
Di sebuah gunung, terdapat sebuah rumah kecil. Disana tinggal dua orang manusia. Mereka adalah seorang ayah dan anak. Walaupun hidup ditengah hutan di dalam gunung, mereka tetap bahagia. Tak banyak yang tahu bahwa dalam gunung tersebut ada seseorang yang tinggal di sana. Karenanya gunung tersebut sangat sepi dari kehidupan manusia lain.
Di sana mereka berdua belajar tentang cara bertahan hidup dan cara bertarung untuk membela diri. Sang ayah mengajarkan kepada anaknya bagaimana caranya bertarung, bertahan hidup, dan cara untuk dapat menangani situasi dan kondisi ketika terancam bahaya. Di dalam kesunyian hutan ini sungguh merupakan lingkungan yang sangat cocok untuk menjalani latihan ini.
Mereka telah tinggal di gunung tersebut kurang lebih sekitar tiga belas tahun. Dan sekarang sang anak telah berumur sekitar lima belas tahun. Hingga saat ini sang anak telah hamper menguasai seluruh materi yang telah diajarkan oleh ayahnya. Bahkan san ayah telah mengajarkan tentang dasar-dasar ilmu tentang cara mengendalikan magic.
Mereka berdua adalah mage tipe listrik. Mereka adalah mage tipe listrik terakhir di dunia ini. Hal itu akibat tragedi beberapa puluh tahun yang lalu. Kala itu terjadi kejadian yang menewaskan seluruh anggota dari klan Khasiari yang merupakan satu satunya keluarga mage yang dapat mengendalikan listrik.
__ADS_1
Ketika itu pemerintah kerajaan memerintahkan seluruh pasukannya untuk membantai seluruh anggota keluarga tersebut dikarenakan keluarga tersebut akan melaksanakan kudeta dan merebut kerajaan tersebut. Semuanya mati terbunuh tak bersisa. Hal itu karena pihak kerajaan menyerbu dan menyerang ketika semua orang sedang terlelap dalam tidurnya. Mereka juga membunuh secara diam diam dan tenang agartidak diketahui orang lain.
Meskipun kelurga mereka terbunuh semua mereka berdua tak memiliki dendam apapun karena mereka mengetahui bahwa memang keluarga merekalah yang salah. Bahkan sang ayahpun mengajarkan kepada anaknya untuk tidak dendam terhadap kerajaan.
Namun ada satu hal yang tak diketahui oleh sang anak bahwa ayahnya adalah seorang mage yang sangat ditakuti oleh banyak orang. Bahkan kemampuannya telah diakui sebagai mage yang sangat kuat dan pandai. Ia termasuk dalam kelima Expert di generasinya mewakili elemen listrik.
ΩΩΩ
Namun ayah melarangku untuk menunjukan kekuatanku di depan orang lain kecuali ada hal yang memang mendesak. Tugasku kali ini adalah untuk mencari bahan makanan. Namun tak seperti biasa, yang harus aku cari adalah pohon kebugaran. Pohon tersebut berguna untuk menjaga daya tahan tubuh.
__ADS_1
Pohon tersebut berada di dalam jurang yang cukup dalam dan terjal. Sebelum sampai disana aku harus melalui sungai kecil terlebih dahulu. Beberapa saat kemudian aku sampai di jurang tersebut. Melihat dari atas sini jurang tersebut agak menakutkan. Aku harus turun kedalam jurang tersebut untuk mendapatkan pohon kebugaran tersebut.
Aku mencoba turun kedalam jurang. Agak sulit untuk bisa sampai ke bawah, aku harus melewati bebatuan terjal. Aku bisa saja tergelincir jika aku tak memiliki pijakan yang kuat. Akan tetapi dengan pengalaman aku bisa sampai ke bawah. Kondisi dibawah jurang agak berbeda, disini hanya tumbuh pohon kebugaran saja. Tak ada kehidupan apapun disini, bahkan serangga pun tak ada.
Aku memetik beberapa batang pohon saja. Aku hanya membutuhkan untuk dua orang saja. Setelah memetiknya aku menaruhnya di dalam tas yang telah aku sediakan. Pohon pohon kebugaran ini tumbuh subur di daerah ini. Akan tetapi pohon ini agak sulit tumbuh di daerah lain, sehingga pohon ini agak sulit untuk ditemukan.
Selanjutnya aku harus naik ke atas jurang. Inilah kesulitan yang sesungguhnya dalam misi ini. Naik ke atas jurang lebuh sulit daripada menaikinya. Aku harus pintar dalam memilih jalan. Salah sedikit aku akan terjatuh tanpa terduga, aku juga tak bisa melihat kearah aku terjatuh sehingga aku tak bisa menentukan langkah jika aku terjatuh.
Setelah berusaha keras akhirnya aku bisa sampai keatas. Memang butuh perjuangan yang keras untuk bisa sampai keatas sini. Napasku pun terengah engah. Selanjutnya aku beristirahat sejenak untuk mengisi tenagaku kembali. Sambil beristirahat aku berpikir membayangkan seandainya aku dapat bertemu dengan ibuku
__ADS_1
Seperti apakah kira-kira wajah ibuku. Apakah wajahku seperti wajahnya. Apakah ibuku juga seorang mage seperti ayah. Jika ia seorang mage kira-kira magig apa yang ia miliki. Semoga saja aku dapat bertemu dengan ibuku.