
Chapter 17 Gadis Bodoh
Kerajaan Petir
Restoran
Yan Laxia tidak sadar tengah menjadi pusat perhatian di restoran , karena banyak orang yang langsung berkunjung setelah mendengar isu , seorang anak laki-laki tampan bak dewa sedang makan di restoran . Bahkan Pemilik restoran itu sangat berterima kasih pada Yan Laxia yang menarik pelanggan ke toko nya .
Sementara itu Yan Laxia yang masih setia dengan makanan nya , belum tersadar telah menjadi bisnis restoran tersebut . Banyak para wanita bangsawan baik itu yang tua maupun muda datang ke restoran tersebut , hanya untuk melihat Yan Laxia yang tampan . Pesona iblis Yan Laxia Benar-benar memikat baik itu yang muda ataupun yang tua .
'' Xiao Lu mengapa mereka melihat ku seperti ingin memakan ku saja ? ''
Tanya Yan Laxia bingung , Kali ini Xiao Lu tidak bisa tertawa tetapi tersedak . Pesona Yan Laxia terlalu kuat , bahkan membuat para wanita itu menjadi gila .
'' Lupakan lebih baik Xia kecil makan saja bagaimana ? , abaikan saja mereka semua ! ''
Xiao Lu benar-benar berdarah dihati nya , dia yang laki-laki tulen bahkan tidak mungkin sampai sepopuler ini dalam sehari . Tetapi Yan Laxia yang bocah laki-laki bohongan , terkenal dalam sehari yaampun sebenar nya apakah Yan Laxia terkahir sebagai laki-laki di kehidupan pertama nya , mengapa ia begitu menarik perhatian para wanita .
'' Baiklah ''
Akibat Yan Laxia masuk ketubuh anak kecil ,membuat pikiran nya terisolasi dari pemikiran dewasa menjadi bocah polos , tetapi saat keadaan genting kepintaran Yan Laxia akan muncul dengan sendirinya .
'' Siapa nama anak laki-laki tampan itu? ''
'' Yang terpenting asal anak laki-laki itu''
''Dari pakai an yang ia pakai , ia pasti berasal dari keluarga bangsawan ''
'' Mengapa kalian tidak menanyakan pada nya ? ''
'' Bagaimana mungkin lihat saja , ia tidak memperdulikan sekitar nya ''
Yan Laxia mendengar kan dengan tenang bisikan-bisikan orang sekitar nya. Yan Laxia menyesap teh nya pelan , Yan Laxia mengembalikan semu kekuatan nya yang telah terbuang , akibat perjalanan panjang nya . Tetapi acara makanan nya di ganggu oleh seorang gadis kecil yang seumuran dengan nya .
'' Hei kau bocah cantik jadilah pelayan ku ! ''
__ADS_1
Teriakan gadis cantik menarik perhatian semua orang di dalam restoran , Yan Laxia masih saja diam dan tidak memperdulikan ucapan gadis menyebalkan di depan nya , Yan Laxia menyesap teh nya dan memandang sedikit Gadis cantik itu . Memang tampilan gadis itu sangat cantik namun sangat sombong .
'' Rakyat jelata apakah kamu tuli ? , Mengapa tidak menjawab pertanyaan nona muda ini ! ''
Teriakan gadis itu membuat kuping telinga Yan Laxia sakit , dan saat ia hendak akan menjawab . Gadis itu malah berteriak lagi dan berkata dengan kasar .
'' Bocah bau berani tidak mendengar ucapan nona muda ini , mati sana !''
Gadis itu melayang kan cambuk nya pada Yan Laxia , Yan Laxia dengan gesit menghindar kesamping . Meja tempat Yan Laxia makan hancur berkeping-keping oleh cambukan gadis itu . Yan Laxia menatap gadis itu dengan dingin , saat mata mereka bertemu gadis itu tertegun dan merasa kan penindasan , tetapi hal itu ia abaikan dan dengan tetap mengeluarkan kata-kata yang beracun .
''Orang rendahan seperti mu , berani menatap kearah Nona Muda ini . Betapa Berani nya , cepat tangkap bocah busuk itu untuk Nona ini ! ''
Kedua pelayan yang mengikuti gadis itu maju dan hendak meraih tangan Yan Laxia , sebelum Tangan salah seorang pelayan mengambil nya . Yan Laxia dengan cepat muncul di belakang pelayan itu , dan memelintir tangan nya kebelakang . Pelayan itu berteriak kesakitan .
''Arghh....arghh ..... Bajingan sialan ini sangat sakit ''
teriak salah seorang pelayan gadis itu , Wajah Yan Laxia masih dingin seperti biasa nya . Dan pelayan lain nya berteriak marah ,akibat teman nya yang di buat kesakitan oleh bocah busuk di depan nya .
'' Bajingan kecil mati kau , berani nya menyakiti saudara ku ''
Pelayan kedua menghunus kan pedang nya dan bersiap menebas Yan Laxia , namun pedang itu berhenti tepat di kedua jari Yan Laxia . Yan Laxia dengan mudah mematahkan Pedang itu dengan hanya dua jari tangan nya saja , Karena perawakan kecil nya Yan Laxia Melayang saat menyerang kedua pelayan itu .
Gadis cantik itu berteriak marah dan melambung kan cambuk nya ke arah Yan Laxia .
'' Dasar bocah bajingan , aku ingin kamu mati hya...... hya..... ''
Cambuk gadis itu terus menerus mengejar Yan Laxia , Yan Laxia dengan lincah menghindar dari cambukan gadis cantik itu . Dan setiap orang di dalam restoran berlari keluar , mereka takut karena cambukan ganas gadis cantik itu . Mereka menonton pertarungan gadis kecil itu dari jauh .
''Berhenti menghindar bocah brengsek , hari ini adalah kematian mu ''
Yan Laxia tersenyum smirik dan mata dingin nya menatap geli kearah gadis bodoh didepan nya .
''Benarkah , kualifikasi apa yang kamu miliki ! ''
Yan Laxia berhenti menghindar dan dengan menggunakan seni 1000 Lotus musim semi bagian pertama Teleportasi , Yan Laxia muncul di belakang gadis itu dan terdengar suara patah .
__ADS_1
'' Krek .... Krek .... Krek ... ''
Tulang pinggang gadis itu langsung patah akibat tendangan Yan Laxia , dan Yan Laxia dengan kejam menarik cambuk milik gadis itu lalu melilit kan nya di tubuh gadis itu , gadis itu berteriak kesakitan .
'' Arg....Arg .. sakit bajingan berani nya kamu menyakiti nona ini , ayah ku tidak akan membiarkan kan mu pergi . Aku adalah Putri wali kota ''
Yan Laxia mendengus dan menatap Gadis itu dengan dingin .
''Apakah Tuan Muda ini peduli !''
Yan Laxia dengan kejam menampar pipi gadis itu , Wajah dingin nya sama sekali tidak berpengaruhnya saat mendengar teriakan kesakitan gadis itu .
'' Arg .... Arg .... Arg .... Arg .... ''
Orang-orang sekeliling nya yang melihat kejadian itu hanya menatap ngeri bocah laki-laki tampan , dibalik penampilan nya yang halus dan juga tampan tersembunyi wajah iblis yang menakut kan .
'' Bocah itu ternyata sangat kejam ''
''Gadis itu pantas menerima nya , ia duluan yang mengganggu bocah laki-laki itu ''
''Walau pun anak wali kota sekali pun , lihat saja wajah bocah laki-laki itu tidak menunjukkan tanda-tanda takut sekali pun ''
'-Seperti nya bocah laki-laki itu berasal dari keluarga bangsawan atau pun dari salah satu sekte besar ''
Yan Laxia yang sudah puas menampar gadis itu hingga pingsan , akhir nya berhenti dan menuju pemilik toko . Pemilik toko itu gemetar ketakutan .
''Tuan Nya tidak apa-apa , orang rendahan ini tidak akan mengambil ganti rugi dari anda ''
Yan Laxia hanya memiliki tatapan datar saja , dan dalam sekejap uluran tangan semua meja-meja yang rusak menghilang dan digantikan dengan yang baru , pemilik toko itu menatap bodoh kearah Yan Laxia . Sebelum Yan Laxia mengacaukan restoran tersebut , Yan Laxia meminta Xiao Lu untuk membuat ilusi seakan-akan ia dan gadis itu menghancurkan pernak pernik , tetapi sebenar nya mereka bertarung di Duni ilusi milik Xiao Lu . Yan Laxia melemparkan sekantong koin emas yang berisi 200 koin emas ke arah Pemilik toko .
'' Terima kasih banyak Tuan Muda , datang lagi ''
Semua orang kembali makan dengan riang , sementara gadis cantik itu telah dibawa kembali oleh kedua pelayan nya , banyak orang yang mulai bergosip .
''Lihat saja Bocah laki-laki itu sangat kuat ''
__ADS_1
'' Mungkin bocah laki-laki itu berasal dari salah satu sekte besar ''
'' Dengan kekuatan yang mengerikan dan usia seperti nya sekitar 5 tahun ''