The Genius Agent Returns: Dangerous Princess

The Genius Agent Returns: Dangerous Princess
Jamuan Makan 2


__ADS_3

Chapter 39 :Jamuan Makan Siang 2


Yan Laxia bersama seorang Kasim yang setia mengikuti nya dari belakang . Kedua orang ini baru saja berbelok dan tiba di sebuah taman yang indah , berbagai ragam tanaman langka ada taman tersebut . Namun Yan Laxia masih sama acuh nya , seolah dia pernah melihat benda jauh lebih luar biasa dari benda di depan nya .


Tidak ada tanda kekaguman atau pun iri , bahkan ketamakan pun tidak terlihat sedikit pun pada wajah Yan Laxia . Dia masij tanpa eksepsi sama seperti sebelumnya , setelah menatap sekilas taman itu Yan Laxia pergi . Iris biru gelap nya memancar aura dingin , dan dia menjadi tidak sabar di sini .


" Mengapa aku merasa Kasim kentut ini terus membawa ku memutar-mutar sedari tadi ! " Kesal Yan Laxia .


Xiao Lu : " ...... " Baru beberapa menit dua berjalan mengapa sudah langsung mengeluh.


Xiao Lu lebih memilih untuk diam dari pada menjawab pertanyaan absurd dari anak kecil ini , uh bukan anak kecil melainkan gadis dewasa kecil .


Kasim itu tidak pernah merasakan Yan Laxia yang tengah sebal dengan nya , dia hanya menunjukkan area istana atas permintaan Yang Mulia Permaisuri . Ah siapa sangka gadis biasa ini bisa di sayang oleh Yang Mulia Permaisuri , pasti banyak yang akan menjilati gadis kecil ini .


Tapi dia tidak khawatir , gadis kecil ini akan mudah tertipu dan termakan oleh bujukan para aristokrat di luar sana , melihat sifat nya ketidakpedulian dan acuh nya pada sekitar , malah membuat Orang lain jengkel .


Yan Laxia seorang gadis tanpa emosi , dia sebenarnya tidak paham akan emosi dia bisa mengucapkan hanya dengan kata-kata , dan ekspresi yang datar tidak berubah setiap kali dia berbicara , semisal dia kesal hanya nada datar nya yang mengungkapkan kekesalannya , bukan wajah nya yang tetap tanpa ekspresi .


Setelah berjalan begitu lama nya akhir nya Yan Laxia bersama si Kasim itu sampai di tempat Jamuan Makan Siang itu . Ternyata mereka akan mengadakan jamuan dia star kapal , apakah mereka berniat berlayar di danau itu .


Yan Laxia melirik kapal itu dengan sedikit minat , Bagaimana cara orang di benua itu untuk menstabilkan sebuah kapal besar di atas air . He ini cukup membangkitkan minat nya untuk belajar .


Melihat' Yan Laxia yang terdiam di tempat nya , Kasim itu berpikir Yan Laxia malu untuk naik ke atas kapal karena identitas nya yang belum tentu .


" Nona Muda Silahkan untuk naik ke atas kapal , Seperti nya Yang Mulia telah menunggu lama kedatangan anda kemari " Kasim itu tersenyum cerah dan menuntun .


Setelah menuntun Yan Laxia menuju tempat Jamuan , sang Kasim langsung mengundurkan diri nya .


Yan Laxia masih nampak diam di tempat nya , kapal itu begitu besar seperti kapal pesiar . Yan Laxia menyerengit kan dahi nya , di saat naik ke atas kapal dia dapat merasakan dengan jelas Fluktasi energi spiritual di atas kapal tersebut .


" Xiao Lu , apakah orang di benua ini dapat memanipulasi energi spiritual semau nya tergantung dari tingkat kekuatan nya. Dan penggunaan energi spiritual itu dapat di gunakan pada Kapal besar ini , kapal yang terbuat dari kayu pasti nya berat khusus nya dari kayu jati namun seperti nya nama nya di sini berbeda seharus nya nama nya kayu urat naga . Mengapa kalian menamai kayu dengan nama aneh , bahkan di taruh kan nama naga hiss "


Xiao Lu sedari tadi mendengar kan setiap ucapan Yan Laxia , baru kali ini dia mendengar Yan Laxia berbicara panjang sekali terkadang dia berbicara sepatah tiga kata.


" Peradaban di benua ini berbeda dengan dunia mu Yan kecil , oh ya bisakah kamu menceritakan tentang dunia mu apakah banyak hal yang menarik di sana " Xiao Lu dengan antusias bertanya pada Yan Laxia mengenai asal usul nya itu .


Namun raut wajah Yan Laxia menjadi muram , karena mereka berdua terhubung kontrak . Xiao Lu dapat merasakan bahwa energi mental Yan Laxia berubah warna menjadi merah , itu arti nya dia tidak senang . Xiao Lu menutup mulut nya , dan tidak berani mengungkit soal masa lalu Yan Laxia lagi .


Di saat Yan Laxia memasuki kabin kapal tersebut , dia disambut oleh senyuman manis dari seorang anak laki-laki yang lebih tinggi dari nya .


Dia memiliki fitur-fitur wajah yang halus namun tajam , setiap wajah nya di ukir seperti cetakan langsung dari Kaisar Hao . Namun mata nya lebih mirip seperti nya ibu nya yaitu Yang Mulia Permaisuri Hui , Yan Laxia tidak berbicara dan menunggu anak laki-laki itu untuk memulai pembicaraan , dia tidak terbiasa berbicara terlebih dahulu .


" Kamu sudah sampai , ayo ikuti pangeran . Pangeran ini akan membawa mu masuk menemui Ibunda dan Ayah Kekaisaran . " Anak laki-laki itu dengan bersemangat menarik tangan Yan Laxia .


Namun Yan Laxia menghindari tangan anak laki-laki itu dengan gesit , Yan Laxia memutar tubuh nya kesamping . Melihat reaksi penolakan halus Yan Laxia , anak laki-laki itu tidak tersinggung melainkan semakin bertambah untuk memegang tangan nya Yan Laxia .

__ADS_1


Jadi sebelum tangan nya di pegang lagu oleh anak laki-laki itu , Yan Laxia langsung berjalan dan meninggalkan anak laki-laki itu dengan tanpa ekspresi .


" Ah aku di tinggalkan , mengapa gadis ku begitu dingin pada ku . Ah bagaiaman jika kelak kami menikah apa jadi nya huh ... " Anak laki-laki itu menghela nafas panjang dan juga langsung mengejar Yan Laxia .


Yan Laxia melihat sebuah aula yang berada di atas kapal , walaupun aula ini sedikit sempit tapi desain interior nya cukup memuaskan mata nya . Seperti nya ukuran Naga dan Phoenix menjadi khas dari setiap kerajaan , dia juga dapat melihat ukiran bunga anggrek serta peony di pilar-pilar kayu itu .


Namun tatapan nya kini beralih pada seorang Pria yang duduk di paling atas , ah dia mengerti tatanan tempat duduk Tempat duduk Kaisar lah yang tertinggi lalu Permaisuri . Walaupun bukan jamuan formal tapi aturan tetap lah aturan .


" Mengapa tidak masuk ? , Apakah kamu menunggu pengeran ini untuk masuk bersama HM . Ah pangeran ini senang sekali , mari kita masuk bersama-sama "


Mendengar nada centil anak laki-laki itu membuat Yan Laxia bertambah mual , mengapa anak beruang ini selalu membuntutinya dan dari mana asal narsis nya apakah turunan dari Ayah nya .


" Achoo " Kaisar Hou menggosok hidung nya yang gatal , apakah seseorang membicarakan nya .


" Apakah anda baik-baik saja Yang Mulia ? " Tanya Permaisuri Hui khawatir .


" Tidak bukan apa-apa Permaisuri " Jawab Kaisar Hou .


Kedua anak yang memiliki gender berbeda itu masuk ke aula tempat Jamuan , satu nya seorang gadis dengan hanfu putih nya berjalan beriringan dengan anak laki-laki berhantu hitam .


Akan tetapi raut wajah sang gadis sama sekali tidak sedap di pandang , wajah itu tanpa ekspresi berjalan berdampingan dengan anak laki-laki yang tersenyum cerah di samping nya .


Mereka berdua berhenti di tengah aula , anak laki-laki itu langsung memberi hormat pada Kaisar Hou .


" Putra ini memberi salam Ayah Kekaisaran , semoga kejayaan selalu menyertai Kerajaan " Ucap nya tidak kecil atau pun besar .


Namun pandangan Kaisar Hou tertuju pada tubuh gadis yang beridir di dekat Hou Qi Ran , Hou Qi Ran yang melihat tatapan ayah kekaisaran nya tertuju pada tubuh gadis nya .


" Cepat lah memberi hormat pada Ayah kaisar , membungkuk lah sebentar ! " Pinta Hou Qi Ran dengan berbisik .


Melihat gadis itu hanya diam dan tidak menanggapi permintaan putra nya , entah mengapa Kaisar Hou memiliki sedikit minat untuk menguji gadis ini . Wajah tanpa ekspresi gadis itu membuatnya tidak bisa membaca pikiran gadis itu , apa yang tengah di pikirkan gadis tanpa ekspresi dia cukuo penasaran .


" Nona Muda Saya ucapkan terima kasih kepada anda , karena telah menyelamatkan kedua orang berharga bagi saya . Namun bukan berarti saya akan memaafkan sikap ketidaksopanan mu ini " Kaisar Hou berkata dengan tajam .


Permaisuri Hui di samping nya memegang ujung lengan baju Kaisar Hou . " Yang Mulia Nona Yan masih anak-anak oke , di masa depan permaisuri ini akan mengajarkan nya tata Krama "


Permaisuri Hui sedikit khawatir dengan gadis cantik tanpa ekspresi itu , dia tahu tempramen suami nya yang sombong dan memiliki harga diri yang tinggi .


" Mengapa Nona ini tidak memiliki sopan santun yang layak , apakah kamu tidak pernah di ajar kan orang tua mu ! " Kata-kata tajam dan sinis Hou Si Yao membuat seisi aula terdiam .


" Yao Yao ! " Panggil Permaisuri Hui


Melihat ibunda permaisuri nya membela gadis liar itu , Hou Si Yao mengegrtak-kan gigi nya kesal .


" Tapi Ibunda ! " Balas Hou Si Yao tidak terima .

__ADS_1


Namun melihat tatapan tajam ibunda nya , Hou Si Yao menciutkan leher nya dan tidak berani berucap lagi . Hou Si Yao merasakan punggung nya dingin , dan di saat menatap ke tengah aula . Dia bertemu dengan iris biru gelap itu , dia merasa aura mencekam keluar dari iris biru gelap itu . Dia merasa tenggelam di dalam kegelapan , dan dia nerasa tercekik .


Perasaan menindas itu dengan cepat menghilang setelah iris gelap biru berhenti menatap nya.


" Memang nya aku harus menunduk pada mu , memang nya kamu adalah penguasa namun kamu juga manusia sama seperti ku , bisa makan , minum , bertarung , dan lain nya , yang membedakan nya hanya lah kamu seorang kaisar dan aku hanya gadis tanpa usul yang jelas . Namun karena ini adalah wilayah kekuasaan mu bukan berarti kamu pemilik dari area ini " Balas Yan Laxia tajam .


Suasana di dalam aula semakin mencekam , mendengar perkataan tidak sopan Yan Laxia yang langsung memanggil aku kamu , membuat Hou Qi Ran sedikit khawatir .


Kaisar Hou tercengang setelah mendengar ungkapan dari Yan Laxia , yah walaupun gadis ini tidak sopan namun perkataan nya cukuo menarik .Dia bilang area ini bukan milik nya lantas siapa kalau bukan dia .


Permaisuri Hui berkeringat dingin , dia khawatir dengan gadis itu . Semoga suami nya berbaik hati melepas kan gadis ini .


" Kamu sudah sangat keterlaluan , kamu gadis liar tak tahu berterima kasih " Teriak Hou Si Yao


Sudut mulut Yan Laxia membentuk kurva yang melengkung , dengan senyum smirik nya dia membalas perkataan Hou Si Yao dengan tajam .


" Hn tidak tahu terima kasih , siapa di sini yang tidak tahu terima kasih Tuan Putri "


Hou Si Yao menunduk dan tidak berani menatap langsung ke mata Yan Laxia , dia entah mengapa sangat takut dengan mata biru yang gelap itu .


" Oh lalu siapa pemilik area ini , apakah Kaisar Xing Luo yang telah lama menghilang " Tanya Kaisar Hou


" Bukan , melainkan hukum surga dan bumi " Ucap Yan Laxia tenang .


" Surga dan Bumi bagaimana bisa ? " Tanya Kaisar Hou tercengang .


" Bukan kah di dunia ini ada nama nya Hukum Surga , jika kita bersumpah lalu menentang sumpah ini maka kita akan di sambar oleh petir surgawi . Dan jika ingin melewati tingkat raja perang kita harus mengalami perampokan petir surgawi , jadi kita para kultivaor hanya sebagai pengganti Hukum Surga untuk menjaga benua ini " Yan Laxia sudah berbicara sangat panjang , dan agak nya dia menjadi bosan dan kesal .


" Sekarang bisakah aku duduk , aku lapar dan lelah berdiri !? " Ucapan Yan Laxia bukan nya meminta tapi perintah .


Kaisar Hou yang mendengar analisis Yan Laxia menjadi tercerahkan , aura di sekeliling nya menyerbu masuk ke dalam tubuh Kaisar Hou . Kekuatan Spiritual langit dan bumu menyembur masuk ke dantian , dan mengisi dantian nya yang tadi kosong dan bahkan kekuatan sepritual langit dan bumi beredar di semua Meridian Kaisar Hou .


Melihat kejadian mendadak ini membuat semua orang dia ula tercengang . Bahkan ketiga orang yang baru saja sampai juga ikut tercengang , ketiga orang ini ialah Bo Yili , Touba Xi , dan Zhao Yuwen .


" Apa yang terjadi kepada Paman Kaisar ? " Bo Yili menatap Touba Xi dengan ekspresi Tanda tanya , berharap Touba Xi menjawab pertanyaan nya ini .


" Paman Kaisar telah mendapatkan pencerahan dari perkataan yang di ucapkan Nona itu " Tunjuk Touba Xi .


" Wah sangat keren , apakah aku juga bisa mendapatkan pencerahan dari gadis itu . Bagiamana menurut mu ? " Tanya Bo Yili antusias .


Touba Xi diam dan mengabaikan pertanyaan Bo Yili , dia tidak ingin berbicara dengan si bodoh jika tidak masalah tidak kelar semudah ini .


Sedangkan Zhao Yuwen menatap Yan Laxia dengan ekspresi tidak terbaca , pertama dia merasa senang karena gadis itu tidak tertarik pada tunangan nya ,akan tetapi mata tunangan nya selu tertuju pada tubuh gadis desa liar ini . Tidak bagaimana pun tidak bisa begini , harus kah dia meminta ibunda nya untuk membunuh gadis ini . Dengan gadis ini lenyap dari hadapan tunangan nya , apakah tunangan nya akan beralih menatap dia .


Zhao Yuwen semakin kesal di saat melihat gadis desa liar itu baik-baik saja , setelah memprovokasi Kaisar Hou dia masih bisa selamat dia tidak bisa menerima kenyataan , bahwa gadis desa liar itu memberi kan pencerahan kepada Calon mertua nya , mengapa bukan dia saja .

__ADS_1


Yan Laxia masih berdiri di tengah aula dan menonton dengan tenang , Kaisar tua itu hendak naik pangkat . Dia sangat lelah setelah berbicara dengan kaisar bau ini cukup lama , dia kehausan .


__ADS_2