The Dominator

The Dominator
Dungeon Raid : Boss Room 1


__ADS_3

Vlad saat ini sedang duduk sembari mengistirahatkan badannya untuk memulihkan stamina miliknya. Tak lupa pula ia meminum HP dan Mana Potion miliknya untuk mengisi ulang HP dan Mana yang terkuras dari pemakaian skill nya dan bayaran skill Chaos Moonlight yang membuat nya kehilangan 50% HP dan Mana nya.


Yang lain juga tengah duduk beristirahat sejenak sembari mengerjakan hal-hal lainnya. Ada yang tengah mengonsumsi potion yang dibawa, ada yang sedang mengecek keadaan equipment miliknya, dan ada juga yang berkeliling sejenak untuk mengamankan parameter dari serangan dadakan monster yang ada didalam dungeon tersebut.


"Room Dungeon Boss ada di depan. Apa kalian sudah siap mengalahkannya?" ucap Vlad yang kini telah bangkit dari duduknya.


"Kami siap ketua." Ucap yang lainnya berbarengan sembari bangkit dan berjalan kearah Vlad.


"Baiklah, ayo kita lanjutkan. Kita selesaikan dungeon ini sekarang juga." Ucap Vlad menyemangati rekan-rekan nya.


"Ayo!" Seru mereka semua sembari mulai berjalan mengikuti Vlad dari belakang.


...


Sebuah pintu besar berwarna merah darah dan dihiasi ornamen-ornamen yang berwarna keemasan tengah berdiri megah diujung paling dalam Black Rock Dungeon ini. Pintu ini adalah pintu masuk dari sebuah ruangan dimana Boss dungeon tersebut berada.


Saat ini, Vlad dan lainnya sudah berada tepat di depan pintu masuk tersebut. Dengan penuh keyakinan, Vlad membuka pintu tersebut untuk masuk ke ruangan di dalamnya.


Saat Vlad dan yang lainnya sudah masuk ke ruangan itu, tiba-tiba pintu di belakang mereka menutup seketika. Obor-obor yang menancap di sekeliling tembok ruangan itu mulai menyala satu persatu, membuat ruangan yang tadinya gelap gulita menjadi terang hingga Vlad dan rekan-rekannya dapat melihat apa yang ada didepan mereka saat ini.


Seekor monster raksasa tengah duduk di singgasana yang berada tak begitu jauh di depan mereka. Monster ini memiliki rupa seperti war Ogre yang sebelumnya mereka lawan, tapi dengan ciri-ciri yang sedikit berbeda. Muka nya yang sangar dihiasi dengan taring yang keluar dari dalam mulutnya, serta mata berwarna merah darah yang sangat mengintimidasi siapapun yang melihatnya. Sebuah mahkota menghiasi kepala sang monster, juga sebuah jubah yang berada di punggungnya terlihat sangat mendominasi. Pedang besar yang tertancap tepat disamping singgasananya juga menambah kesan bahwa monster kali ini sangat lah kuat.


*Ogre King (Dungeon Boss)*


Level : 225


HP : 2.500.000/2.500.000


Vlad dan yang lainnya sedikit gentar saat melihat sosok yang ada di depan mereka kali ini. Tak sadar, mereka secara naluriah telah memegang senjata milik mereka masing-masing seolah bersiap masuk dalam pertempurannya.

__ADS_1


Boss monster yang melihat hal tersebut segera menyeringai tanda meremehkan musuh-musuh di depannya ini. Boss itu kemudian bangkit dari singgasana nya dan tiba-tiba saya melompat kedepan dengan tinju raksasa yang tepat mengarah ke Vlad dan yang lainnya.


"Menghindar!" Teriak Vlad yang segera diikuti dengan lompatan menghindar yang dilakukan oleh semua nya.


"Fokuskan diri kalian, dia bukan lawan yang mudah. Segera bentuk formasi." Vlad berseru memberikan perintah.


Semua yang ada disitu segera berfokus dan mulai menempati posisi nya masing-masing seperti saat menghadapi War Ogre sebelumnya.


King Ogre yang melihat itu segera menyeringai kembali tanda ia sangat puas karena berhasil menakuti lawan-lawannya.


"Shield Art : Taunt" ucap Rock memulai pertempuran ini.


"Mermaid Song - Defense up." kali ini Lliandra segera mengeksekusi skill nya untuk menaikkan defense seluruh anggota kelompoknya .


King Ogre yang terkena efek Taunt segera menyerang Rock dengan memukul tameng nya menggunakan tangan kosong. Rock terus menahan setiap serangan yang datang kepadanya meskipun sedikit demi sedikit HP miliknya berkurang karena serangan tadi tak sepenuhnya dapat ia tahan dengan tameng miliknya.


Vlad dan yang lainnya yang melihat itu segera menyerang sang Boss dari segala arah. Bermacam skill dikeluarkan oleh masing-masing dari mereka untuk mengurangi HP dari Boss tersebut.


Meskipun darah milik King Ogre itu berkurang sedikit demi sedikit, ia tak memperdulikannya dan terus saja menyerang Rock. Lliandra yang melihat darah Rock sudah berkurang hingga menyentuh 50% dari total HP nya segera menyembuhkan Rock dengan skill nya.


"Mermaid Song - Healing Spell." Lliandra mengaktifkan skill nya untuk menyembuhkan Rock.


Melihat hal itu, fokus Boss itu akhirnya berubah dan mulai berlari kearah Lliandra dengan niat membunuh yang sangat kental.


Rogue yang melihatnya segera mengaktifkan skillnya untuk menyelamatkan Lliandra.


"Ninjutsu Art : Teleport." ucap Rogue yang tiba-tiba menghilang dan muncul dibelakang Lliandra, lalu menghilang lagi setelah memeluk Lliandra dari belakang untuk membawanya ketempat aman yang berada lumayan jauh dari pusat pertarungan.


Segera Rock mengaktifkan skill nya untuk menarik kembali aggro monster tersebut, Zero dan Vlad juga mengaktifkan skill nya untuk memperlambat gerakan dari Boss monster tersebut.

__ADS_1


"Shield Art - Taunt!"


"Thunder God style - Thunder Clap!"


"Tarian Pedang Hantu, gaya kedua : Ghost trap!"


teriak mereka bertiga bersamaan.


Aggro telah berhasil kembali dipertahankan berkat skill yang mereka aktifkan barusan. Drake dan Rinz yang melihat adanya kesempatan segera mengaktifkan skill mereka untuk bergerak menyerang sang Boss monster.


"Fire Sword Technique : Dragon Dance!" ucap Drake.


"Angel Wrath : Dynamic Arrow!" dilanjutkan oleh Rinz.


Drake segera berputar dan menusukkan pedang nya yang telah diselimuti api yang membara ke udara kosong, lalu dari pedang itu muncul sosok naga api yang sangat besar dan bergerak ke arah Boss tersebut. Rinz yang sedari tadi menahan anak panah nya pun segera menembakkan kearah sang Boss. Anak panah itu terlihat menjadi sangat besar dan bercahaya sesaat setelah dilontarkan dari busurnya .


*Duaaaar*


Suara ledakan tercipta dari kedua serangan yang telak mengenai sang Boss. Asap tebal segera menutupi pandangan semua orang karena efek ledakan tadi.


Sesaat kemudian, setelah asap mulai mereda, mereka dapat kembali melihat boss itu yang sudah terjatuh ke tanah karena serangan tadi telak mengenai nya. Darah sang Boss sudah terlihat berkurang setengahnya dari saat pertama sebelum mereka semua melakukan pertarungan.


Tak lama kemudian, boss itu mulai kembali bangkit. Ia berdiri sejenak sembari menatap dengan ekspresi sangat marah kearah Vlad dan kawan-kawan nya, hingga sedetik kemudian ia melompat mundur kembali ke singgasana tempat ia duduk sebelumnya.


Setelah sampai, dengan segera ia menarik pedang besar yang tertancap di samping singgasana tersebut. Boss itu terlihat berusaha sangat keras hingga akhirnya ia dapat menarik pedang itu keluar utuh dari tempatnya menancap sebelumnya.


Sesaat setelah pedang itu tercabut, ia segera mengangkat pedangnya tinggi-tinggi keatas mengunakan kedua tangannya. Aura hitam segera menyelimuti King Ogre itu serta pedang yang ia pegang.


Vlad yang merasakan firasat buruk segera berteriak lantang kearah teman-teman nya.

__ADS_1


"Hati-hati! Ini akan berakhir sangat buruk!" teriak nya mengingatkan semua anggota guild nya.


__ADS_2