
Naga itu meraung sangat keras sebelum terjatuh menghantam tanah dibawahnya. Naga agung yang memandang rendah lawan didepannya, kini harus jatuh tersungkur akibat serangan dari lawan-lawannya.
Serangan jarak jauh yang dilakukan oleh Vlad dan yang lainnya ternyata cukup berhasil. Selain bisa menjatuhkan naga yang terbang tinggi diatas mereka, damage yang diterima naga itu juga tidak bisa di bilang ringan. Saat ini, kesehatan naga itu sudah mencapai 50% dari kesehatan awalnya.
"Kita sudah berhasil menjatuhkannya." Ucap Rock yang merasa sedikit lega karena tak lagi dihujani dengan bola api yang disemburkan sang naga tersebut.
"Fokus. Naga itu belum mati." Ucap Drake sembari menunduk sedikit karena ia sudah cukup merasa lelah saat ini.
Tak lama berselang, naga itu kembali bangkit. Meskipun luka di tubuhnya tak bisa dibilang ringan, tetapi aura yang dikeluarkannya tetap lah menakutkan. Naga itu meraung sekali lagi, tanda bahwa ia sangat marah.
Aura api membara segera menyelimuti tubuh sang naga. Mata naga itu menjadi sangat menyeramkan dengan perubahan warnanya jadi merah darah. Sisik naga itu terlihat seperti besi yang dipanaskan akibat dari aura membara yang dikeluarkannya.
Vlad sudah mengerti dengan apa yang terjadi pada sang naga. Pengalamannya sudah mengajarkan berbagai pola serangan monster kuat yang ada di area ini. Satu kesamaan dari semua monster kuat yang ada disini, yaitu kemampuan Berserk.
"Bersiap menghindar semua nya, jangan lakukan serangan apapun, dan jangan sekali-kali mencoba untuk menahan serangannya. Naga ini sedang masuk ke tahap Berserk. Kita tunggu hingga durasi nya habis dulu sebelum kita serang bersamaan." Vlad memberi perintah pada semua kawan-kawan nya.
Naga itu segera meraung dengan ganas sebelum memuntahkan api yang menyala dengan ganas kearah Vlad dan teman-temannya. Api itu menyebar ke segala arah dan membakar apapun yang disentuhnya. Vlad dan yang lainnya segera mundur menjauh dari jangkauan api itu. Dengan tergesa-gesa mereka terus melompat mundur karena luas nya serangan yang dilakukan sang naga.
Hingga beberapa detik kemudian, semburan itu berhenti dan hanya meninggalkan tempat yang sudah sepenuhnya hangus terbakar. Sisa-sisa pohon yang terkena serangan itu masih terlihat terbakar dengan hebat sebelum akhir nya tumbang karena hangus. Naga yang tak puas karena tak ada satu orang pun yang terkena serangannya segera melompat tinggi di udara sebelum akhirnya menerjang anggota guild Black Moon yang sudah mundur sebelumnya.
Lliandra, Leo, dan Leona yang memiliki reflek pergerakan paling lambat tak dapat menghindari terjangan monster yang bergerak dengan sangat cepat itu. Segera mereka bertiga terpental jauh sebelum akhirnya menabrak pohon disekitarnya. HP bar milik mereka bertiga dengan cepat turun ke posisi yang mengkhawatirkan.
Tak cukup dengan itu, sang naga segera melanjutkan serangannya menggunakan ekor nya. Ekor naga itu berhasil menyapu Zero dan Rock yang masih terpana dengan serangan awalnya.
__ADS_1
Rock yang saat itu tengah mengenakan armor nya masih dapat bertahan dari serangan itu, membuat darahnya masih tersisa lebih dari setengahnya. Sedangkan naas bagi Zero yang baru berhasil memulihkan harus terkena serangan telak sekali lagi dan mengakibatkan hanya 10% darahnya yang tersisa.
Rinz memancing naga itu dengan menyerangnya terus menerus menggunakan panah miliknya. Panah-panah bergerak cepat menyapu seluruh tubuh sang naga, mengakibatkan darah sang naga berkurang sedikit demi sedikit.
Sayangnya, serangan itu tak dihiraukan sama sekali. Naga itu terus mengamuk dan menyerang apapun yang berada di dekatnya. Rogue yang memiliki skill teleportasi segera mengevakuasi teman-teman nya yang terluka sebelum akhirnya ikut mundur dari pertempuran karena mana yang dimilikinya sudah habis tak bersisa.
Kini hanya tinggal Vlad, Rinz, dan Drake yang masih sanggup bertahan melawan naga itu. Bar HP milik sang naga saat ini sudah menyentuh poin 35% akibat serangan jarak jauh yang dilakukan ketiga nya. Hingga beberapa waktu terus berjalan, akhirnya durasi Berserk itu perlahan-lahan menghilang dan berhenti. Naga yang sudah kehilangan kemampuan Berserk nya segera berhenti bergerak untuk sementara. Efek Berserk yang sudah habis membuatnya tak bisa bergerak untuk beberapa saat.
"Durasi skill nya sudah berakhir. Sekarang kalian berdua segera susul kawan kita yang lain, jaga mereka dari player atau monster lain yang bisa saja menyerang mereka nanti. Biar naga ini aku yang membunuhnya." Ucap Vlad.
"Walaupun ia saat ini tidak bisa bergerak, tapi apa kau mampu membunuhnya seorang diri Vlad?" Tanya Rinz.
"Masih ada kartu as yang belum ku keluarkan, dan aku yakin aku bisa membunuhnya dengan serangan terakhir milikku. Percayakan semua nya padaku dan segera mundur dari sini." Jawab Vlad.
"Tenang saja." Jawab Vlad.
Rinz dan Drake lalu pergi meninggalkan Vlad untuk menghadapi boss monster itu. Mereka bergerak cepat untuk menyusul kawan-kawan nya yang sudah lebih dulu meninggalkan area pertempuran.
"Aku akan menunjukkan skill ultimate ku untuk menghabisi mu. Berbanggalah, karena kau adalah musuh pertama yang membuatku harus menggunakan skill ini." Ucap Vlad sembari menatap tajam sang naga.
"Tarian Pedang Hantu gaya terakhir : Grim Reaper Call's." Ucap Vlad mengaktifkan skill nya.
Segera, aura hitam pekat mengelilingi tubuh Vlad. Aura itu terasa amat mencekam, seolah saat ini tempat mereka berpijak bukanlah sebuah hutan, melainkan dunia setelah kematian. Hawa dingin tercipta, seiring aroma khas kematian menyeruak menyelimuti daerah sekitar. Aura hitam yang semula mengelilingi Vlad kini tengah membentuk suatu sosok raksasa yang berdiri di belakang Vlad. Tubuh raksasa yang di tutupi oleh jubah dan tudung, serta membawa sabit besar di tangan kanannya saat ini berada di belakang Vlad. Dengan satu ayunan pedang, Vlad membuat tubuh tersebut bergerak sesuai yang ia mau.
__ADS_1
"Kematian memanggilmu, kau harus menjawabnya." Ucap Vlad dingin.
Dengan segera, dewa kematian yang sebelumnya ada di belakang Vlad bergerak mendekati Naga itu. Sang naga tak bisa bergerak sama sekali akibat tekanan aura kematian yang dihasilkan oleh Dewa kematian itu. Naga itu hanya terlihat sangat ketakutan saat sang dewa sudah berada tepat didepannya. Vlad tak menghiraukan tatapan naga itu dan mulai mengayunkan sekali lagi pedang katana miliknya. Sang dewa merespon gerakan itu, dan dengan segera mengangkat sabit nya tinggi-tinggi lalu mengayunkannya tepat ke leher sang naga tersebut.
*Sraaat*
*Bruk*
Darah tersembur ke segala arah saat sabit itu berhasil melewati leher sang naga. Kepala naga itu langsung terjatuh keatas tanah, diikuti dengan tubuhnya yang juga rubuh seketika. Setelah berhasil menunaikan tugasnya mencabut nyawa sang naga, Dewa kematian itu segera kembali menjadi bayangan hitam sebelum akhirnya menghilang.
*Boss Monster Volcanic Dragon sudah tewas*
*Level Up*
*Item Drop dijatuhkan*
- Volcanic Dragon Horn X2 (material)
- Volcanic Dragon Scale X5 (material)
- Volcanic Dragon Core X1 (material)
- Volcanic Dragon Crown (Equipment)
__ADS_1