The Genius Agent Returns: Dangerous Princess

The Genius Agent Returns: Dangerous Princess
Chapter 6 Jatuh Hati


__ADS_3

Chapter 6 Jatuh Hati


Kerajaan Petir


Kediaman Awan (Kediaman Putra Mahkota)


Jun masih berdiri di belakang Kaisar Hao , Kaisar Hao tidak pernah meninggalkan Anak laki-laki nya . Kaisar Hao tidak berani memberitahu kan keadaan Putra nya pada istri nya , Kaisar Hao takut kondisi Istri nya akan semakin memburuk .


" Jun apakah kamu sudah meminta para Shadows untuk mencari jejak gadis itu ? "


Jun langsung menjawab pertanyaan Kaisar Hao .


" The Shadows hanya menemukan jejak gadis kecil itu di hutan bagian selatan , dan ada jejak lain yang di temukan di sebelah Barat , Timur dan juga bagian utara . "


Jun mulai berkeringat dingin setelah menyampaikan laporan dari para Bayangan itu . The Shadow sudah memberi tahu nya , setelah mereka menyebar dan masing-masing mengikuti jejak gadis kecil itu , aneh nya setelah mencapai ujung mereka kehilangan jejak nya .


" Yang Mulia , saat para Shadows menyebar dan mencari masing-masing wilayah . Yang aneh mereka langsung kehilangan jejak Gadis kecil itu , dan malah berakhir di sarang Spirit Beast "


Jun meneguk Saliva nya kasar , bahkan para Shadows banyak yang sial dan bertemu beberapa Raja Spirit . Jun tidak tahu harus mengucapkan apa Sekarang, Kaisar Hao memiliki garis-garis hitam d dahi nya . Apakah gadis kecil itu begitu tercela dan licik , bahkan bawahan yang dididik langsung oleh nya langsung tidak dapat menaruh tangan pada nya .


" Zhen tidak habis pikir , Sekarang bahkan bawahan Zhen yang paling kuat pun , diperdaya oleh Gadis kecil itu eer bukan Gadis kecil tapi monster kecil , hip...huppp "


Anak Laki-laki yang tadi nya terus terpejam akhir nya membuka mata nya , wajah anak laki-laki tampan itu pucat pasi , keringat terus bercucuran dan tiba-tiba ia teringat Yan Laxia dan langsung ingin mencari gadis itu .


'' Dimana Gadis kecil itu , Benwang harus menyelamatkan nya . Spirit Fire Cheetah itu ! "


Anak Laki-laki tampan ini bernama Hao Qi Ran . Putra Mahkota Kerajaan Petir anak dari Kaisar Hao dan Permaisuri Hui . tahun ini Putra Mahkota Hao berumur 8 tahun dan Pembudidaya atribut ganda ( Petir dan Angin ) , Qi Spritual Tingkat 4 sama dengan Yan Laxia . Kaisar Hao yang melihat Putra nya panik langsung menenangkan nya .


" Tenanglah Ran'er ! "


Putra Mahkota Hao masih sangat panik , dan terus menerus tidak bisa diam ditempat nya tapi di tahan oleh Jun.


" Tenang lah Yang Mulia Putra Mahkota , Gadis Kecil itu masih hidup ! "


Putra Mahkota Hao akhir nya berhenti bertindak gila , dan perlahan menjadi tenang . Jun juga melepaskan cengkraman nya dari Putra Mahkota Hao .

__ADS_1


" Lalu Benwang ada dimana sekarang ? "


Putra Mahkota Hao yang melihat Kaisar Hao duduk tepat di sebelah nya , langsung memberi salam pada nya .


'' Salam Yang Mulia semoga kejayaan selalu memberkati dan Semoga anda hidup 1.000 tahun "


Kaisar Hao masih kaget saat melihat Putra nya yang hampir menggila , Kaisar Hao menepuk kepala Putra Mahkota Hao lalu mengusap nya pelan .


" Ran'er Duduk lah ada yang ingin Ayah Kekaisaran tanya kan ? "


Putra Mahkota Hao akhir nya duduk diam dan mendengar ucapan Kaisar Hao.


" Mengapa Ran'er ingin menemukan Gadis Kecil itu , Gadis Kecil itu bahkan tidak memberitahu Ran'er Nama nya bukan ''


Raut wajah Putra Mahkota Hao langsung mengelap dan juga sedih , Gadis kecil cantik itu sangt dingin pada nya dan juga Jun .


" Ran'er Tahu Ayah Kekaisaran "


Putra Mahkota Hao baru tersadar ia meremas sebuah sapu tangan yang berbordir Bunga Lotus diatas nya , Ia ingat ini adalah sapu tangan yang digunakan oleh gadis kecil cantik itu untuk menutup lukanya , ia melihat di sudut sapu tangan yang terdapat kata "Yan" . Senyum Putra Mahkota Hao menjadi cerah dan langsung berkata pada Kaisar Hao .


Kaisar Hao terdiam dan tidak tahu harus berkata apa pada putra nya , Bangsawan yang bermarga Yan di Kerajaan Petir sama sekali tidak ada .


'' Ran'er tidak ada yang memiliki nama keluarga '' Yan '' di Keluarga Bangsawan ! ''


Putra Mahkota Hao kecewa dan akhir nya diam , tapi ia mengingat di pinggang gadis itu terdapat Liontin Giok dengan ukiran Bulan Ungu .


'' Tapi Ayah Kekaisaran Ran'er melihat Liontin Giok yang berukiran Bulan berwarna ungu ''


Kaisar Hao terkesip sekali lagi bukan kah itu Liontin Giok milik Kerajaan Bulan Ungu , tapi gadis kecil berumur 5 tahun ia ingat Kaisar Bulan Ungu hanya memiliki seorang Putra dan Putri nya berumur 7 tahun .


" Hmm..... bukan nya Ran'er sudah melihat Putri Pertama Kerajaan Bulan Ungu , karena keluarga Kerajaan Bulan Ungu lah yang memiliki Liontin Giok Bulan ''


Putra Mahkota Hao semakin kesal jika Kaisar Hao menyebut kah tentang Gadis menyebalkan itu , Gadis itu sangat suka mengganggu-nya jika ia datang ke istana dan malah saudari nya sangat menyukai gadis itu .


'' Tentu saja bukan Ayah Kekaisaran , Dan marga nya saja berbeda Ayah Kekaisaran . Gadis kecil cantik itu bermarga ''Yan '' Bukan '' Zhao '' "

__ADS_1


Kaisar Hao terdiam lagi dan tidak bisa mengatakan apa-apa lagi . Putra Mahkota Hao mendengus dan juga cemberut .


'' Ayah Kekaisaran semakin lama semakin pelupa huh....huh...huh...! "


Kaisar Hao yang di ejek oleh Putra nya sendiri terdiam dan diam-diam jengkel di hati nya , apakah Putra nya mengatakan bahwa ia sudah Tua dan tidak muda lagi , Putra nya melampiaskan amarahnya pada diri nya sekarang .


" Ayah Kekaisaran tidak pelupa , Ran'er kau ini benar-benar mengejek Ayah Kekaisaran mu dengan kata itu '' .


Putra Mahkota Hao masih bersifat kekanak-kanakan , karena umur nya yang masih terbilang belia .


'' Lalu apakah Ayah Kekaisaran sudah mencari tahu tentang Gadis Kecil itu ? ''


Kaisar Hao melirik Jun untuk menjelaskan laporan yang ia dapat .


'' Biar Pelayan ini yang menjawab nya Yang Mulia Putra Mahkota , Yang Mulia Kaisar telah memerintah -kam The Shadows untuk mengikuti jejak gadis itu , tetapi mereka semua terkecoh oleh perangkap gadis itu dan malah berakhir di Sarang Spirit Beast "


Putra Mahkota Hao menggembungkan pipi nya , ia marah dan juga kesal . Sekarang ia ingin meneriaki para Penjaga Bayangan milik Ayah Kekaisaran nya .


'' Bukan nya mereka berada di dalam asuhan Ayah Kekaisaran , bagaimana bisa menjadi seperti ini ? ''


Putra Mahkota Hao yang tidak terima hasil nya begini , malah melempar kesalahan pada Ayah Kekaisaran . Kaisar Hao memiliki raut wajah yang penuh malu di hadapan Putra nya. Ia berjanji akan membuat para Penjaga bayangan itu bekerja keras , setelah mereka gagal melakukan tugas nya . O


The Shadows tidak tahu apa yang menunggu mereka nanti , hanya karena tidak bisa menemukan jejak Yan Laxia mereka harus menerima hukuman yang cukup berat .


'' Ran'er Ayah Kekaisaran harus menerima Niang-Niang , Ayah Kekaisaran pamit ! ''


Niang-Niang : Sebutan Ibu untuk seorang Permaisuri


Putra Mahkota Hao hanya mengangguk dan membiarkan Ayah Kekaisaran nya pergi , walaupun ia masih kesal karena Ayah Kekaisaran nya gagal mencari keberadaan Gadis Kecil itu . Ia juga tidak akan menyangka diselamatkan oleh Gadis kecil yang dingin itu , Dan entah mengapa ada perasaan aneh yang merayap di hati nya . Wajah Putra Mahkota Hao memerah bahkan Telinga nya , Jun yang bingung dengan polos nya bertanya .


'' Yang Mulia apakah badan anda tidak merasa sehat , biar saya Panggil-kan Tabib untuk anda ''


Putra Mahkota Hao mengutuk Jun dihati nya , ia bukan sakit melainkan malu . Memang orang yang belum pernah merasakan cinta akan melakukan hal yang sama , tiba-tiba ada suara yang keras seperti menghantam sesuatu dari arah luar .


'' Brak......Brak...Brak.....''

__ADS_1


__ADS_2