The Dominator

The Dominator
Dungeon Raid : Boss Room 2


__ADS_3

King Ogre segera melompat saat tinggi dan mendarat dengan pedang yang terarah ke pada kelompok Vlad. Tanah dan bebatuan pun bertebaran karena efek dari serangan yang baru saja dilancarkan oleh sang monster.


Meskipun Vlad dan yang lainnya berhasil menghindari serangan itu, tapi bebatuan yang terpencar ke segala arah mengenai tubuh mereka masing-masing dan membuat mereka kehilangan sejumlah HP nya.


Rock yang merasa kalau taunt miliknya takkan berguna lagi di posisi ini segera mengeluarkan skill lain miliknya.


"Shield Art - Warcry!" Teriaknya.


Segera, anggota guild Black Moon mendapatkan Buff berupa tambahan poin defense sebanyak 100 poin. Itu tentu saja memberikan banyak manfaat untuk mereka semua saat ini, mengingat Rock tak mampu untuk menjaga aggro monster yang berada tepat di hadapan mereka kini.


Rogue juga menggunakan skill nya untuk memberikan Buff pada seluruh rekannya.


"Ninjutsu Art - Wind Spirit Guidance" ucapnya mengaktifkan skill tersebut.


Buff agility sebesar 50 poin segera didapat oleh setiap orang yang ada disana.


"Baiklah, mari kita mulai pesta yang sesungguhnya! Ke posisi semua!" ucap Vlad kepada semua orang disitu.


Semua yang mendengarnya segera kembali ke posisi masing-masing untuk melancarkan serangan kepada Boss itu.


Boss itu menyerang lebih dulu menggunakan pedangnya yang terarah untuk menyerang Rock. Rock berusaha menahannya dengan Tameng besarnya lalu mengubah arah tebasan pedang milik Boss menggunakan palu besarnya. Zero yang melihat kesempatan segera melompat dengan menendang pundak milik Rock agar ia bisa mendaratkan pukulan nya ke wajah sang Boss monster.


Zero kembali mundur setelah berhasil memukul wajah Boss itu dengan telak, dilanjutkan dengan serangan Vlad dan Drake dari kiri dan kanan sang Boss, serangan dari belakang yang dilakukan oleh Rogue, dan serangan jarak jauh yang dilancarkan oleh Rinz dan Lliandra.

__ADS_1


Boss yang sempat kehilangan keseimbangan karena pukulan Zero berhasil terkena serangan lainnya dari Vlad, Drake, dan Rogue. Tetapi karena kekuatannya meningkat, dengan segera ia mengembalikan keseimbangan nya dan menghindari serangan jarak jauh yang diluncurkan kearahnya.


Pertukaran serangan demi serangan yang dilakukan antara Boss itu dan rombongan Vlad membuat darah Boss itu berkurang cukup banyak.


50% ... 40% ... 30% ...


Berbanding lurus dengan kelompok Vlad yang juga beberapa kali harus menerima serangan Boss yang mendarat di tubuh mereka. Tetapi dengan bantuan healing Spell milik Lliandra, darah mereka pun terisi kembali tanpa harus menghentikan pertarungannya untuk meminum potion HP.


"Teruskan serangan. Jangan berhenti!" ucap Vlad menyemangati mereka semua.


Serangan demi serangan kembali dilakukan. Beberapa skill pun di aktifkan satu demi satu oleh semua anggota Guild Black Moon untuk terus mengikis kesehatan sang Boss yang menjadi lawannya.


Kesehatan milik Boss kembali turun secara signifikan karena mendapat serangan bertubi-tubi yang dilancarkan oleh lawan dihadapannya hingga walaupun ia telah mengaktifkan mode Berserk nya.


Saat Darah Boss itu sudah mencapai 5%, Boss itu segera mundur kebelakang untuk mengaktifkan skill terakhir miliknya. Aura hitam yang terpancar mengelilingi tubuhnya sedari tadi mulai dihisap seluruhnya menggunakan mulut. Perut dan tubuh sang Boss itu mengembung sesaat setelah aura hitam itu berhasil di telan seutuhnya.


Rinz yang sudah tahu apa yang akan Boss itu lakukan segera berteriak, "Mundur semua, Boss itu akan meledakkan dirinya. Jika terkena serangan itu, bisa pastikan siapapun orangnya pasti akan langsung mati!"


"Gawat. Aku harus menghentikannya." gumam Vlad dalam hati.


"Mundur semua nya! Ini perintah!" teriak Vlad yang diikuti dengan seluruh anggotanya berlari mundur ke belakang.


Vlad yang melihat kalau seluruh anggotanya sudah mundur ketempat yang aman segera berlari untuk menahan Boss agar meledak di tempatnya berdiri saja, agar jangkauan ledakan nya tak sampai kepada teman-teman nya yang sudah mundur ke tempat aman.

__ADS_1


"Vlad, apa yang kau lakukan?!" teriak Rinz yang melihat Vlad malah berlari kedepan.


"Percaya pada guild leader mu ini dan segeralah mundur kebelakang!" teriak Vlad sebelum melompat kearah sang Boss.


King Ogre yang melihat hal tersebut segera mengeksekusi skill ledakan dirinya untuk ikut membunuh Vlad yang berlari kearah nya.


"Item Skill : Dark Shield." ucap Vlad yang terdengar sesaat sebelum ledakan itu terjadi.


*Duaaaar!!!!!*


Ledakan yang sangat besar tercipta akibat skill yang digunakan oleh sang Boss sesaat sebelum kematiannya. Ruangan yang semula rapi menjadi sangat berantakan, dengan retakan-retakan di tembok, lantai, serta atapnya. Obor-obor pun banyak yang terpental dan mati, hingga hanya menyisakan sedikit obor yang masih menyala redup hingga membuat pandangan mereka semua menjadi terawang karena gelapnya ruangan tersebut.


Sesaat setelah ledakan, Rinz dan yang lainnya mulai bermunculan satu persatu dari tempat mereka bersembunyi tadi. Mereka menyapukan pandangannya ke sekeliling untuk melihat bekas jejak pertarungan akhir antara Vlad dan King Ogre. Hingga sedetik berikutnya, sesosok pria berjalan mendekati mereka dengan langkah perlahan. Langkah kaki yang dilakukan pria itu terasa sangat berat. Rinz dan Lliandra yang menyadari siapa yang mendekati mereka segera berlari menghampiri sosok tersebut. Dengan segera mereka berdua memapah orang itu untuk kemudian bersama-sama keluar dari ruangan tersebut.


*Anda berhasil mengalahkan Boss Dungeon: King Ogre.*


*Level Up.*


*Anda mendapatkan Item Drop yang dimasukkan kedalam Inventory masing-masing.*


Suara sistem itu berbunyi sesaat setelah mereka semua keluar dari dungeon tersebut.


"Aku sangat lelah kawan-kawan. Ayo kita kembali." ucap Vlad sebelum kehilangan kesadarannya.

__ADS_1


__ADS_2