The Dominator

The Dominator
Event Monster Hunt 2


__ADS_3

"Shield Art - Taunt!" ucap Rock yang sudah berada di garis depan untuk mengaktifkan skill nya.


Ia memukul tameng yang dibuatnya menggunakan elemen tanah dari sekitarnya menggunakan palu besarnya. Suara yang dihasilkan dari hal tersebut membuat monster yang menjadi targetnya segera memusatkan serangannya menuju kearah Rock.


Monster beruang itu segera berlari menerjang kearah rock dengan cakar yang sudah di lapisi api yang membara. Serangan dilakukan oleh beruang itu sesaat setelah sampai di depan Rock. Tak tinggal diam, Rock pun segera menangkis serangan tersebut menggunakan tameng miliknya.


Drake dan Zero langsung melayangkan serangannya kearah beruang yang masih fokus untuk mencakar Rock. Tebasan api yang keluar dari pedang Drake segera mengenai perut bagian samping beruang itu, sementara tinjuan berelemen listrik milik Zero tepat mengenai kepala monster tersebut hingga akhir nya monster itu kembali mundur ke belakang.


Efek burn yang membuat 1% darah nya berkurang perdetik selama 5 detik serta efek Paralyze yang membuat sulit bergerak selama 5 detik juga telah diterapkan pada monster tersebut akibat serangan dari Zero dan Drake.


Disusul kemudian serangan jarak jauh dari Rinz dan Lliandra yang juga mengenai monster itu dengan telak hingga membuat monster beruang tersebut terpental jauh.


Serangan demi serangan dilancarkan kembali oleh seluruh anggota guild -terkecuali Vlad, Leo, dan Leona yang hanya menonton dari kejauhan- membuat monster beruang itu sama sekali tak berkutik. Tak butuh waktu lama bagi anggota Black Moon untuk akhirnya mengakhiri pertarungan dengan kemenangan yang berpihak pada mereka.


*Crimson Bear telah tewas*


*Item Drop telah dijatuhkan*


- Crimson Bear pelt X3


- Crimson Bear meat X2


- Crimson Bear core X1


"Sepertinya barang yang kita dapatkan cukup bagus." ucap Vlad setelah melihat hasil drop tersebut.


"Benar. Crimson Bear pelt itu bisa kita gunakan untuk membuat armor yang memiliki fire resistance yang tinggi. Lalu core nya juga bisa digunakan untuk memperkuat senjata atau armor berelemen api. Dan yang terakhir, daging yang kita dapatkan juga bisa diolah menjadi bahan makanan kita nanti." ucap Leo.

__ADS_1


"Yosh. Kalau begini terus, kita bisa mendulang hasil yang luar biasa diakhir event nanti hahaha." ucap Drake yang menjadi bersemangat.


"Hahaha yasudah, sekarang lebih baik kita lanjutkan perjalanan kita." ucap Vlad.


***


Saat ini, Vlad dan yang lainnya masih berjalan menyisir tiap jengkal hutan yang berada di depan mereka. Mereka sengaja mengambil jalan lurus untuk memperkirakan seperti apa bentuk hutan ini, mengingat tak ada peta yang bisa di jadikan petunjuk saat event ini berlangsung.


Mereka terus masuk lebih dalam ke kedalaman hutan tersebut. Suasana yang tadi nya biasa saja, mulai menjadi mengerikan sebab banyaknya pohon-pohon besar di tengah hutan ini yang menghalangi sinar matahari masuk.


Tak begitu lama, Rogue yang memiliki insting yang tajam merasakan sesuatu mendekati mereka dengan kecepatan yang luar biasa. Segera Rogue memberitahukan hal ini kepada rekan-rekan nya.


"Seperti nya ada yang mendekat. Jumlah mereka cukup banyak, ditambah kecepatan mereka yang juga lumayan cepat. Bersiaplah, kali ini musuh yang mendekati kita." ucap Rogue.


Vlad dan yang lainnya segera bersiap setelah mendengar ucapan Rogue. Senjata kini telah siap di tangan masing-masing. Mereka membentuk formasi melingkar dengan Rinz, Lliandra, Leo, dan Leona berada di bagian dalam lingkaran. Sementara sisanya berdiri membentuk lingkaran agar dapat bertahan dari serangan musuh dari arah manapun.


"Itu Serigala! Besar sekali ukurannya." ucap Rinz yang sedikit kaget melihat kawanan monster yang muncul di depan mereka saat ini.


"Jangan lengah. Lawan kita 3 serigala ini, dan juga serigala besar yang ada di belakang mereka." ucap Vlad yang memperhatikan nama yang melayang diatas kepala monster-monster itu.


-* Gale Wolf (Level 135) *-


HP : 400.000/400.000


-* Gale Wolf (Level 135) *-


HP : 400.000/400.000

__ADS_1


-* Gale Wolf (Level 135) *-


HP : 400.000/400.000


-* Gale Wolf King (Level 150) *-


HP : 750.000/750.000


"Lawan kita kali ini tak begitu kuat, tapi masalahnya adalah jumlah nya yang lumayan banyak untuk kita hadapi bersama. Sekarang aku ingin membagi lawan kita agar lebih mudah dihadapi. Rock dan Rogue melawan 1 Gale Wolf. Lliandra, Drake, dan Leo melawan 1 Gale Wolf. Lalu Leona, Rinz, dan Zero juga melawan 1 Gale Wolf. Untuk raja nya, biarkan aku menghadapi nya sendiri." ucap Vlad memberi arahan pada kawan-kawan nya.


"Kami mengerti." ucap mereka bersamaan.


Tanpa komando, anggota guild Black Moon bergerak kearah lawannya masing-masing bersama kelompok kecil yang baru saja dibuat oleh Vlad. Sementara itu, Vlad dan sang raja serigala hanya mengawasi pertarungan anggota nya masing-masing. Belum ada tanda-tanda bagi raja serigala itu untuk bergerak, jadi Vlad juga membiarkan nya terlebih dahulu.


Anggota guild Black Moon sangat lihai memainkan peran serta posisi mereka saat bertarung melawan serigala-serigala itu. Berkat latih tanding yang dilakukan mereka selama beberapa hari ini, membuat mereka dapat bekerja sama dengan baik untuk melawan musuh yang ada didepannya.


Rock dan Rogue yang menggunakan pertahanan absolut serta serangan cepat berhasil membuat musuhnya sangat kewalahan hingga tak bisa melawan sama sekali.


Drake dan Leo juga memanfaatkan serangan yang ber damage besar untuk membuat serigala itu kehilangan fokus sehingga tiap serangan sihir dari Lliandra bisa mengenai nya dengan tepat dan akurat.


Dan juga kombinasi serangan Leo dan Rinz yang membuat musuhnya sulit bergerak karena efek serangan listrik dari Zero, lalu disusul dengan tembakan panah berkekuatan super yang dilancarkan oleh Rinz, dan diakhiri oleh tusukan bertubi-tubi dari rapier milik Leona yang sudah dilumuri racun sebelumnya.


ketiga monster yang menjadi lawan mereka semua tak dapat berbuat banyak. Mereka jelas kalah jumlah, ditambah lagi kombinasi dari serangan guild Black Moon yang terorganisir membuat serigala yang menjadi lawannya bahkan tak dapat menyerang sama sekali dan berakhir tewas satu persatu.


Raja serigala yang melihat kalau seluruh anggota nya sudah tewas dibantai, tak lagi tinggal diam. Sebuah lolongan keras terdengar dari nya sesaat sebelum ia melompat untuk menerjang kawanan Vlad yang baru saja membantai anggota nya. Sayang nya, cakaran dari monster tersebut dapat ditangkis dengan katana milik Vlad. Segera setelah menangkis serangan tersebut, Vlad dan raja serigala itu segera terpental kebelakang.


"Kau lawanku. Kalian semua mundur, biar aku yang membunuhnya sendiri." ucap Vlad yang terlihat dingin dan mengeluarkan aura kegelapan yang sangat pekat.

__ADS_1


"Bersiaplah monster bodoh!" ucap Vlad yang segera menerjang kearah sang monster dengan katana yang siap ditarik dari sarungnya.


__ADS_2