Vano,
" Awas kamu ya! " ucap Clara sambil mengejar Vano,