THE LAST STAR

THE LAST STAR
chapter 08


__ADS_3

@


Pagi hari ketika aku terbangun tubuhku terasa sangat segar sekali. Walaupun banyak luka di tubuhku tapi rasanya tubuhku sangat ringan sekali. Terasa seluruh beban di tubuhku lenyap seketika. Karena luka luka kemarin tubuhku sekarang penuh dengan perban.


Sesuai jadwal hari ini aku akan kembali kesekolah Quardia. Aku mengenakan jaket panjang agar tidak menarik perhatian. Tak lupa kristal merah yang kemarin aku dapatkan juga kubawa. Sebelum berangkat tak lupa bagiku untuk sarapan terlebih dahulu. Setelah selesai sarapan aku baru pergi menuju ke sekolah mage Quardia.


Tangan kiriku terasa sakit. Ternyata memang benar dugaanku, tulang tangan kiriku retak. Setelah pulang dari klinik kemarin. Tanganku sudah diberi penyangga. Jadi, sekarang aku pergi kesekolah dengan menggendong tangan kiriku.


Sampainya aku di gerbang sekolah aku bertemu dengan dua satpam itu lagi. Ketika mereka menanyakan tujuanku datang aku membeitahukan bahwa aku inginbertemu dengankepala sekolah. Aku tak memberi tahu Anggrek dan Airin terlebih dahulu karena aku khawatir akan membuat mereka khawatir. Selain itu keberhasilan misiku ini akan kurahasiakan dari mereka sampai aku masuk ke sekolah ini.


Seperti beberapa waktu lalu ketika aku datang pertama. Mereka terlihat berbicara menggunakan speakers, hanya saja kali ini suara mereka tak terdengar di pengeras suara. Kelihatannya alat itu khusus untuk berkomunikasi dengan kepala sekolah. Setelah selesai memberi laporan, salah seorang dari mereka menghampiriku dan mengijinkan aku lewat.


Setelah mendapatkan ijin mereka, aku masuk ke dalam sekolah. Ternyata kegiatan belajar mengajar masih berlanjut. Keadaan sekolah jadi terlihat tenang dan sepi. Aku tak mau mengambil resiko. Kupakai tudung jaketku dan berjalan agak cepat. Jika sampai kehadiranku kesini ketahuan oleh dua perempuan itu bisa gagal kejutanku.


Akhirnya aku sampai juga di depan gedung kepala sekolah. Aku langsung saja masuk kedalam gedung tersebut. Di dalam lorong perhatianku tertuju pada foto ayahku. Mungkin kepala sekolah mengetahui tentang ayahku. Suatu saat nanti jika waktunya sudah pas aku akan bertanya kepada kepala sekolah tentang ayahku.


Aku tiba didepan pintu. Kali ini tak ada yang menemaniku. Aku hanya berdiri sendiri sekarang. Ku ketuk pintu tersebut dan terdengar suara perempuan untuk segera menyuruhku masuk. Tampaknya ia sudah tahu dengan kehadiranku. Mungkin ia tahu saat diberi tahu oleh para satpam tadi.


“tak kusangka ternyata kau berhasil mengalahkan monster tingkat A tersebut.” sambutnya kepadaku.

__ADS_1


“ya meskipun saat ini tubuhku hancur aku berhasil mengalahkannya.”


“sekarang duduklah dan tunjukkan kristal yang kau dapat.”


Maka aku segera duduk di kursi yang telah tersedia disitu. Tak lupa kukeluarkan kristal merah yang kudapatkan kemarin. Ternyata memang benar bahwa kristal ini adalah bukti bahwa aku berhasil mengalahkan monster itu.


“sepertinya kau agak beruntung kemarin, kamu bertemu monster tingkat A tipe api.”


“ya aku beruntung ketika itu hujan turun untuk meredakan apinya.”


“sesuai dengan yang aku bicarakan kemarin kamu bisa masuk ke dalam sekolah ini.”


“untuk hal itu aku tak bisa memberikan waktu cukup lama. Apakah sepuluh hari cukup untuk menyembuhkan luka lukamu?”


“kurasa itu sudah cukup. Terimakasih atas perhatiannya kepala sekolah.”


“untuk pendaftarannya aku bisa mengurusnya dan untuk seragam kau bisa mengambilnya sehari sebelum kau masuk kesini. Dan juga setelah masuk kedalam sekolah ini kau akan tinggal di asrama sekolah. Selama masa pemulihanmu kamu bisa mempersiapkan dirimu.”


“ya sekali lagi terimaksih.”

__ADS_1


“untuk kristal tersebut kau bisa menukarkannya di koperasi sekolah, kamu akan mendapatkan beberapa uang dengan menukarkan kristal tersebut. Semakin sulit monster semakin bagus pula kristal yang di dapat, maka harga kristal juga akan ikut tinggi.”


“baiklah.”


Setelah aku meningglakan ruangan tersebut. Hatiku dipenuhi dengan rasa puas dan senang. Akhirnya aku dapat masuk kedalam sekolah ini. akhirnya aku bisa memulai mencari keberadaan ibuku. Sungguh beruntungnya diriku.


Sebelum pulang ke kontrakkan aku menyempatkan diri untuk mampir dikoperasi sekolah. Seperti yang disarankan oleh kepala sekolah tadi aku menukarkan kristal yang aku dapat disitu. Ternyata uang yangaku dapatkan dari kristal tersebut cukup banyak. Bahkan uang itu hampir sama dengan uang yang ayah berikan kepadaku.


Kristal kristal ini di tentukan sesuai dengan kekuatan monster. Monster monster ini pun dikelompokkan menjadi lima tingkatan dengan tingkat tertinggi adalah S dan terendah adalah D. Selain itu para monster monster ini juga memiliki kemampuan seperti mage yaitu magic yang juga mempengaruhi nilai kristal.


Di antara lima magic, magic petirlah yang paling kuat. Namun magic petir sudah sangat jarang di temui. Hanya aku yang tersisa di dunia ini. selain itu monster magic petir pun sulit di temukan karena menurut sebuah penelitian monster hanya muncul ketika ada keraguan di hati seorang mage.


Setelah magic petir ada magic api. Magic ini mungkin saat ini di nilai sebagai magic terkuat. Karena magic petir telah dianggap punah dari dunia ini. magic api memanglah sangat kuat diantara empat magic terakhir. Setelah magic api terdapat magic air lalu disusul magic angin dan yang terakhir adalah magic tanah.


Setelah menukarkan kristal aku pergi pulang. Sebelumnya aku mampir kepasar terlebih dahulu untuk membeli beberapa bahan makanan dan juga perlengkapan lain. Karena setelah ini aku akan tinggal di asrama aku maka aku hanya membeli makanan sampai aku pindah. Aku juga membeli beberapa pakaian baru.


setelah semua hal yang terjadi aku bertekad akan memulai segalanya kembali. Aku akan berlatih dengan sungguh sungguh agar aku dapatsekuat ayahku. Meskipun tujuanku datang kesini adalah untuk mencari ibuku namun aku juga tak akan menyia nyiakan kesempatanku berskolah di sekolah mageini.


Ayah aku berhasil masuk kesekolah mage. Ayah aku juga akan mulai berlatih sungguh sungguh agar aku bisa sehebat dirimu. Aku juga tak melupakan tentang janjiku untuk menemukan ibu. Aku juga akan mencarinya sembari belajar di sini. Setelah aku menemukan ibu maka keluarga kita akan bersatu kembali.semoga keluarga kita dapat bersatu kembali. Itulah harapan kitakan ayah...

__ADS_1


__ADS_2