The Dominator

The Dominator
Event Monster Hunt 5


__ADS_3

Beberapa hari berlalu sejak event Monster Hunt ini dimulai. Perjalanan Vlad dan anggotanya pun telah mencapai titik dimana mereka sangat kelelahan, baik fisik ataupun mental. Perburuan monster kuat yang memiliki banyak sumber daya berupa item drop, ataupun pertarungan sengit dengan kelompok player lain demi bisa bertahan dan memperkecil jumlah player yang berpotensi mendapatkan item drop langka membuat guild Black Moon yang dipimpin oleh Vlad mengalami kelelahan ekstrim.


"Sudah 6 hari kita menjalani event ini. Ini adalah hari terakhir, dimana 10 Boss monster akan muncul dan menandakan kalau event ini segera berakhir. Kita tak boleh patah semangat. Ingatlah, keringat dan darah yang kalian tumpahkan hari ini akan terbayar dengan hasil yang memuaskan setelah kita keluar dari sini." Ucap Vlad menyemangati kawan-kawan nya yang sudah terlihat sangat kelelahan.


"Vlad benar. Sudah banyak hal yang kita lalui, dan banyak pula item drop langka yang sudah kita kumpulkan. Hanya tinggal tersisa Boss monster terakhir yang akan kita lawan hari ini, dan setelahnya kita bisa keluar dari area ini. Kita akan berpesta dengan hasil drop yang kita kumpulkan. Ayo semangat." Rinz menimpali ucapan Vlad.


"Benar kata Rinz. Nah sekarang, selagi kita menunggu boss monster itu bangkit, kita bisa beristirahat disini." Vlad kembali berkata.


"Baik ketua." Jawab yang lainnya mengiyakan.


Mereka pun segera menjatuhkan dirinya ke tanah. Sebagian dari mereka duduk, sementara lainnya tidur terlentang diatas tanah yang mereka pijak sebelumnya. Mereka sudah tak perduli tentang kotor atau apapun, yang penting bagi mereka adalah beristirahat agar nanti mereka punya tenaga yang cukup untuk melawan monster terakhir.


Satu jam berlalu, dan keheningan masih terasa jelas menyelimuti daerah sekitar. Hingga beberapa waktu kemudian, terdengar suara ledakan disertai dengan raungan yang memekakkan telinga. Vlad dan yang lainnya terkesiap mendengar hal itu. Buru-buru mereka mempersiapkan kembali tubuh mereka dan berdiri menghadap kearah datangnya suara tersebut.


"Itu pasti tandanya. Ayo kita kesana, kita kalahkan monster itu dan pulang kerumah dengan bangga." Ucap Vlad memecah keheningan diantara mereka.


"Ayok kita bantai siapapun yang menjadi lawan kita!" teriak Drake yang kemudian berlari terlebih dahulu kearah datangnya suara.


Anggota guild yang lainnya pun segera berlari mengikuti langkah Drake. Rimbunnya hutan disekitar tak mengurangi kecepatan lari mereka saat ini. Mereka bertujuan untuk menghabisi monster itu secepatnya agar bisa menyelesaikan seluruh event ini.


Vlad yang berada di paling belakang menghentikan lari nya tiba-tiba karena yang lainnya sudah berdiri terdiam di depan. Sebuah sosok besar terlihat dihadapan mereka semua saat ini. Monster berukuran raksasa yang memiliki dua sayap, empat kaki, dan sisik berwarna merah menyala saat ini tengah beradu pandangan dengan anggota guild Black Moon.


"Lawan terakhir kita seekor naga? Bagaimana cara kita melawannya?" Ucap Lliandra sedikit bergetar.


"Siapapun lawannya, yakinlah kalau kita tak akan pernah kalah. Persiapkan diri kalian semua, ini akan menjadi pertarungan akhir yang sangat alot." Ucap Vlad menenangkan kawan-kawan nya.


"Sekarang, bergerak ke posisi masing-masing!" seru Vlad memberikan perintah.


-* Volcanic Dragon (Level 300) *-


HP : 3.000.000/3.000.000


Sebuah nama dan bar HP muncul diatas kepala naga itu begitu Vlad dan yang lainnya siap bertempur. Naga yang melihat kalau yang didepannya ini adalah musuh, segera meraung keras. Raungan itu menimbulkan angin kuat yang menyapu dedaunan disekitar mereka.

__ADS_1


"Mermaid Song - Water Blessing"


Lliandra segera mengaktifkan skill Buff nya. Skill ini meningkatkan pertahanan mereka terhadap serangan bertipe api. Skill ini juga memberikan efek healing ringan selama setengah jam kedepan.


"Item Skill : Earth Armor!"


"Shield Art : Taunt!"


Rock mengaktifkan skill bertahan paling tinggi miliknya. Sebuah armor terbentuk dari tanah segera menyelimuti seluruh tubuh Rock, dan dengan begini defense nya meningkat 5 kali lipat. Lalu dilanjutkan dengan skill yang membuat aggro dari musuhnya hanya tertuju pada dirinya seorang.


Naga itu segera menolehkan kepalanya, melihat Rock dengan ekspresi yang sangat marah. Dengan segera, cakar depan dari naga tersebut melayang kearah Rock yang sudah bersiap dengan tameng di depannya.


*Duar!*


Suara keras bergema, hasil dari tumburan cakar sang naga dengan tameng tanah yang di genggam Rock menggunakan kedua tangannya.


Vlad dan Zero maju terlebih dahulu kesamping kanan dan kiri sang monster sebelum mengeksekusi serangan mereka masing-masing.


Naga itu masih belum menghiraukan mereka dan terus saja menyerang Rock dengan ganas. Beberapa kali tameng yang dibuat Rock dari tanah harus hancur karena serangan super kuat yang dilancarkan oleh naga tersebut. Darah Rock pun berkurang cukup banyak karena menerima serangan bertubi-tubi dari sang naga yang hanya ditujukan pada dirinya. Jika tak dibantu oleh skill penyembuhan milik Lliandra, mungkin Rock sudah tumbang sejak tadi.


100% ... 90% ... 80% ... 75%


Tepat saat darah sang monster sudah hilang 25%, tiba-tiba naga itu mengubah pola serangannya. Yang tadinya menyerang Rock dengan ganas, saat ini ia malah mundur lalu terbang dengan kedua sayapnya.


Saat naga itu sudah berada di ketinggian yang lumayan tinggi, mulut naga itu mulai bersinar warna merah cerah, diikuti dengan asap yang keluar dari dalam hidungnya. Hingga sedetik kemudian, semburan api keluar dari dalam mulutnya dan mengarah langsung pada Vlad dan yang lainnya yang berada tepat di bawah.


"Menghindar!" teriak Vlad.


Semburan bola api itu terbang mengarah ke Vlad dan kawan-kawan nya. Mereka dengan segera menghindari serangan tersebut. Tetapi, serangan serupa dilancarkan kembali hingga beberapa kali. Vlad dan yang lainnya sangat kesulitan karena beberapa kali sebagian dari mereka terkena serangan tersebut meskipun sudah berusaha untuk menghindar.


*Duar!*


*Duar!*

__ADS_1


*Duar!*


"Arrrggghhhh!" teriak Zero yang baru saja terkena serangan bola api tersebut.


"Rogue! Gunakan skill Teleport mu, bawa Zero menjauh dari pertarungan!" perintah Vlad.


"Baik Vlad." jawab Rogue, lalu mengaktifkan skill nya.


Rogue segera berpindah posisi tepat disebelah Zero, sebelum akhirnya kembali menghilang dan muncul agak jauh dari pertarungan.


"Mundur semua. Gunakan serangan jarak jauh kalian masing-masing untuk membuat naga itu turun." Perintah Vlad.


"Siap ketua!" jawab mereka serempak.


Anggota Black Moon segera mengikuti instruksi dari Vlad dan mundur dari pertarungan. Segera, setiap dari mereka mengaktifkan skill serangan jarak jauhnya untuk menjatuhkan naga tersebut.


"Tarian pedang hantu gaya pertama : Void Slash X2." Skill gelombang pedang hitam milik Vlad diaktifkan.


"Fire Sword Technique : Dragon Dance!" ucap Drake seraya membuat naga api dari pedangnya.


"Angel Wrath : Dynamic Arrow!" teriak Rinz sebelum menembakkan panah super besar kearah sang naga.


"Earth Guardian Style : Boulder Rush." Ucap Rock sembari membuat batu-batu besar berterbangan menghantam keras sang naga.


"Ninjutsu Art : Tempest." Ucap Rogue sembari mengaktifkan skillnya membuat sebuah angin topan yang sangat besar.


"Mermaid Song : Ice Spears." Lliandra membuat banyak tombak es besar yang diarahkan langsung ke tubuh sang naga.


"Poison Sage Art : Poison Miasma." Ucap Leona mengaktifkan skill dimana gas racun segera mengelilingi tubuh monster tersebut.


"Steel Monastery Style : Prison Bar." Ucap Leo sebelum beberapa pilar besi mengeliling sang naga dan membuatnya terkurung seperti dalam penjara.


Zero tak mengeluarkan skill nya karena saat ini ia masih sibuk menyembuhkan dirinya dengan potion-potion yang dibawa nya.

__ADS_1


__ADS_2