
Pagi itu Rinz segera bergegas untuk menemui Vlad di sebuah lokasi yang diberikan kepadanya. Rinz sangat penasaran tentang apa yang akan ditunjukkan Vlad padanya, mengingat anak itu benar-benar seperti sebuah kotak kejutan berjalan yang membuat Rinz tak berhenti kaget setiap kali melihatnya.
Rinz yang telah sampai di lokasi yang ia tuju melihat orang yang berpenampilan serba hitam sedang berdiri menghadap sebuah bangunan. Rinz segera menghampirinya.
"Wow Vlad, tampilan mu kini sangat luar biasa. Darimana kau mendapatkan pakaian sebagus ini? Apa kau membuatnya di Taylor kota ?" Rinz kaget melihat penampilan temannya ini.
"Tidak. ini merupakan item drop dari target quest yang aku jalankan waktu lalu. Bukan sekedar keren, tapi item ini sangat berkualitas. Kau harus melihatnya sendiri." Ucap Vlad segera memperlihatkan deskripsi dari item yang dikenakan nya saat ini.
"Ya Tuhan, bagaimana kau bisa mendapatkan barang sebagus ini? mengingat kau belum 1 bulan memainkan game ini, tapi sedikit lagi sepertinya kau bisa menyamai kekuatan ku yang sudah lebih lama bermain di game ini." ucap Rinz kembali di kaget kan dengan deskripsi barang milik Vlad tersebut.
"Hahaha jangan kaget dulu, aku masih punya kejutan untukmu. Lihat ini." ucap Vlad sembari melempar gulungan kertas ditangannya yang baru saja ia tarik dari dalam Inventory nya.
"Astaga ! Jadi bangunan ini ... ah tidak, maksudku kau ... Argh, aku benar-benar kehabisan kata-kata Vlad !" ucap Rinz kali ini yang benar-benar telah dibuat kaget oleh kelakuan sahabatnya ini.
"Aku ingin kau tinggal disini juga Rinz, lalu kita berdua bisa membuat guild untuk menampung player-player kuat lainnya. Bangunan ini akan menjadi Guild Base kita, bagaimana?" tanya Vlad ke arah Rinz.
"Aku mengerti Vlad. Ayo kita membuat guild. Aku akan mengumpulkan beberapa pemain solo untuk bergabung di guild kita ini. Tunggu saja Vlad." ucap Rinz mengiyakan ajakan dari Vlad.
"Yosh , sudah diputuskan ! Baiklah, kita bertemu lagi nanti malam disini. Bawa sebanyak mungkin orang yang mau bergabung dengan kita." Ucap Vlad kemudian.
"Siap boss." Jawab Rinz.
...
Siang nya , setelah bertemu dan berbincang sebentar dengan Rinz tadi, Vlad kali ini tengah berjalan kearah toko milik Theo. Ia ingin mengambil senjata pesanan nya. Vlad sudah tak sabar mengganti senjata nya karena senjata miliknya sekarang tak mampu lagi menyalurkan kekuatan Vlad secara maksimal.
"Hai gadis kecil , dimana tuan Theo?" ucap Vlad yang baru saja memasuki bangunan milik Theo tadi.
"Oh tuan Vlad ya? tunggu sebentar , aku akan memangil ayah untuk menemuimu." ujar gadis itu sesaat sebelum melompat turun dari kursi resepsionis yang di duduki nya.
"Baiklah." Ucap Vlad.
...
"Hahaha Vlad, apa kabarmu? Aku benar-benar tak sabar untuk menunjukkan hasil karya ku padamu. Perlu kuingatkan, senjata baru mu ini akan jauh dari ekspektasi mu selama ini." Ucap Theo yang baru saja keluar sambil membopong 2 benda yang di bungkus dengan sebuah kain.
"Aku juga tak sabar untuk melihatnya tuan Theo. Bisa kau tunjukkan padaku sekarang?" Ucap Vlad bersemangat.
Theo dengan segera membuka bungkusan yang sudah ia taruh diatas meja didepan mereka. Sebuah Katana berwarna hitam legam dan wakazashi yang juga berwarna hitam, dengan bercak keperakan di mata pedang nya. Vlad terpana melihat 2 pedang yang saat ini berada di depan matanya. Sungguh ia tak menyangka bahwa pedang yang di dapatnya kali ini sangatlah indah.
"Berilah nama untuk senjata mu ini." Ucap Theo yang menyadarkan Vlad dari lamunannya.
Dengan warna hitam pekat yang mendominasi katana ini seluruhnya, Vlad menamai nya dengan nama Kuro no Tsuki (berarti bulan hitam dalam bahasa Jepang).
__ADS_1
Sedangkan wakazashi berwarna putih ke perak an yang sangat bersinar itu ia beri nama Onikage (berarti setan bayangan dalam bahasa Jepang).
-* Kuro no Tsuki (Epic) *-
Jenis : Pedang katana
Level Pengguna : 50
Status:
STR : + 300
DEX : + 300
AGI : + 250
Crit. Rate : + 25.0%
Crit. Damage : + 30.0%
Dark attribute : + 500
Daya Tahan : 1500/1500
- Chaos Moonlight : Sebuah skill yang membuat pengguna pedang ini memasuki fase dimana seluruh kemampuan dan kekuatannya ditingkatkan sebanyak 25% selama 1 jam dengan bayaran 50% mana dan kesehatan sang pengguna.
Passive Skill :
- Moonlight Sonata : Saat malam hari, pemegang katana ini kebal dengan serangan atribut kegelapan dan cahaya bila level penyerangnya tidak lebih tinggi 15 level dari sang pemegang katana ini.
Pemilik : Vlad
Tidak dapat terjatuh.
[Katana Hitam pekat yang dibuat dengan berbagai bahan khusus dan di tempa oleh sang legendary blacksmith, Theo. Pedang ini dapat berkembang dengan cara menambahkan bahan bahan yang sangat kuat dilebur kembali bersama katana ini.]
-* Onikage (Epic) *-
Jenis : Pedang wakazashi
Level Pengguna : 50
Status:
__ADS_1
STR : + 300
DEX : + 300
AGI : + 250
Crit. Rate : + 25.0%
Crit. Damage : + 30.0%
Dark attribute : + 500
Daya Tahan : 1500/1500
Active Skill :
- The Devil kiss : Skill ini digunakan dengan cara menusuk jantung lawan. Efek dari skill ini adalah kematian langsung yang tidak bisa ditolak dengan cara apapun, selama level orang yang terkena skill ini tak lebih dari 20 level diatas sang pengguna skill. Bila skill ini diarahkan ke seorang player, setelah bangkit kembali, di dada player tersebut akan muncul sebuah tattoo death mark yang membuatnya terkena debuff kekuatan seluruhnya sebesar 10% selama 3 hari.
Passive Skill :
- Death mark : Memberikan tattoo death mark di setiap makhluk hidup yang terkena serangan dari pedang ini. Debuff kekuatan seluruhnya sebanyak 10% selama setengah jam. Efek dapat ditumpuk hingga 5 kali, dan hanya durasi debuff nya saja yang bertambah.
Pemilik : Vlad
Tidak dapat terjatuh.
[Wakazashi Hitam dengan bercak berwarna silver di mata pedangnya yang dibuat dengan berbagai bahan khusus dan di tempa oleh sang legendary blacksmith, Theo. Pedang ini dapat berkembang dengan cara menambahkan bahan bahan yang sangat kuat dilebur kembali bersama pedang ini.]
Theo yang melihat deskripsi dari senjata nya tak mampu lagi berkata-kata. Ia sangat terkejut dengan kekuatan pedang miliknya, ditambah dengan efek khusus dimana pedang itu tak akan pernah terjatuh meski Vlad mati.
"Bagaimana? Kau suka? Aku bekerja sangat keras untuk membuat senjata yang di khususkan hanya untukmu ini." ucap Theo bangga.
"Aku benar-benar tak tahu bagaimana caranya aku berterima kasih padamu karena pedang-pedang ini sungguh jauh dari ekspektasi ku. Ini pedang yang sangat kuat." ucap Vlad yang masih belum bisa menguasai diri sepenuhnya.
"ngomong-ngomong, berapa aku harus membayar untuk jasa mu dan bahan-bahan yang kau gunakan untuk membuat pedang ini?" lanjut nya.
"Kau tak perlu membayarnya. Itu karya berharga milikku, kau hanya harus merawat kedua pedang itu baik-baik. Dengan cara itu lah kau berterimakasih kepadaku." ucap Theo.
"Dan ngomong-ngomong, aku juga belum bisa mengidentifikasi kalung yang kau berikan sebelumnya. Tinggalkan saja barang itu disini sementara waktu, dan kembalilah kesini jika kau membutuhkan bantuan ku. Mungkin nanti jika kau kemari lagi, kalung mu itu sudah dapat ku identifikasi." lanjut Theo.
"Tentu saja aku akan sering datang kesini. Untuk masalah kalung itu, aku tidak keberatan meninggalkan nya sampai kapanpun, bahkan jika kau memintanya untuk menggantikan biaya pembuatan pedangku, aku akan dengan senang hati memberikannya." jawab Vlad dengan senyuman terkembang di wajahnya.
"Hahaha ya terserah kau saja lah. Baiklah sekarang aku sedang sibuk, aku harus kembali bekerja. Pulanglah kau, dan datanglah lagi saat aku tidak sibuk hahaha." ucap Theo sembari mendorong Vlad untuk keluar dari tokonya.
__ADS_1
"Hahahaha baiklah, baiklah, aku pulang sekarang. Sekali lagi terimakasih tuan Theo hahaha." jawab Vlad lalu melangkah keluar dari toko itu.