The Dominator

The Dominator
Hutan Blackwood 4


__ADS_3

Vlad dan Leona segera mencari posisi terbaik untuk melakukan serangan kejutan, sedangkan Sun berlari masuk kedalam gua tempat monster itu berada.


Tak lama kemudian, Sun kembali berlari keluar dari dalam gua. Ia melompat ke kiri dan ke kanan secara zig zag untuk sedikit mengelabui makhluk yang sedang mengejar nya. Hingga sedetik kemudian, suara auman yang memekakkan telinga kembali terdengar.


"Roaaaaaaaaarrrrr!!!" Suara auman yang sangat keras terdengar dari mulut gua.


"Bersiap lah! Dia sudah keluar!" teriak Sun memberi aba aba.


"Kami sudah siap!" jawab Vlad dan Leona serentak.


Sedetik kemudian, sesosok makhluk yang besar muncul dari dalam mulut gua. Seekor ular besar, dengan kepala nya saja sebesar tubuh orang dewasa, melesat keluar dari dalam gua. Ular itu memiliki sisik berwarna hitam kehijauan, dengan taring besar serta tanduk berwarna hitam tepat di atas kepala nya. Ular itu memiliki sepasang mata berwarna merah yang sangat mengerikan, menatap tajam kearah Sun yang saat ini tengah bersiap melawan nya.


-* Nightmare Snake (Level 300) *-


HP : 3.000.000/3.000.000


"Jurus raja kera: Klon!" ucap Sun memulai serangannya.


Sejurus kemudian, Tubuh sun terbelah menjadi 5 dan membentuk tubuh utuh persis seperti tubuh asli nya. Dengan segera, kelima tubuh sun itu melompat menyerang kearah sang monster. Dua dari kelima ekor sun itu berdiri tepat di hadapan sang monster untuk menghalau serta mengecoh sang monster, sementara ketiga lainnya berlompatan ke atas tubuh sang monster untuk melakukan serangan.


Pukulan demi pukulan dilancarkan oleh ketiga ekor sun yang berada di atas tubuh sang monster menggunakan tongkat yang mereka pegang masing-masing. Sementara yang lainnya bertugas memancing sang monster agar tak bergerak terlalu ganas.


Monster yang terlihat gusar itu pun akhir nya tak tinggal diam. Ia menggulingkan badannya kearah kiri dan kanan untuk menjatuhkan kloningan milik sun, lalu sedetik kemudian ia meluncur keatas sebelum akhirnya ia kembali menghantamkan tubuhnya ke tanah, membuat seluruh kloningan Sun menghilang dan tubuh asli Sun terpental menghantam dinding tebing.


"Arrrgghh! Sakit sekali!" erang Sun kesakitan.


"Sepertinya sekarang giliran kita." ucap Vlad kemudian memberi aba aba untuk ikut masuk kedalam pertempuran.


"Aku akan menyerang duluan." ucap Leona sembari mengeluarkan skill nya.

__ADS_1


"Poison sage art: Thousand stinger!" lanjutnya sembari menerjang maju kearah sang monster.


ribuan jarum jarum berwarna hitam kehijauan muncul di sekitar rapier dan tubuh Leona. Jarum jarum tersebut mengarah tepat kearah sang monster, sebelum akhirnya terbang menghujani seluruh tubuh sang monster.


*Status debuff: poisoned*


"Aku belum selesai! Summon: Thousand poison stinger!" teriak Leona diikuti tangannya yang segera menancapkan rapier yang di pegang nya ke tanah.


Retakan besar muncul tepat setelah rapier Leona menancap ke dalam tanah. Retakan itu semakin membesar, hingga meninggalkan lubang dengan luas sekitar lima meter. Dari dalam lubang tersebut, muncul seekor kalajengking raksasa berwarna merah padam, dengan bercak bercak berwarna hitam di sekitar punggungnya. Ukuran kalajengking itu tak kalah besar dari monster ular yang saat ini tengah dihadapi Vlad dan yang lainnya.


Segera, Leona melompat keatas punggung makhluk panggilannya tersebut. Dengan satu ayunan dari rapier nya, makhluk panggilannya itu maju menerjang ke arah musuh di depannya.


"Ayo maju Stinger! Aku mengandalkan mu!" teriak Leona.


Sang kalajengking beracun a.k.a Stinger segera menerjang maju ke arah monster ular tersebut. Dengan segera, kedua capit milik Stinger dengan cepat mencengkeram tubuh si ular.


"Vlad, bantu aku untuk mengikat ular sialan ini!" ucap Leona meminta bantuan.


"Tarian pedang hantu: Dark Bind." lanjut Vlad mengeluarkan skill pengikat nya.


Bayangan bayangan berupa tangan segera muncul tepat dari bawah sang ular. Monster itu sempat menggeliat berupaya untuk menghindari skill milik Vlad, namun ia tak dapat melakukannya karena tubuh nya di capit oleh kalajengking milik Leona.


Dengan segera, bayangan bayangan tangan milik Vlad berhasil mengikat sang monster tersebut. Ular itu semakin tak berkutik karena selain terkena skill bayangan pengikat milik Vlad, juga karena capit milik kalajengking milik Leona.


Leona dan Vlad yang melihat kesempatan ini tak tinggal diam. Mereka dengan segera melancarkan skill milik mereka berdua.


"Tarian pedang hantu: Void Slash X2." ucap Vlad mengeluarkan skill miliknya.


"Poison sage art: Deadly Thurst." lanjut Leona yang juga mengeluarkan skill nya.

__ADS_1


Akibat dari sang monster yang tak bisa bergerak tersebut, skill milim Vlad dan Leona tentu saja mengenai nya dengan telak.


Sun yang tak mau ketinggalan pun dengan segera melancarkan berbagai serangan miliknya. Salah satu skill nya pun dikeluarkan untuk mendapatkan serangan telak ke arah tubuh sang monster.


"Jurus Raja Kera: Tongkat Api!" Sun mengeluarkan skill yang membuat tongkat nya membara.


100% .... 90% .... 80% ... 70%


Health point milik sang monster pun mau tidak mau terkuras dengan cepat akibat dari serangan milik Vlad, Leona, juga Sun.


Selain dengan skill, mereka bertiga juga terus saja menghujani seluruh tubuh sang monster dengan berbagai serangan dari segala arah hingga health point (HP) milik sang monster pun terus menurun.


70% ... 65% ... 60%


Monster ular yang terus terkena serangan itu akhir nya mengamuk. Dengan satu hentakan keras pada tubuhnya, skill pengikat milik Vlad, juga capit dari monster kalajengking milik Leona pun lepas dari tubuhnya.


Monster ular yang terlihat sangat marah itu dengan segera melancarkan serangan nya. Ia menggigit tubuh sang kalajengking, sebelum akhir nya melilit tubuh nya dan meremas tubuh sang kalajengking hingga ia hancur berkeping-keping.


Tak cukup sampai disitu, monster ular itu juga dengan segera menyabetkan ekor nya ke arah Vlad dan kawan-kawan nya. Vlad dan Sun yang sadar dengan serangan tersebut berhasil menghindar. Sedangkan Leona yang saat itu masih sedikit terpana karena monster panggilan miliknya baru saja tewas, tak dapat menghindari serangan dari ekor sang monster ular tersebut. Dengan segera, tubuh Leona pun terpental jauh hingga menghantam pepohonan di sekitar gua.


"Arrrgghhh!" erang Leona kesakitan.


"Kau tidak apa apa? Perhatikan serangan musuh, ia saat ini seperti nya masuk ke pola serangan ke dua." ucap Vlad.


"Aku tidak apa apa. Hanya saja, beri aku waktu untuk menyembuhkan diriku. Health point ku berkurang drastis karena serangan tadi." jawab Leona.


"Baiklah, istirahat lah dulu. Aku dan Sun akan menyerangnya duluan. Bergabung lah jika kau sudah meminum health potion yang kita bawa." Vlad memberi perintah.


"Yaa baiklah. Aku akan beristirahat sejenak." jawab Leona.

__ADS_1


"Sun! Keluarkan skill mu. Ayo kita habisi monster sialan ini sekarang juga!" ucap Vlad kepada Sun.


"Dari dalam bayangan, kegelapan pekat mengikuti. Tak ada satupun yang bisa lolos dari intaian kegelapan. Dengan ini aku memanggilmu, Phantom. Penuhi panggilan mu." Lanjut Vlad menggumamkan sesuatu.


__ADS_2