
Chapter 2 : Cynthia Queenza Arce
***
Gadis yang tadi nya tertidur lelap membuka mata nya lagi , dia bangun dan memandangi sekitar nya lagi . Mata nya yang kusam akhir nya menjadi jernih , dia memegang kepala nya dan bergumam .
“ Cynthia Queenza Ace, ugh tidak Cathia Davis ,Mana yang benar ? “
Kriet ~~
Pintu terbuka dan seorang gadis dengan surai pirang masuk , wajah nya dikatakan sama dengan gadis yang ada di bangsal . Namun yang menjadi perbedaan adalah warna rambut mereka , yang satu pirang dan lain nya hitam kebiruan .
“ Tia kamu bangun ! , Kakak membawakan puding kesukaan-mu !“
Gadis pirang itu duduk dan membuka bingkisan yang di bawa nya , dan dia menyuapi Cynthia yang masih bengong dan tidak merespon untuk sementara waktu .
“ Bagaimana ? Rasa nya enak kan ? “
Cynthia mencari ingatan di kepala nya , ternyata gadis yang mirip dengan nya ini adalah saudari kembar nya bernama Aylin Caitlin Davis . Seharus nya gadis di depan nya adalah obsesi pemilik asli nya , jadi dia harus mengubah takdir Aylin yang bunuh diri karena di tolak oleh semua orang , Tunangan dan bahkan keluarga nya tidak peduli dia bunuh diri .
“ Karena aku sudah menempati tubuh-mu maka akan ku bantu supaya kembaran-mu Bahagia ! Untuk keluarga mu mari buat game menarik untuk mereka ! “ Batin nya .
“ Tidak enak ya ? “ Aylin berkata dengan gugup .
__ADS_1
Cynthia tersenyum “ Tidak , Ini enak kok ! “
Aylin menghela nafas lega “ Syukur-lah ku kira Tia tidak suka , Um Tia?“
“ Ya , Kakak Lin ! “
Aylin meremas gaun nya dan berkata dengan nada gugup“Tia tidak benci Kakak kan ? ,Kakak tidak pernah datang menemui Tia“
Cynthia terkejut sesaat dan perasaan sesak bercampur rasa kesedihan , dan tak terasa air mata jatuh dari pipi nya .
“ Tia … Tia sayang kenapa menangis ? “
Aylin buru-buru mengusap air mata Tia yang berjatuhan , Aylin terkejut Ketika Cynthia tiba-tiba memeluk nya dan berkata pelan .
Aylin jadi ikut menangis , dia terharu bahwa adik nya tidak membenci diri nya karena tidak pernah menemui adik imut nya ini .
“ Maaf Tia … Maaf kan Kakak ! “
Cynthia mengusap pelan punggung kakak nya yang gemetar , mata nya berkilat dengan ekspresi dingin .Sebuah ingatan yang kurang menyenangkan terputar di kepala nya .
“ Ho ..Ho.. Sungguh apakah pantas dia di sebut Ayah ! Menjijikkan !“ Batin nya mendengus jijik .
Aylin mengusap air mata nya “ Tia kakak tidak bisa sering mengunjungi-mi setelah ini , karena kakak harus pergi sekolah tapi Kakak akan selalu mengunjungi-mu nanti ! “
__ADS_1
“ Apakah pria itu melarang Kakak menemui Tia ? “
Wajah Aylin membeku dan dia berpura-pura tersenyum “Apa ! Tidak kok Ayah tetap mengizinkan Kakak bertemu Tia !“
“ Kakak bohong ! “ Cynthia menaik-kan sudut alis nya .
“ Kakak tidak bohong , Tia ini ah sangat imut ! “ Aylin berpura-pura Bahagia dan mencoba mengalihkan topik .
“ Kakak berkeringat ! Jangan mengalihkan topik pembicaraan ! Aku tahu orang seperti apa pria berhati batu itu ! “
Tia mendengus dan berkata penuh rasa jijik , dia bahkan tidak mau menyebut nama pria itu sebagai ayah .
Aylin mendesah , dan tidak tahu harus berkata apa . Hubungan ayah dan adik nya benar-benar sudah hancur ,bahkan Tia tidak mau menyebut ayah lagi sekarang .
“ Thia kakak mohon jangan benci Ayah ya ?“ Aylin memegang tangan ramping Cynthia dan mencium nya .
“ Mengapa ? “ Tanya Cynthia ragu .
“ Ayah Tia juga Ayah nya Kakak Lin kan , Mungkin Ayah hanya banyak pekerjaan maka nya dia jadi sedikit pemarah tapi ayah masih menyayangi Tia karena Tia masih putri kecil Ayah ! “
Aylin mencoba sekuat tenaga memperbaiki hubungan ayah nya dan adik nya dan berharap membuah-kan hasil .
“ Kakak sangat polos !“ Bisik nya pelan .
__ADS_1