
Lorong Istana
Sepanjang jalan para pelayan menatap Yan Laxia dengan mata panas , hal ini membuat Yan Laxia merasa tidak nyaman . Dia berjalan di samping Permaisuri Hui , dia melirik ke arah wanita yang luar biasa ini . Seorang Permaisuri yang memiliki wibawa yang luar biasa , dia berpikir sebelum nya seorang pria yang menjadi Kaisar hanya akan memikirkan kekuasaan . Dan seorang wanita hanya dia buat sebagai hiasan dan piala atas kemenangan nya yang menjadi seorang Kaisar .
" Apa orang yang menjadi Kaisar itu nyaman !? " Tanya Yan Laxia
Xiao Lu ingin menutup mulut Tuan Kecil nya yang satu ini , mengapa mulut nya selalu mengeluarkan pertanyaan-pertanyaan konyol . Bukan nya Tuan kecil nya berasal dari dimensi yang maju pada pengetahuan nya , mengapa setelah beberapa tahun tinggal di sini Tuan nya menjadi seperti ini . Apakah karena tubuh nya menjadi anak-anak lah penyebab nya , kepala kecil Tuan nya terkadang tidak lancar selalu bercampur dengan pemikiran polos anak kecil .
" Terkadang Nyaman dan terkadang merepotkan ! "
Yan Laxia yang tengah memikirkan sesuatu tidak menyadari , pelayan di antara lorong istana menatap nya dengan gemas . Lantaran ekspresi Yan Laxia saat berpikir itu imut , wajah putih nan cubby itu memiliki lemak bayi ke dua pipi nya . Pasti nya banyak orang yang ingin mencubit pipi Yan Laxia , karena sebenarnya penampilan anak-anak Yan Laxia sangat cocok memakai hanfu berwarna merah muda . Namun Lantaran Yan Laxia membenci Warna merah muda , dia tidak menyadari pesona nya sendiri .
" Apakah gadis kecil itu Putri angkat Yang Mulia Permaisuri ? "
" Benar-benar itu dia , ah mengapa ada gadis kecil seimut dan secantik ini ! "
" Ah seandainya aku di berikan kesempatan untuk mencubit pipi nan bulat dan lembut itu , tidak ada rugi nya !"
" Saat Yang Mulia Permaisuri dan Gadis kecil itu berjalan beriringan , mereka berdua seperti sepasang Ibu dan anak ! "
" Ah mengingat kejadian beberapa waktu lalu ,Tuan Putri hampir mencoba menenggelamkan gadis kecil itu ! "
" Wah benar-benar ada kejadian seperti itu ? "
" Dan ada seorang pelayan yang mencoba memfitnah gadis kecil itu ! , Tapi pada akhir nya pelayanan itu lah yang di hukum ! "
" Padahal Tuan Putri selalu tersenyum kepada kita semua bukan ! , Lalu mengapa ? "
" Ini karena Putra Mahkota , gadis itu ternyata penyelamat hidup Yang Mulia Permaisuri dan Putra Mahkota . Pasti sekarang gadis kecil itu memberi Putra Mahkota bahu dingin , aku dengar Putra Mahkota tidak percaya bahwa Tuan Putri yang mendorong gadis kecil itu . ! "
" Betapa kejam nya di usia muda bagaimana jika sudah besar nanti ! "
Kembali Ke Yan Laxia
" HM aku ingat ! , Beberapa Kaisar ada yang ingin memiliki kekuasaan untuk melindungi istri dan anak-anak nya . Dan ada yang ingin menjadi Kaisar di karenakan ego nya yang tinggi ! "
Xiao Lu menghela nafas nya sendiri , akhir nya Tuan kecil nya tidak perlu lagi bertanya hal-hal aneh pada nya .
" Apakah gadis itu sudah mati !? " Tanya Yan Laxia .
__ADS_1
Xiao Lu hampir ingin pingsan , pertanyaan yang di ajukan Tuan Kecil nya memang tidak salah tapi pemilihan Kalimat yang kurang baik . Bila ada orang yang mendengar nya bisa salah paham terhadap Tuan Kecil nya .
" Xia kecil lain kali jangan menggunakan kata mati untuk menanyakan kondisi seseorang !"
" Mengapa ? , Bukan nya pada akhir nya mereka yang sakit akan mati !" Ejek Yan Laxia sinis.
Xiao Lu berusaha menahan diri nya agar tidak marah , ah Tuan kurang emosi ini bagaimana dia bisa hidup dengan nya di masa depan ! .
" Jika orang lain mendengar nya mungkin akan salah paham terhadap Xia kecil ! "
Yan Laxia mendengus .
" Apakah aku harus perduli ! "
Xiao Lu sudah tidak ingin berkata apa pun , setiap dia bicara itu Tuan Kecil nya langsung menyanggah nya dengan begini .
" Gadis itu belum mati ! Tapi mengapa Xia kecil membiarkan energi kekacauan masuk ke tubuh nya ?! "
Yan Laxia bahkak lebih bingung ,apa maksud Xiao Lu tidak paham sama sekali .
" Apa itu energi kekacauan ? "
Xiao Lu tertegun , Tuan nya tidak tahu apa itu energi kekacauan lantas mengapa di tubuh gadis itu visa ada energi kekacauan , Xiao Lu menjadi khawatir .
Yan Laxia tertegun apakah separah itu , Yan Laxia berhenti berjalan .
" Dimana kamar Putri Mu ? " Tanya Yan Laxia
Permaisuri Hui melirik gadis kecil di dekat nya .
" HM istana Yao Yao , itu ada di sebelah sana . Setelah melewati sebuah taman besar dengan banyak bunga , dan berbelok ke kanan di saja istana Yao Yao ! . Apakah semua baik-baik saja Xiao Xiao ? " Ujar Permaisuri Hui gugup .
" Tidak ada waktu menjelaskan ! ,Aku pergi ! "
Yan Laxia secepat nya berlari menuju istana Putri , karena kekuatan nya telah pulih dan akan segera ke puncak nya sebentar lagi . Dia menggunakan langkah berkabut yang baru-baru ini dia pelajari . Karena Yan Laxia yang tergesa-gesa tidak menyadari bahwa dia telah melewati Hou Qi Ran .
" Yan Xia.... tunggu ! "
Belum sempat Hou Qi Ran menyelesaikan ucapannya , Yan Laxia sudah menghilang . Hou Qi Ran dengan wajah tertunduk sedikit sedih .
__ADS_1
" Apakah dia membenci ku sekarang ? " Tanya nya pada diri sendiri .
Istana Putri
Di sana terdapat seorang pria dengan jubah naga emas menatap tajam sekelompok tabib yang berlutut gemetar . Pria itu melirik ke arah Putri nya yang menahan rasa sakit di ranjang nya , dia ingin sekali segera menguliti para tabib tak berguna di depan nya .
'' Katakan Mengapa Sang Putri belum tersadar ? ''
Tabib itu berlutut dengan gemetar ,tak ada yang berani menjawab pertanyaan Sang Kaisar .
''Yang Mulia kondisi Tuan Putri sangat aneh , Tabib tua ini mungkin kurang dalam kemampuan sehingga Sang Putri belum tersadar sampai sekarang ! ''
Kaisar Hou kembali melirik Putri nya tengah terbujur kaku di tempat tidur , Wajah kecil yang biasa nya putih kini pucat dan bibir nya perlahan berubah menjadi ungu , tapi Putri nya tidak keracunan lantas apa yang terjadi . Dia memeriksa tubuh Putri nya tapi tidak ada yang aneh .
'' Kaisar ini tidak mau tahu bagaimana pun cara nya ,Sang Putri harus bangun ! ''
'' Ampuni kami Yang Mulia , Tabib Kekaisaran Hong lah yang mungkin bisa menyelamatkan sang Putri ! ''
Kaisar Hou Berkata dengan dingin .
'' Panggil Tabib Kekaisaran Hong sekarang juga ! ''
Tabib itu berlutut kembali , tubuh nya tidak bisa menahan tekanan dari Kaisar Hou .
'' Yang Mulia ..... Tabib Kekaisaran Hong sedang tidak ada di tempat , Tabib Kekaisaran Hong tengah pergi mencari obat di Lembah Spirit ! '' Tabib itu sudah pasrah dengan apa yang akan di lakukan oleh Kaisar Hou .
''Kapan dia kembali ? '' Kaisar Hou berusaha untuk menenangkan hati nya yang kacau .
'' Ini pelayan ini tidak tahu ! ''
Kaisar Hou memijit pelipis nya karena pusing , mengapa dia saat seperti ini Tabib Kekaisaran Hong tidak ada ini akan membuatnya kerepotan . Mengapa dia melupakan Pak tua yang nyentrik itu , namun apa yang bisa dia perbuat sekarang .
''Bagaimana pun cara nya ,buat Sang Putri dalam kondisi stabil sekarang juga ! ''
Sang Tabib langsung bergegas mencoba menstabilkan kondisi Hou Si Yao , namun setelah di beri beberapa pil pereda sakit bahkan Pil tingkat 4 pun tidak berguna .
Kaisar Hou hampir menjadi gila di buat nya , bagaimana dia mengahadapi istri nya nanti . Melihat kondisi Putri nya yang semakin memburuk , Membuat Kaisar Hou sangat sedih di hati nya . Walaupun dia kecewa di dalam hati nya , tetapi Hou Si Yao tetap lah Putri kandung nya dari istri tercinta nya .
Brakkk ....
__ADS_1
Pintu itu di dobrak dengan paksa , Kaisar Hou melirik ke arah pintu dia tertegun dan kaget , Sebelum dia dapat berbicara sosok gadis kecil itu dengan dingin berkata .
'' Berhenti memberi nya pil itu semua tidak berguna ! ''(((