
Aula Jamuan
Yan Laxia sudah akan mengantisipasi bahwa Permaisuri Hui akan marah , namun pihak lain masih belum bergerak sekarang ini .
" Apakah aku kurang kejam tadi ? " Tanya Yan Laxia
Xiao Lu ingin menutup mulutnya agar tidak perlu menjawab pertanyaan , Tuan bengkok ini akan tetapi dia tidak akan pernah diam sebelum mendapatkan jawaban yang pasti .
" Tentu saja tidak , Xia kecil sudah berkata dengan sangat kejam tadi !"
Dari pada tidak menyetujui perkataan Tuan nya yang bengkok , akan ada baik nya bahwa di setuju -setuju saja dengan perkataan Tuan bengkok ini .
" Namun mengapa wanita ini bereaksi sangat lama , membosankan sekali " Desah Yan Laxia .
Yah Xiao Lu kini tidak memahami dengan pasti kepribadian Yan Laxia , apakah gadis ini adalah orang lain namun dia dapat merasakan koneksi spritual , jadi dua adalah Yan Laxia yang asli . Lalu dari mana datangnya tingkah laku aneh ini , oh ya dewa apa yang telah pada Tuan nya mengapa otak nya lama-lama makin bengkok .
" Harus kah aku mengacaukan jamuan ini juga " Dengan senyum menyeramkan di wajah nya , dia akan mulai bertindak namun tertahan akibat teriakan nyaring Xiao Lu.
" Xia kecil berhenti !, Jangan Mengacau kan apa pun oke . Apakah kamu akan menetap di sini atau kembali ke pengasingan ? Jangan lupa bahwa Xia kecil juga masih memiliki seorang pengasuh yang telah merawat mu sedari kecil ! "
Yan Laxia akhir nya tenang di tempat nya , dia agak nya mendapat respon dari ucapan Xiao Lu . Perlahan namun pasti , wajah dingin dan datar Yan Laxia kembali seperti semula . Seolah wajah sadis nan main-main nya tadi hanya topeng , Yan Laxia memejamkan mata nya dan berkonsentrasi untuk mencoba menyerap kekuatan spiritual langit dan bumi .
Karena sebelumnya tubuh nya masih belum bisa menyerap kekuatan spiritual langit dan bumi , namun agak nya perlahan tubuh nya mampu menyerap kekuatan spiritual lagi .
" Apa yang terjadi !? " Tanya Yan Laxia singkat .
Xiao Lu menatap bodoh ke arah Yan Laxia , siapa lagi gadis ini dia tidak akan melakukan hal-hal aneh lagi kan . Xiao Lu diam untuk sementara waktu hanya untuk mengecek keadaan Yan Laxia , dia telah menjelajahi tubuh Yan Laxia dan tidak menemukan masalah apapun . Kecuali tubuh nya belum bisa menggunakan kekuatan sepritual , tapi setelah lama tubuh kecil ini mampu untuk menyerap kembali .
" Xiao Lu kamu mendengar ku !? " Panggil Yan Laxia datar .
Xiao Lu ingin sekali menangis tersedu-sedu kali ini , astaga akhir nya tuan datar nya kembali lagi ah dari pada menghadapi gadis datar sinting . Lebih baik mengahadapi gadis yang dingin dan tanpa bicara , wo wo yang tadi cukup mengerikan bila mengingat nya .
" Tidak bukan apa-apa , apakah anda baik -baik saja Xia kecil ? "
Yan Laxia menutup mata nya lagi lalu menyenderkan nya pada kursi , karena Permaisuri Hui sibuk tenggelam dalam pembicaraan nya dengan Akar rambat putih kecil .
Meja Permaisuri Hui
Permaisuri Hui tengah sibuk mengamati ekspresi Yan Laxia dari waktu ke waktu , dia selalu akan tersenyum senang setelah melihat wajah imut tanpa ekspresi Yan Laxia , yang sedang mengunyah makanan .Ah betapa imut nya , andai putri nya juga seimut ini . Jadi dia lebih membuatkan niat nya untuk mengadopsi Yan Laxia , tidak penting lagi dari mana asal usul gadis ini yang penting buat dia nyaman di istana .
Namun yang membuatnya kaget adalah pertanyaan konyol gadis tanpa ekspresi ini , baru kali ini dia mendengar seorang bertanya pada nya dengan blak-blakan . Ah namun dua imut sekali , tapi mengapa dia mengatai diri nya sendiri sendiri gadis kecil ini aneh .
" Bai kecil mengapa ada gadis seimut dan seaneh gadis kecil cantik ini ! "
__ADS_1
Akar rambat kecil menggigil ketika mendengar pertanyaan Nyonya nya , astaga Nyonya jamu tertipu dengan penampilan cantik gadis setan ini . Wo wo wo dia juga di siksa ribuan es dingin milik setan gadis itu , tapi karena nyonya nya menyukai gadis itu dia akan tutup mulut sajalah . Sebenarnya kekuatan penghancur es milik Yan Laxia Sangat kuat , walaupun dia tidak sadarkan diri kekuatan itu seolah hidup dan menyerang orang lain ketika berusaha melindungi Yan Laxia .
" Semua yang dikatakan Nyonya itu baik ! "
" Sejak kapan Bai kecil memiliki Mulut yang begitu manis ! "
Permaisuri Hui kembali memberikan makanan pada akar rambat putih kecil itu , tentu saja akar rambat putih kecil sangat menyukai nya .
" Nah ... Jadi apa yang telah terjadi pada Gadis kecil itu tadi , dan mengapa Bai kecil bisa keluar dari istana Phoenix ! ? "
Akar rambat kecil menghentikan makanan yang ada di mulut nya , laku bergumam pada diri nya sendiri . Apakah dia harus mengatakan nya , akan tetapi ancaman anak laki-laki tua itu masih terngiang di kepala nya , ah lebih baik jangan di beberkan saja .
" UM tidak tahu ! "
Menerima jawaban bodoh dari tumbuhan kontrak nya , Permaisuri Hui akhir nya tidak mau lagi melanjutkan bertanya . Biarkanlah saja kejadian ini berlalu begitu saja , walaupun dia masih di selimuti rasa penasaran yang teramat besar . Memang ada baik nya dia memilih untuk diam saja , dan tidak mencari tahu fakta lebih jauh lagi .
" Apakah kamu kenyang gadis kecil ? " Kini Permaisuri Hui beralih ke Yan Laxia .Dia menatap nya dengan ramah , Permaisuri Hui merasa kan ada yang berbeda dengan gadis itu namun dia tidak tahu apa yang berbeda .
"UM" Jawaban yang dingin .
Kaisar Hou sudah sedari lama memperhatikan interaksi istri nya dengan gadis kecil itu , dia mengamati nya cukup lama karena tidak ada yang aneh . Dia berhenti menatap nya namun telinga nya tidak tuli , jadi tentu saja dia mendengar kan ucapan gadis itu . Gadis yang aneh padahal Permaisuri nya ingin dekat , namun mengapa dia malah ingin mengusir Permaisuri nya Untuk menjauh .
" Istri apakah kita harus memberitahu anak-anak kita tentang keinginan mu itu sekarang juga ! " Tanya Kaisar Hou
Kaisar Hou menunggu cukup lama , namun dia tidak sabar atau pun marah dia malah menunggu jawaban istri nya itu .
" Sekarang saja , aku harap Si Yao dapat menerima keberadaan gadis kecil itu . Dia sudah menyelamatkan ku dan putra kita , bahkan kami juga mendapat sesuatu yang berharga ! "
Kaisar Hou tersenyum sebagai tanggapan dari pernyataan Permaisuri Hui , yah mau bagaimana lagi kan .
" Suami mu akan memberitahukan kabar gembira ini nanti nya , bagaimana jika pesta perayaan kenaikan pangkat ku juga , kita akan mengumumkan gadis kecil itu dulu sebagai anak angkat kita bagaimana ? "
Permaisuri Hui mengangguk dengan antusias " Ya pertama-pertama permaisuri mu ini harus mencari tahu nama dari gadis kecil ini , kita mana mungkin hanya menyebut nya Putri Hou di masa depan "
Meja milik para Putri
Suasana di meja para putri sangat tenang , Zhao Yuwen dan Hou Si Yao tidak ada yang berbicara . Mereka sibuk dengan makanan mereka masing-masing , belum ada komunikasi yang terjalin diantara mereka .
" Si Yao apakah kamu baik-baik saja , muka mu pucat sekali harus kah Yuwen memanggil tabib untuk mu !? "
Zhao Yuwen memang memiliki sedikit perasaan saudari dari Hou Si Yao , karena mereka berdua adalah teman masa kecil yang telah tumbuh bersama . Seiring berjalan nya waktu perasaan saudari mereka semakin kuat .
Hou Si Yao menggeleng " Aku baik-baik saja Yuwen , namun Seharus nya aku yang bertanya apakah kamu baik-baik saja melihat Saudara ku mengabaikan mu seperti ini , kalian berdua kan sudah bertunangan bahkan sudah di sebarkan ke seluruh dunia . Namun mengapa Saudara laki-laki ku tidak menerima , dan mengapa dia terobsesi dengan gadis tanpa asal usul itu ! "
__ADS_1
Hou Si Yao sedikit mengubah gaya Berbicara nya di saat menyebut Yan Laxia , dia masih belum melupakan iris biru dingin yang menatap nya itu . Dia belum pernah mengalami perasaan Krisis , penindasan , bahkan ketakutan seperti ini setelah dia di tatap oleh iris biru yang mengandung kedinginan itu .
Zhao Yuwen cukup senang melihat reaksi Hou Si Yao , Untung teman masa kecil nya ini tidak menyukai gadis desa liar itu . Entah mengapa dia mendapat sebuah ide yang menyenangkan , jika berhasil maka gadis desa liar itu mungkin akan langsung di usir .
" Tenang lah Si Yao !. Aku baik-baik saja tidak apa-apa bila Saudara Ran mengabaikan ku , mungkin beberapa tahun kedepan dia akan membukakan hati nya untuk Yuwen . Selama Yuwen berusaha untuk membuatnya menyukai Yuwen , suatu saat hati Saudara Ran pasti akan tergerak "
Suara Zhao Yuwen agak terisak dan hampir menangis , Zhao Yuwen dengan tampang polos dan kasihan nya . Dia berbicara dengan menundukkan kepala nya tidak berani menatap Hou Si Yao . Lalu pandangan nya di arahkan kepada Hou Qi Ran , yang tengah sibuk mengamati gadis antah berantah itu .
" Yuwen ..... Aku pasti akan membantu mu mendapatkan saudara laki-laki ku , aku akan selalu berada di pihakmu " Ucap Hou Si Yao berjanji .
" Sungguh Saudari Si Yao akan membantuku , terima kasih Yuwen Sangat senang menerima bantuan saudari Si Yao "
Zhao Yuwen langsung memeluk Hou Si Yao , dia dengan erat memeluk Hou Si Yao . Namun kilatan licik melintas di antara mata nya , dia tersenyum smirik dan semakin memeluk erat Hou Si Yao .
Hou Si Yao tidak tahu bahwa dia telah dimanfaatkan oleh Zhao Yuwen , dia telah menjadi pisau yang akan melawan Yan Laxia . Karena perasaan iba dari Hou Si Yao lah yang membutakan nya , dia telah terjatuh ke dalam skema milik Zhao Yuwen .
" Kamu akan menjadi Saudari ipar ku di masa depan , tenanglah aku tidak akan membiarkan gadis itu mengambil saudara laki-laki ku dari mu ! "
Hou Si Yao sangatlah merasa kasihan pada saudari nya ini , Zhao Yuwen dia adalah teman pertama nya . Dia sangat menyukai gadis yang ceria dan lincah ini , dia juga adalah gadis yang lembut . Setelah berteman dan berbincang lama dengan nya , dia menyukai nya bahkan dia berharap bahwa Zhao Yuwen adalah saudari ipar nya di masa depan . Dan ternyata keinginan nya langsung terkabul , walaupun saudara laki-laki nya masih bertunangan dengan Zhao Yuwen , di masa depan mereka akan menikah hanya tinggal menunggu mereka dewasa saja .
Namun ternyata Saudara laki-laki nya Hou Qi Ran , malah menyukai gadis yang menyelamatkan nya. Dan dia merasa semua kejadian ini di rancang oleh gadis itu , bahkan ibunda nya juga di selamat kan oleh gadis itu . Sebelum nya dia selalu curiga dengan gadis itu , namun Melihat nya hari ini bertindak tidak sopan pada Saudara laki-laki nya . Dia menjadi ragu benarkah semua ini hanya kebetulan semata , mengapa dia berpikir demikian karena banyak gadis bangsawan yang ingin menjadi istri saudara laki-laki nya di masa depan .
Namun dia merasa takut di saat menatap iris biru laut milik gadis itu , memang dia takjub dengan iris mata yang berbeda itu . Namun entah mengapa iris biru itu membawa aura dingin , bahkan wajah nya yang tanpa ekspresi itu sedikit membuat nya takut . Dia juga menyesal membentak gadis itu , dia selalu merasa kedinginan di sekujur leher nya . Dia merasa seolah-olah gadis itu akan selalu mencekik nya di detik berikutnya , namun itu hanya pemikiran aneh nya .
"Tenanglah Yuwen aku akan memberikan pelajaran yang tak terlupakan pada gadis itu nanti nya "
Zhao Yuwen hanya tersenyum licik , dia hanya menggerakkan gadis ini sedikit dia langsung termakan umpan nya . Ah di masa depan dia tidak perlu terlalu membuang-buang banyak tenaga .
Balik ke sisi Yan Laxia
Yan Laxia selalu mengawasi gerak-gerik kedua gadis itu , ya pandangan Yan Laxia selalu tertuju pada tubuh Zhao Yuwen dengan Hou Si Yao . Dia merasa akan mendapatkan hiburan baru kali ini , selama beberapa tahun dia tidak pernah mendapat hiburan Lantaran dia hidup di tengah hutan yang sepi .
" Hiburan datang ! "
" Hiburan apa yang di maksudkan oleh Xia kecil , apakah Xiao Lu juga dapat ikut bermain bersama !? " Tanya Xiao Lu
" Boleh saja " Ujar Yan Laxia .
Dia sedikit memainkan biji melon di tangan nya , lalu memasukkan nya ke dalam mulut nya .
" Apakah perawat ku tidak mencari ku , aku sudah beberapa hari menghilang " Tanya Yan Laxia
" Xia kecil tenang saja Bibi Yao sudah ku beri ilusi , dia tidak akan tahu bahwa Xia kecil telah pergi "
__ADS_1
Yan Laxia hanya mengangguk acuh , dia memang memiliki sedikitnya perasaan ibu anak pada wanita itu . Dia tidak mengerti apa guna nya harus menerima seorang ibu dan ayah , yang hanya dia ketahui ialah bahwa yang kualah yang bertahan dan yang lemah akan binasa .