
Setelah kejadian ini citra Hou Si Yao di mata publik sedikit runtuh , Hou Si Yao di bawa kembali istana milik nya . Dari awal hingga akhir Kaisar Hou tidak pernah berbicara apa pun , dia sangat kecewa dengan perbuatan Putri nya.
Awal nya menaiki kapal untuk merayakan kesembuhan sang istri , malah terjadi kejadian yang tidak terduga begini . Kapal yang tadi nya berlayar segera kembali , setelah kembali ke daratan . Kaisar Hou memerintah kepada pada pelayan untuk mengurung Hou Si Yao , dia tidak boleh keluar hingga dia merenung kan semua perbuatannya .
Istana Phoenix
Permaisuri Hui memeluk Yan Laxia yang masih berada di dalam gendongan , gadis itu tidak menolak nya seperti saat mereka pertama kali bertemu . Seperti nya gadis itu mulai membuka hatinya untuk diri nya , hanya dengan begini saja dia sudah sangat marah .
" Apakah tidak marah ? " Suara Yan Laxia seperti lonceng perak yang terdengar manis .
Permaisuri Hui tertegun dan mengusap puncuk kepala Yan Laxia , dia dengan gemas mencubit lemak Bayu pada pipi Yan Laxia .
" Tidak Permaisuri ini tidak marah , hanya merasa sedikit kecewa . Yao Yao telah di besarkan oleh perawat sejak kecil ,sehingga sikap nya sedikit sombong dan jarang bertemu dengan Permaisuri ini . Permaisuri ini sering terbaring di ranjang , Yao Yao jarang bertemu dengan ibu nya ! " Ujar nya mendesah .
Yan Laxia semakin memeluk erat leher Permaisuri Hui , karena merasa nyaman dan aman dia menghirup dalam-dalam aroma yang kelaut dari tubuh Permaisuri . Hanfu nya basah dan itu juga membasahi jubah resmi Permaisuri Hui .
" Apakah tidak marah ??!" Yan Laxia terus bertanya.
Permaisuri Hui menghela nafas , gadis ini padahal masih 5 tahun mengapa dia dewasa sekali . Seandainya Yao Yao bisa se dewasa Xiao Xiao , dia akan merasa tenang .
" Gadis bodoh istana ini tidak marah padamu mengerti , jadi jangan menyalahkan diri mu lagi . Istana ini tahu bahwa Xiao Xiao tidak bermaksud seperti itu , yah memang ini salah Yao Yao yang cemburu dengan Xiao Xiao. '"
Yan Laxia akhir nya berhenti bertanya , dia memejamkan mata nya sebentar . Yan Laxia mengebor ke pelukan Permaisuri Hui .
" Dia tidak marah kan ? " Tanya Yan Laxia
Xiao Lu kembali mendesah , ah Tuan kecil nya seperti nya memang kekurangan emosi . Dia tidak mengerti hal yang mudah seperti ini , dia tidak tahu harus menjelaskan apa lagi .
" Xia Xia Wanita itu tidak marah pada mu , tapi dia merasa bersalah padamu akibat Putri nya yang hampir mencelakai mu ! "
Sorot mata Yan Laxia gelap , dia merasa sesuatu di tubuh nya bergetar .
__ADS_1
"Bola bulu itu bangun !? " Tanya Yan Laxia
Xiao Lu memegang dagu nya nampak sedang berpikir .
" Bel itu hanya penanda saja mahkluk seperti raja roh memiliki kekuatan yang kuat , setelah membuat kontrak dengan Xia Xia dan membelah ruang roh waktu itu yang menyebabkan nya tertidur ! "
Yan Laxia memegang dada nya tanpa sadar , dia merasa kan aura es menyeruak ke luar .
" Aura nya keluar bagaimana cara menahan nya ? "
Xiao Lu berlari menuju pagoda dan tengah mencari-cari sesuatu , setelah menemukan nya dia memberikan nya pada Yan Laxia .
" Pakai lah Jade Phoenix ini ke leher mu Yan Laxia , ini akan menahan hawa dingin yang bocor dari Raja Roh . Hawa dingin nya akan di murni kan oleh aura panas dari api Phoenix dari Jade ini . HM sebentar aku akan membuat nya menjadi sebuah kalung ! "
Yan Laxia merasakan sensasi hangat di leher nya , seperti nya efek Jade Phoenix ini sangat besar . Tubuh nya terasa hangat , dia mengucapkan terimakasih kepada Xiao Lu .
" Nah Xiao Xiao , istana ini akan memandikan mu dulu ! "
Yan Laxia merasa tidak nyaman , dia memang dalam tubuh anak kecil tapi jiwa nya telah berusia dua puluh tahun lebih .
" Aku bisa sendiri ! " Nada nya acuh
Permaisuri Hui malah tertawa melihat kelakuan Yan Laxia yang malu dalam pikiran nya.
"Xiao Xiao jangan malu oke ! , Istana ini tidak akan menggosok tubuh mu bagaimana hanya rambut mu saja bagaimana setuju ? "
Yan Laxia nampak sedang berpikir akhir nya mengangguk , dia mencelos pergi menuju pemandian .
" Apakah air nya sudah siap ? " Tanya Permaisuri Hui.
Beberapa pelayan mengangguk .
__ADS_1
" Permaisuri Niang air telah siap , budak telah menambahkan beberapa bunga di pemandian ! "
Permaisuri Hui mengangguk paham , dia langsung menuju ke pemandian . Melihat Yan Laxia berada di tepi pemandian seperti nya tengah menunggu diri nya .
Yan Laxia melirik pemandian di Depan nya , air nya bukan jernih tapi seperti susu dan ada berbagai macam kelopak bunga mengapung di pemandian . Pemandian ini bisa terbilang cukup luas luas nya seperti kol renang tapi tidak terlalu dalam .
Yan Laxia masuk ke dalam pemandian , dan Permaisuri Hui mengusap dan membasuh rambut nya dari belakang . Dia merasa sangat nyaman setelah berendam beberapa menit , Yan Laxia akhir nya di bawa keluar oleh Permaisuri Hui .
Permaisuri Hui secara pribadi mengelap Yan Laxia dan mengganti hanfu nya . Permaisuri Hui hendak memakai kan hanfu pink untuk nya , Yan Laxia Langsung menolak tanpa kompromi . Dia membenci warna itu oke tapi melihat raut wajah Permaisuri Hui , Yan Laxia mengangguk dengan enggan menerima nya.
Permaisuri Hui bahkan membuat rambut Yan Laxia di Cepol ganda , kedua Cepol Yan Laxia sangat imut . Permaisuri Hui dengan bahagia menambah kan beberapa aksesoris imut ke kepala Yan Laxia .
Yan Laxia menatap diri nya di cermin tertegun , apakah dia cocok dengan gaya ke kanak-kanakan begini . Dia menyesal menerima permintaan Permaisuri Hui , bisakah gaya ini di ubah sekarang juga .
'' Ah ... Gaya ini cocok untuk mu Xia Xia" Ujar Xiao Lu yang menahan tawa nya .
Yan Laxia merasa ingin mencekik Xiao Lu saat ini , mengapa dia mengejek nya begini .
Para pelayan bahkan lebih gemas dengan ekspresi Yan Laxia , mereka berpikir Putri baru Permaisuri begitu imut . Walaupun wajah nya se datar tembok , tapi itu imut sekali .
'' lihat Xia Xia yang cantik bahkan para pelayan menganggap diri mu cantik nan imut mempesona , Xia Xia sangat cocok untuk warna pink ! "
" Diam Untuk ku ! " Ujar Yan Laxia dengan wajah jelek .
Permaisuri Hui menatap maha karya nya yang indah ini , dia tidak bisa tidak memenuhi keahlian nya yang luar biasa .
'' Xiao Xiao ayo keluar bersama istana ini , kita akan menunjukkan Xiao Xiao yang imut kepada semua orang apakah Xiao Xiao ingin !? "
Yan Laxia ingin menolak tapi dia sudah di gendong dan berjalan keluar , semua pelayan melihat nya dengan mata berbinar.
Yan Laxia bersumpah tidak akan pernah memakai hanfu berwarna pink di masa depan , bila dia memakai nya dia akan terkena demam warna pink .
__ADS_1