
"Dari dalam bayangan, kegelapan pekat mengikuti. Tak ada satupun yang bisa lolos dari intaian kegelapan. Dengan ini aku memanggilmu, Phantom. Penuhi panggilan mu." Lanjut Vlad menggumamkan sesuatu.
Seketika, bayangan milik Vlad mulai bergejolak. Dari awalnya bayangan itu membentuk siluet menyerupai badan Vlad, mulai berganti bentuk hingga menjadi seperti lubang hitam yang lumayan besar. Dari dalam lubang bayangan itu muncul sesosok makhluk. Makhluk itu menyerupai seekor macan dengan warna yang hitam legam. Ukuran makhluk itu setinggi orang dewasa.
"Aku datang untuk memenuhi panggilan mu, tuanku." ucap Phantom, sang divine beast yang agung.
"Pinjamkan aku kekuatan mu untuk mengalahkan musuh yang saat ini berhadapan denganku. Berikan aku blessing mu untuk melawan setiap lawan yang berada di jalan ku." ucap Vlad.
"Permintaan mu adalah perintah bagi ku. Dengan ini, ku pinjamkan seluruh kekuatanku padamu. Hancurkan lah setiap musuh mu, beri tahu mereka semua semenakutkan apa kegelapan yang sesungguhnya itu wahai tuanku." ucap Phantom, di iringi kepala nya yang sedikit menunduk.
Tangan Vlad segera meraih kepala Phantom, sang divine beast. Segera setelah telapak tangan Vlad bersentuhan dengan dahi dari phantom, partikel partikel bulat kecil berwarna hitam pekat segera mengelilingi mereka berdua. Partikel partikel tersebut tumbuh kian banyaknya mengelilingi mereka hingga akhirnya membentuk seperti kepompong besar yang menyelimuti Vlad dan Phantom.
Tak lama berselang, kepompong hitam itu akhirnya retak dan meledak bertebaran. Dari dalam kepompong tersebut, Vlad muncul. Seluruh tubuh Vlad telah dikelilingi aura kegelapan yang begitu menakutkan, bahkan hanya melihatnya dari kejauhan saja sudah dapat membuat siapapun yang melihatnya sesak nafas. Selain menyelimuti tubuhnya, aura kegelapan itu pun juga menyelimuti seluruh bilah katana dan wakazashi milik Vlad.
__ADS_1
"Kegelapan menatap tajam ke arah mu, bersiaplah menjawab panggilannya!" Vlad meneriakkan kata kata barusan ke monster ular di depannya.
"Rooooaaarrrrr!" ular itu meraung, lalu melesat kearah Vlad.
Serangan ular itu segera di tangkis Vlad menggunakan bilah katana miliknya. Dengan segera, Vlad memutar tubuhnya kearah kanan lalu menancapkan wakazashi miliknya ke tubuh sang monster. Tak cukup sampai disitu, ia menarik wakazashi nya mengikuti alur tubuh sang ular hingga tercipta luka sayatan yang panjang di samping kiri tubuh ular tersebut.
"Rooaaaaarrr!" ular itu meraung keras, lalu dengan sedikit hentakan, ia kembali melancarkan sebuah serangan dengan ekor nya.
Sun yang melihat serangan tersebut segera menyerbu masuk kedalam jarak serangan sang ular. Dengan tongkat berapi di tangannya, ia berhasil memantulkan ekor monster itu.
"Tarian Pedang hantu gaya ke lima : Shadow killer." ucap Vlad mengaktifkan skill nya.
Dengan segera sebuah bayangan hitam terbentuk menyerupai tubuh Vlad, termasuk dengan senjata senjatanya.
__ADS_1
"Tarian Pedang Hantu gaya ke dua: Ghost Steps." sedetik setelah ia mengucapkan skill nya, tubuh Vlad dan bayangan nya hilang seketika.
Semburan darah tercipta dari punggung sang monster yang terkena serangan telak dari Vlad dan bayangannya yang telah berada tepat di belakang sang monster. Tak cukup sampai disitu, serangan demi serangan di lancarkan oleh mereka berdua sehingga seluruh tubuh sang monster menjadi penuh luka.
Sang ular yang tak mau tinggal diam pun berusaha melawan. Ia menyerang ke segala arah, berharap kalau serangannya berhasil mengenai tubuh Vlad atau paling tidak menghancurkan skill bayangannya. Namun serangan ular raksasa tersebut masih jauh kalah cepat dibandingkan dengan gerakan Vlad dan bayangan nya.
60% ... 55% ... 50% ... 45% ... 40%
Health point milik sang monster pun terkuras sedikit demi sedikit akibat serangan dari Vlad yang membabi buta. Hingga tepat setelah Health point nya berada di titik sisa 40%, tiba tiba aura di tubuh nya meledak dan berasap. Ledakan ini membuat Vlad terpental dan juga menghancurkan bayangan milik Vlad.
"Fase ke tiga di mulai. Musuh saat ini berada di fase Berserk. Apapun yang terjadi, hindari serangan apapun yang dilancarkan oleh nya dan jangan dulu menyerang balik!" perintah Vlad kepada Sun dan Leona.
"Dimengerti!" ucap mereka hampir berbarengan.
__ADS_1
......................