
Aula Jamuan
Setelah menunggu beberapa lama Kaisar Hou untuk naik pangkat , Yan Laxia yang sudah bosan sampai mati memilih langsung duduk begitu saja . Kali ini Yan Laxia menatap dengan tajam ke arah Hou Si Yao , sampai dia gemetar dan menciutkan leher nya dan mencoba bersembunyi di balik pelukan Permaisuri Hui .
Dan sedangkan Hou Qi Ran malah ikut duduk di sebelah Yan Laxia , namun Yan Laxia nampak acuh dengan Hou Qi Ran di sisi nya . Melihat meja kecil itu yang kosong , Yan Laxia memilih menuang-kan teh di dalam teko . Setelah menuang-kan nya dia menyesap nya perlahan . Namun agak nya mood nya dalam keadaan sangat buruk , bahkan teh yang rasa nya manis dia Anggap pahit sekali .
" Hei bagaimana kamu melakukan nya , pangeran ini sangat penasaran ? " Mata Hou Qi Ran berbinar-binar setelah melihat Yan Laxia .
Yan Laxia yang malas hanya bersandar semakin jauh dari Hou Qi Ran , dia mengabaikan Hou Qi Ran dan memilih menyesap teh nya dari pada meladeni anak beruang ini .
Sedangkan kondisi Kaisar Hou kian lama makin membaik , seluruh tubuh nya di lapisi oleh cahaya samar aura sepritual langit dan bumi . Wajah nya yang memang tampan bertambah menjadi awet muda , dan Kaisar Hou dapat merasa manfaat yang besar dari percerahan nya ini .
Setelah mengalami kenaikan pangkat Yang tiba-tiba ini , dia mungkin tidak Bisa menyembunyikan berita yang besar ini dari para bangsawan tinggi ke Kekaisaran . Ah lain kali jika dia mengalami pencerahan dia harus bersembunyi dahulu .
Kali ini tatapan Kaisar Hou mengarah ke tubuh mungil Yan Laxia , Kaisar Hou mencoba memeriksa sekali lagi apakah gadis itu mempunyai kekuatan spiritual . Kaisar Hou terkejut dengan penemuan yang luar biasa ini , gadis itu sebenarnya memang memiliki kekuatan spiritual akan tetapi seperti nya terhambat sesuatu. Dia memiliki tatapan yang rumit di saat melihat Yan Laxia , jika tidak mendengar kan ceramahan gadis kecil ini kali ini kemungkinan dia tidak akan pernah mengalami kenaikan pangkat .
Dia agak nya terlalu sombong beberapa tahun terakhir , karena dia menjadi Kaisar yang paling kuat dan memiliki wilayah kekuasaan yang luas . Setelah mendengar kan gadis kecil itu , dia sadat bahwa apa yang dimiliki nya ini ialah peninggalan nenek moyang terdahulu . Seharus nya dia menjaga wilayah nya sendiri , kali ini dia akan merombak beberapa hal setelah kembali ke pengadilan istana .
Namun Tatapan Kaisar Hou berbalik ke arah tiga orang yang baru saja datang .
" Saya memberi salam kepada Yang Mulia Kaisar , semoga berkah selalu terlimpah dan kaisar hidup selama 1000 tahun " Ucap ketiga orang itu membungkuk .
Zhao Yuwen dengan sedikit takut maju dan mengucapkan selamat kepada Kaisar Hou .
" Yuwen memberi selamat kepada Yang Mulia karena telah naik pangkat "
Kaisar Hou tersenyum tipis , gadis di depan nya ialah calon menantu masa depan nya . Namun agak nya dia tidak di sukai oleh Putra bodoh nya itu , ah dia tidak tega juga memisahkan Putra nya dan Gadis penyelamat nya . Namun mereka tidak bisa bersama , karena identitas gadis itu tidak bisa di selidiki .
" Ah berdirilah Putri Zhao dan silahkan memilih tempat duduk ! "
Permaisuri Hui menatap Putra nya yang terus menerus memandang gadis Yan , Permaisuri Hui memanggil Yan Laxia dengan senyuman .
" Gadis Yan bisa-kan kamu menemani Saya , saya sangat berterimakasih atas Rahmat penyelamat hidup mu "
Yan Laxia menatap Permaisuri Hui dan juga menatap ke arah anak beruang di samping nya , ha ... Dia lebih memilih bersama wanita yang dipanggil Permaisuri itu dari pada dengan anak beruang ini . Saat Yan Laxia akan berpindah , tangan nya di tahan oleh Hou Qi Ran .
" Mengapa Ibunda ? , Gadis ini juga penyelamat hidup pangeran ini "
Suasana di aula menjadi tidak enak , Namun pecah akibat suara Bo Yili yang terdengar bermain-main .
__ADS_1
" Ah saya ucapan selamat atas kenaikan pangkat anda Paman Kaisar , jadi kapan jamuan akan dilaksanakan .... ? Nah benar kan Xi Paman Kaisar akan mengadakan jamuan besar atas kenaikan pangkat nya "
Wajah Touba Xi yang kaku memiliki eeidkit Fluktasi , yah untung nya si bodoh ini ternyata dapat memecahkan suasana aneh .
" Saya juga mengucapkan selamat kepada Yang Mulia Kaisar , uh .. Paman Kaisar karena telah naik pangkat ! "
Kaisar Hou yang dalam suasana hati yang baik kali ini , melupakan pertengkaran kecil Putra bodoh nya itu .
Jadi sekarang Yan Laxia duduk bersama Permaisuri Hui , dan Hou Qi Ran bersama dengan Bo Yili dan juga Touba Xi . Sedangkan Zhao Yun ialah duduk bersama Hou Si Yao , Hou Si Yao sangatlah pendiam dia bahkan tidak berbicara ketika Zhao Yuwen ada disampingnya .
" ... Ha .. Baik lah mari kita memulai jamuan nya , ah banyak sekali kabar bahagia yang kita dapatkan . Silahkan semua nya menikmati makanan kalian semua , saya harap kalian menyukai makanan yang telah di siapkan dengan susah payah ini "
Yan Laxia yang sudah menunggu begitu lama , akhir nya dapat juga memakan makanan di depan nya . Dia sangat lapar setelah melewati dunia roh dan bahkan menguras kekuatan spiritual nya . Yan Laxia memakan kue yang berbentuk bunga di depan nya , dia memakan nya dengan lahap . Namun tanpa dia sadari perilaku nya yang menggemaskan itu , tidak lewat dari pandangannya Permaisuri Hui .
" Mengapa ada gadis semanis ini di dunia "
" Nyonya ... Nyonya Xiao Bai juga lapar , bisakah Xiao Bai keluar dan memakan itu .... Sangat lapar ! "
Mendengar hal ini permaisuri Hui berkomunikasi lewat telepati , karena dia dan si akar rambat putih kecil telah melakukan kontrak .
" Ah Xiao Bai lapar ternyata , ayo turun dan makan lah ke bawah ! "
Akar rambat putih kecil itu langsung turun dari pundak Permaisuri Hui , dia dengan gesit menyelinap ke bawah meja . Dengan hati-hati Permaisuri Hui mengambil kue dan memberikan nya pada Xiao Bai .
" Apa ini Nyonya lezat sekali , sangat empuk dan mudah di telan oleh mulut kecil Xiao Bai ?! "
Permaisuri Hui hanya tersenyum sebagai tanggapan lalu dia menjelaskan nya .
" Ini nama nya Kue terbuat dari tepung dan manis nya berasal dari ekstra bunga dan madu "
" Wohh .... Bunga dan madu apakah itu sangat enak Xiao Bai ingin mencoba nya ! "
Permaisuri Hui tidak tahu harus tertawa atau menangis , mengapa tumbuhan kontrak nya begitu lucu ah itu sama menggemaskan nya dengan gadis di sampingnya .
" Sini biarkan Permaisuri ini mengelap nya untuk mu ! "
Permaisuri Hui mengambil sapu tangan milik nya , lalu mengelap wajah gembul Yan Laxia yang terdapat bekas remahan Kue .
Yan Laxia tertegun lalu menatap Permaisuri Hui . " Terima kasih " Ucap nya rendah , suara Yan Laxia masih tetap datar akan tetapi suara datar khas bocah nya cukup imut di mata Permaisuri Hui .
__ADS_1
" Ah mengapa dia bisa seimut ini ! " Teriak Permaisuri Hui di hati nya .
Yan Laxia menatap wanita ini dengan aneh , mengapa Ida terus menatap nya dengan mata yang menjijikkan itu . Dia sedikit mual sekarang , apakah dia salah mengambil keputusan . Seperti nya lebih baik bersama anak beruang itu dari pada dengan Ibu beruang nya .
" Xiao Lu mengapa wanita itu menatap ku dengan tatapan yang tidak ku mengerti ? "
Mendengar pertanyaan konyol Tuan nya lagi , Xiao Lu tidak ingin menanggapi nya dan berpura-pura mati saja .
" Jawab cepat ! "
Ah Dia tidak bisa mengelak , mengapa Tuan kecik nya begitu pemarah . Apakah terlambat untuk memilih tuan baru .
" Dia menyukai mu Xia kecil "
Yan Laxia bingung suka dia di sukai seseorang , mana mungkin sejak dia masih kecil tidak ada yang pernah menyukai nya . Yang ada mereka hanya menatap nya dengan benci dan juga jijik .
" Mana mungkin , kamu pasti salah ! " Sangkal Yan Laxia cepat .
Xiao Lu sebenar-nya tidak habis pikir dengan Tuan nya ini , dia tahu kepribadian nya dewasa walaupun tubuh nya mungil . Namun pemikiran nya yang tertutup rapat , dalam berhubungan dengan orang lain . Itu membuat Tuan nya membangun dinding pembatas yang tidak terlihat .
" Xia kecil dia menyukai mu karena kamu sangat imut , mana ada orang yang tahan dengan wajah mungil mu yabg tembem itu "
Yan Laxia mengabaikan perkataan Xiao Lu , lalu menatap ke arah Permaisuri Hui lalu bertanya dengan blak-blak kan .
" Apakah kamu mwnyukai ku ? " Tanya Yan Laxia langsung .
Permaisuri Hui cukuo kaget dengan pertanyaan Yan Laxia , akan tetapi dia menetralkan ekspresi wajah nya .
" Tentu saja siapa yang tidak menyukai anak semanis diri mu " Permaisuri Hui dengan berani mencubit pipi gembul nya Yan Laxia .
Yan Laxia tidak merespon dalam beberapa waktu , seketika dia tersadar dan menatap Permaisuri Hui dengan waspada .
" Aku tidak imut namun sadis ! " Ujar Yan Laxia .
Yan Laxia berpikir setelah mengatakan hal ini , Permaisuri Hui akan memarahi nya namun kejadian malah sebaliknya .
" Lihat Xiao Lu , wanita itu pasti membenci ku setelah "Ejek Yan Laxia
Xiao Lu memilih menutuo mulut dari pada meladeni Tuan kecil yang bengkok ini .
__ADS_1