THE LAST STAR

THE LAST STAR
chapter 10


__ADS_3

@


Begitu bangun tidur,hari sudah sore. Aku ingin pergi untuk melatih kemampuan magicku. Aku mencari tempat yang sepi dari manusia. Jika aku berada di luar sekolah aku bisa berlatih di hutan namun karena aku berada di sekolah aku harus mencari tempat lain. Jadi aku berjalan mengelingi sekolah ini untuk mencari tempat yang sepi.


Akhirnya aku menemukan sebuah tempat yang agak jauh dari asramaku. Tempat itu dekat dengan asrama perempuan namun tak sampai kelihatan. Tempat ini di kelilingi banyak pohon dan agak begitu tak terurus. Tempat ini seperti tempat pelatihan yang sudah ditinggalkan. Aku memutuskan untuk berlatih di tempat itu.


Aku berlatih magicku kali ini. Sudah terlalu lama aku tak melatihnya. Sejak terakhir kali aku menggunakan kekuatan magicku saat melawan monster macan itu. Aku berlatih cara untuk mengeluarkan petirku secara akurat. Targetku adalah sebuah batu yang lumayan besar. Aku harus membidiknya dan mengenainya secara tepat.

__ADS_1


Ternyata hal ini agak sulit untuk ku kuasai. Sulit untuk mengatur kekuatan magicku setelah lama tak aku pakai. Sekitar satu jam aku berlatih seperti it uterus hingga akhirnya aku dapat menguasainya dengan lancar, aku hanya kurang mengatur seberapa besar daya yang harus aku keluarkan saja. Untuk membidiknya aku telah berhasil melakukannya.


Hari sudah mulai gelap, aku memutuskan untuk pulang ke asrama. Aku juga sudah sedikit merasa lapar. Untuk urusan makan disini disediakan tiga kali sehari. Semuanya ada di asrama. Aku juga tak mengambil jatah makan sangku tadi karena tertidur. Karena itu sekarang aku merasa lapar.


Begitu sampai di asrama ternyata sudah banyak sekali anak disini. Berbeda dengan tadi siang yang begitu sepi. Di antara mereka ada yang memperhatikanku. Mereka pasti penasaran dengan kehadiranku yang baru disini. Aku hanya menghiraukan mereka saja.


Aku menyadarinya saat berada di tempat makan tadi. Terlihat beberapa anak yang berada dikelasku sedikit diperlakukan rendah. Mereka bahkan ada yang harus menjadi seorang yang disuruh suruh. Mungkin sebab itu juga aku segera pergi dari tempat makan itu. Jika statusku ketahuan maka akan sulit bagiku untuk mendapatkan kebebasanku.

__ADS_1


Besok aku berencana untuk mencari daftar urutan peringkat siswa disini. Aku akan menanyakannya pada mia. Mungkin ia tahu daftar siswa disini. Aku ingn mengetahui urutan siswa agar aku dapat mengetahui langkah yang harus aku lakukan jika bertemu dengan orang yang mencoba menindasku.


Begitu sampai di dalam kamar aku mencoba merenungkan tentang siapakah sebenarnya ibuku. Aku sangat ingin bertemu dengannya. Kira kira dimanakah ia sekarang. Aku berpikir apakah ibuku mirip denganku. Sebenarnya siapakah ibuku.


Aku harus bertanya kepada kepala sekolah. Mungkin ia tahu tentang siapa ibuku. Karena foto ayahku ada di gedungnya seharusnya ia tahu tentang ayahku. Namun aku tak boleh sampai ketahuan bahwa aku adalah anaknya. Aku harus bertanya dengan sangat hati hati dan menunggu waktu yang tepat.


Karena terlalu memikirkannya aku sampai terlelap tertidur. Dalam tidurku, aku bermimpi tentang kenanganku bersama dengan ayah. Aku juga melihat sepintas tentang bayangan ibuku. Namun ditengah mimpi tiba tiba berubah menjadi mimpi tentang pembantaian.

__ADS_1


__ADS_2