
Pagi Hari
Keesokan pagi nya Yan Laxia keluar dari Heaven Space , sebelum nya karena dia tidak memiliki tempat untuk tidur.
" Apakah kamu tahu dapur kekaisaran ?" Tanya Yan Laxia
Xiao Lu menggeleng kan kepala .
" Bagaimana aku tahu Xia kecil , aku bukan penghuni istana ini ! "
Jadi Yan Laxia memutus kan untuk menemukan Permaisuri Hui , hanya dua yang bisa memberitahu dia di mana letak dapur kekaisaran .
Istana Phoenix
" Apakah Xiao Xiao masih berada di istana Yao Yao ? " Tanya Permaisuri Hui pada pelayan tua di samping nya .
" Budak itu mendengar bahwa Nona Yan telah pergi dari Istana Tuan Putri , Seperti nya Nona Yan tengah berkeliling di sekitar istana ! " Jelas nya .
Permaisuri Hui menghela nafas , suami nya malam tadi sangat aneh . Dia bilang bahwa Xiao Xiao nya akan menginap di istana Yao Yao , dia selalu merasa ada yang aneh tapi biarkan saja .
" Apakah sarapan sudah siap ! "
Pelayan tua itu mengangguk dan menepuk tangan nya , beberapa pelayan berjalan masuk dengan membawa nampan . Setiap makanan di letakkan di atas meja , para pelayan itu pergi dan hanya menyisakan pelayan tua dan Permaisuri Hui .
" Ah ... Mungkin Xiao Xiao belum sampai kemari , atau Xiao Xiao tersesat ! " Ujar nya
Setelah beberapa hari berlalu Istana Phoenix telah di perbarui , halaman nya yang tadi nya rusak dan kacau balau telah kembali seperti semula .
Sebuah kepala kecil mencuat dari kerah gaun Permaisuri Hui , yah dia lah akar rambat kecil yang telah di kontrak Permaisuri Hui .
" Hah ... wanita cantik bisakah membagikan makanan enak ini untuk akar rambat kec ? "
Melihat Akar rambat putih yang melilit tangan nya , Permaisuri Hui terkekeh. dia mengambil kue pada piring lalu menyuapi Xiao Bai . Ah dia tidak terlalu merasa aneh lagi , karena akar ini berwarna putih .
" Makan lah dengan baik ! " Seru Nya
Siapa tahu di balik pintu sebuah kepala kecil menciut , Bola mata nya yang besar membuat nya sangat imut . Permaisuri Hui tertegun dan tidak bisa menahan tawa nya , bahkan pelayan tua yang telah berda lama di samping sang Permaisuri tertegun , melihat k
Junjungan nya yang tertawa lepas .
" Pufh ..... HM .... Xiao Xiao mengapa tidak masuk , istana ini sudah lama menunggu mu ! " Seru nya dengan sedikit tawa .
Untuk pertama kalinya Yan Laxia merasa malu , memang dia tidak di hentikan masuk ketika datang ke Istana Phoenix. Namun dia masih merasa canggung wanita di depan nya memang orang baik , jadi dia mengingat perawat basah nya sekarang bagaimana kabar nya .
" Xiao Lu perawat basah ku baik-baik saja kan ? " Tanya nya
" Tenang lah Xiao Xiao dia baik-baik saja ! , Tapi mengapa Xiao Xiao ingin menghapus ingatan perawat basah anda tentang Xiao Xiao . Bukan nya perawat basah anda sangat menyayangi Xiao Xiao ? " Tanya Xiao Lu bingung.
Yan Laxia dengan wajah datar menggeleng kan kepala nya .
__ADS_1
" Dia tidak bisa terjebak di dunia abu-abu ku selama nya , heh ...akan ada baik nya dia tidak terlalu baik pada ku . Setelah aku sembuh total kita akan menjemput Perawat basah ku , dan membawa ke kerajaan Petir dan memberikan tempat tinggal yang layak untuk nya ! " Ujar Yan Laxia .
Yan Laxia masuk ke dalam ruangan tempat Permaisuri Hui tengah sarapan . Yan Laxia masih berdiri dan maju selangkah demi selangkah , setelah sampai di Depan meja dia berhenti lalu melirik Permaisuri Hui .
Melihat kegugupan Xiao Xiao , Permaisuri Hui ingin tertawa . Betapa imut nya gadis kecil ini , dia tidak sabar hendak mencubit pipi nya .
" Ayo duduk Xiao Xiao , mari sarapan bersama sama dengan istana ini ! "
Yan Laxia hanya mengangguk dengan patuh , dia tidak berbicara sampai sekarang . Namun dia tertarik dengan akar merambat di pergelangan tangan Permaisuri Hui .
" Apakah ini Tumbuhan kontrak ? "
Permaisuri Hui mengangguk .
" Ya ... Ini Xiao Bai ! "
Yan Laxia melirik akar rambat kecil tersebut , dengan mata menyipit .
" Aku baru tahu kalau akar itu berwarna putih ! " Yan Laxia mengejek akar rambat kecil dengan wajah datar khas nya .
Akar rambat kecil yang tengah makan kue dengan senang nya berhenti , dia melirik Gadis kecil yang penuh kebencian ini . Huh dia terlempar kedunia aneh ini karena gadis penuh kebencian ini .
" Aku tidak putih tapi abu -abu ! "
Yan Laxia menyeringai .
Namun Yan Laxia tertegun , tadi apakah dia mengerti ucapan mahkluk aneh ini .
" Xiao Lu apa ini ? "
Xiao Lu juga bingung tidak tahu harus berucap apa , berbagai kemampuan aneh Tuan kecil nya sejauh ini sudah mengejutkan nya . Apa lagi kali ini tapi dia tidak terkejut seperti sebelumnya .
Ah Entah lah Xia kecil , kemungkinan kemampuan bawaan mu ! " Jelas nya
Akar rambat kecil itu akhir nya menyadari sesuatu , gadis penuh kebencian ini mengerti apa yang dia ucapkan .
" Swoik ...Swoik... ! "
" Kamu gadis penuh kebencian benar-benar mengerti ucapan ku !? " Seru nya kagum .
" Gadis penuh kebencian ? " Ujar Yan Laxia dengan senyum misterius .
Xiao Bai merasa ada kedinginan di punggung nya , dan ketika dia melirik gadis itu . Dia sudah di genggam dengan kuat di tangan gadis kecil itu .
Swosh.....
Syut ....
" Xiao Xiao sangat luar biasa ! " Ujar Permaisuri Hui kagum .
__ADS_1
Yan Laxia dengan senyum dingin , melirik akar rambat kecil . Tangan kanan nya menciptakan api kecil lalu mengarahkan nya pada akar rambat kecil , dengan senyum tipis.
" Swoik ....Swoik ... "
" Gadis iblis lepas kan , kamu penuh benci Kya .... Jangan bakar akar rambat kecil yang imut ini ! " Ujar nya dengan nada memohon .
Apakah Yan Laxia akan tergerak tentu saja tidak akan , dia dengan tenang memegang akar rambat berwarna putih dan menggantungkan nya ke bawah . Yan Laxia dengan senang hati memutar-mutar nya .
Wosh ...
Srwkkk ....
" Swoik ...Swoik...Swoik ! "
" Berhenti aku pusing , aku benar-benar akan muntah . Berhenti gadis setan berhenti , akar rambat kecil yang mungil sangat pusing , muntah ! "
Permaisuri Hui tidak bisa lagi menahan tawa nya , keanggunannya menghilang seketika .
" Puft ... Ha ...ha...HM.. Xiao Bai astaga mengapa memprovokasi Xiao Xiao , lihat sekarang nasib mu ! "
Dengan wajah sedih Xiao Bai langsung melilit jari Yan Laxia .
" Swoik ...Swoik ...Swoik...!"
" Wo...wo...wo...Aku minta maaf aku tidak lagi memanggil mu gadis setan ataupun iblis. Tolong lepaskan aku wo...wo..wo.. Aku benar-benar akan muntah ! "
Yan Laxia langsung melepaskan akar rambat kecil , dan membuat nya terbang menuju pot .
Swosh .....
Wosh ....
Huekkk....
Karena tidak bisa menahan nya Akar rambat kecil akhir nya memuntahkan isi perut nya , dia sangat pusing dan tidak bisa berdiri dengan benar . Tubuh nya bergoyang-goyang , dan dengan lemah hendak jatuh tapi di tangkap oleh sebuah tangan mungil yang dingin .
Akar rambat kecil gemetar ketika melirik mata tanpa emosi yang dingin itu .
" Takut ! huh orang kecil bodoh ! "
Yan Laxia langsung menaruh akar rambat kecil kembali ke atas meja , dia menopang dagu nya dan mengambil beberapa kue lalu memasukkan nya ke mulut nya.
Nyam ...nyam ...
" Aneh sekali ! Mengapa aku bisa memahami ucapan para binatang roh ini , dan aneh sekali mendengar beberapa suara berisik ini! " Desah nya
Xiao Lu merasa bukan hanya ini kemampuan Tuan kecil yang misterius ini , berbagai macam kekuatan telah nampak . Bukan hanya seorang penyihir tapi mungkin juga seorang Penjinak Binatang Roh pun bisa tercapai .
" Tapi itu sangat menguntungkan untuk Xia kecil kita ! "
__ADS_1