
Pagi hari sudah menjelang. Vlad yang baru terbangun segera keluar dari dalam kamar yang sejak tadi malam menjadi tempatnya beristirahat. Saat ini Vlad tengah berada di penginapan di sebuah desa kecil yang letaknya persis di pinggiran hutan Blackwood.
Vlad menuruni tangga penginapan itu, mengingat kalau kamar tempatnya beristirahat semalam berada di lantai dua, sedangkan ruang makan sekaligus restoran berada di lantai satu penginapan tersebut.
Tepat saat ia baru turun dari tangga, suara yang sangat familiar di telinga nya memanggil nama nya.
"Vlad, kemarilah! Sarapan mu sudah ku siapkan." ucap seorang wanita yang saat ini tengah duduk sembari menikmati sarapan nya.
"Terimakasih Leona. Tapi tumben sekali kau sudah bangun sepagi ini?" ucap Vlad sembari menghampiri meja dimana Leona berada.
"Aku tak bisa tidur nyenyak semalaman. Perut ku sangat lapar, tapi tak ada satu makanan pun di inventory ku. Hanya ada beberapa tanaman herbal dan potion saja." Jawab Leona yang saat ini baru saja menghabiskan roti di tangannya.
"Hahahaha kenapa kau tidak membangunkan ku? Aku punya sedikit makanan di inventory ku, harus nya itu cukup untuk membuatmu kenyang hingga siang nanti." Ucap Vlad sembari sedikit terkekeh.
"Aku tak mau mengganggu mu. Dengkuran mu yang terdengar hingga ujung selasar cukup untuk memberitahu ku bahwa kau sangat kelelahan." Senyum jail Leona tersungging di wajahnya.
"Hahaha tak mungkin suara dengkuran ku bisa terdengar sampai sejauh itu. Memangnya aku monster katak." Ucap Vlad yang merasa kalau omongan Leona agak sedikit lucu.
"Hahaha." Leona hanya membalas omongan Vlad dengan tawa khas nya.
"Jadi kapan kita pergi dari penginapan ini?" Lanjutnya.
"Mungkin pagi ini. Aku akan menemui Chip setelah sarapan untuk menanyakan lebih jelas rinciannya." jawab Vlad sembari memakan sarapannya.
"Yaa baiklah, terserah bos saja. Aku naik dulu ya? aku mau melanjutkan tidur ku. Nanti jangan lupa bangunkan aku kalau kita sudah siap berangkat." Ucap Leona yang langsung beranjak dari meja makan itu.
"Jangan sampai mendengkur." Ejek Vlad.
"Tidak akan, wleeekkkk." Jawab Leona sembari menjulurkan lidahnya.
...****************...
__ADS_1
"Bagaimana persiapan rombongan mu Chip?" tanya Vlad yang saat ini tengah berjalan mendekati Chip yang sedari tadi pagi sibuk dengan urusan rombongan pedagang nya.
"Yaa bisa kau lihat sendiri, sebentar lagi semua siap dan kita bisa berangkat. Ngomong-ngomong, mana Leona? Aku tidak melihat nya sejak pagi ini." Ucap Chip.
"Dia di kamarnya. Setelah sarapan tadi pagi, dia kembali melanjutkan tidur nya yang sempat terganggu semalam." Jawab Vlad menanggapi.
"Hmm... masih tidur rupanya. Bisakah kau bangunkan dia? Kurasa sebentar lagi kita siap meninggalkan penginapan ini Vlad." Chip berkata demikian sembari sibuk merapihkan kotak-kotak dagangan di gerobak miliknya.
"Tak perlu, aku sudah bangun kok." Ucap Leona dengan senyuman khas nya.
"Bagus lah kalau begitu." Ucap Vlad yang menengok ke arah datangnya suara tersebut.
"Semua berkumpul! Siapkan barang bawaan kalian masing-masing. Kita berangkat sekarang!" Teriak Chip kepada rombongan nya.
"Siap boss!" Jawab mereka serentak.
......................
Rombongan merchant tersebut berjalan beriringan melewati jalan setapak yang menjadi patokan untuk sampai di kota Rim. Barisan rombongan itu dipimpin oleh Chip, dengan dua pengawal NPC di belakangnya. Vlad dan Leona berada di paling belakang rombongan, karena mereka bertugas menjaga rombongan dari serangan musuh yang mungkin saja mengincar barang bawaan mereka.
Beberapa waktu kemudian, rombongan itu melewati semacam lembah dengan dua tebing tinggi di sisi kiri dan kanannya. Lembah itu tak begitu luas, tetapi ada beberapa species monster yang berkeliaran di sekitar lembah tersebut.
Vlad dan Leona, dibantu oleh NPC penjaga tersebut tak butuh waktu yang lama untuk mengusir mereka. Beberapa monster yang berusaha menyerang rombongan berhasil di tumbangkan mereka, sedangkan monster-monster lainnya memilih untuk menghindari rombongan tersebut.
Hingga sore menjelang, akhirnya rombongan mereka semua dapat melihat pintu gerbang kota Rim. Karena lelah, mereka memutuskan untuk bergegas memasuki kota tersebut untuk menyelesaikan perjalanan nya. Berkas-berkas yang di bawa Chip segera ia berikan kepada penjaga gerbang, sebagai identitas dan tanda bukti tujuan mereka memasuki kota tersebut. Tak lama berselang, akhir nya rombongan pun memasuki kota.
......................
Di dalam sebuah penginapan di Kota Rim.
"Terimakasih Vlad. Berkat bantuan mu, aku dan rombongan merchant lainnya dapat tiba dengan selamat di kota ini." Ucap Chip sembari menyalami tangan Vlad sebagai bentuk terimakasih.
__ADS_1
"Tak apa Chip. Lagi pula, berkat rombongan mu, aku dan Leona tak merasa kesepian selama dalam perjalanan." Jawab Vlad sembari tersenyum.
"Sebagai ucapan terimakasih, terimalah pemberian ku ini." Chip memberikan sebuah kotak kecil kepada Vlad.
*Merchant Union Badge (Rare)*
Jenis Item : Badge
Level penggunaan : Level berapapun, selama ia mendapatkan persetujuan dan rekomendasi dari seorang Merchant kelas menengah ke atas.
Badge ini adalah bukti bahwa pemiliknya berteman baik dengan Merchant Union. Dengan memperlihatkan badge ini, pemilik dapat menikmati diskon di setiap Merchant di seluruh negeri, selama ia merupakan bagian dari Merchant Union. Sang pemilik juga bebas mengikuti auction yang diselenggarakan oleh Merchant Union, tanpa harus membayar biaya keikutsertaan.
Dapat terjatuh jika pemilik nya mati melawan player lain.
"Terimakasih Chip, sungguh hadiah yang sangat berguna untuk ku." ucap Vlad berterimakasih.
"Gunakan dengan bijak, badge itu akan membantu mu tumbuh menjadi seorang petualang besar nanti nya. Jaga baik-baik ya, aku tak kan memberimu ganti nya jika sampai hilang." Ucap Chip mengingatkan.
"Tentu saja, akan ku jaga sepenuh hati ku." Jawab Vlad mantap.
"By the way, seperti nya aku harus pamit. Aku harus melanjutkan perjalanan ke kota Heinz. Aku tak bisa membuang waktu lebih lama lagi, karena sudah beberapa hari aku meninggalkan guild ku." Lanjutnya.
"Tentu saja. Berhati-hatilah, perjalanan saat malam hari biasanya lebih berbahaya dari pada saat siang hari." Jawab Chip.
"Aku akan mengingatnya." Ucap Vlad yang kemudian berlalu meninggalkan Chip untuk menuju ke meja tempat dimana Leona sedang menikmati makan malam nya.
"Tunggu sebentar, aku belum selesai makan." Ucap Leona dengan mulutnya yang masih penuh.
"Kau tidak makan?" Lanjutnya.
"Hahahaha habiskan saja makananmu dulu, aku masih kenyang. Aku tunggu di depan ya? jangan terlalu lama, hari sudah gelap." jawab Vlad yang tidak jadi duduk menemani Leona, lalu berlalu keluar dari dalam penginapan tersebut.
__ADS_1
...****************...