THE MISSING CEO

THE MISSING CEO
BERTEMU TEMAN LAMA


__ADS_3

Aziel pun kembali ke pekerjaanya.


"Lee apa saja pekerjaan yang belum saya selesaikan?"Tanya Aziel


"Tuan besar meminta Direktur untuk datang ke acara pertunangan anda!"Jawab sekertaris Lee


"Tidak mau!" Ucap Aziel


"Cari dimana lokasi Lucian berada!"Ucap Aziel


Aziel.pun langsung mengalihkan pembicaraannya itu.


"Baik Direktur!"Jawab Sekertaris Lee


"sana!"Ucap Aziel


Sekertaris Lee pun pergi untuk mencari lokasi Lucian berada,Saat mencari Lucian tiba tiba sistem pencarian Sekertatis Lee rusak.


"Pasti ada yang tau!"Ucap Sekertaris Lee


Sekertari Lee pun langsung pergi ke ruangan Aziel untuk memberitaukan masalah yang terjadi.


ToKkkkkk.....Tokkkk


"Masuk!"Ucap Aziel


"Direktur...!"Ucap Sekertaris Lee


"Ada apa?"Jawab Aziel


"Direktur! sistem pencarian rusak!"Ucap sekertaris Lee


"Kenapa bisa?"Jawab Aziel

__ADS_1


"Saya tidak tau!"Ucap sekertaris Lee


"Pasti ada yang memblokir Sistem akses mu!"Jawab Aziel mencurigakan


"Siapa?"Ucap sekertaris Lee bingung


"Aku tau siapa,tapi itu bukan urusan mu!pergi!"Jawab Aziel


"baiklah, Direktur!"Ucap Sekertaris Lee


Sekertaris Lee segera pergi dari ruangan Aziel.Disaat itu juga Aziel langsung bangun dari tempat duduknya dan pergi menemui seseorang yang selama ini ia curigai.


Di mobil Aziel menelepon seseorang yang ia curigai selama ini.Ia mengajak seseorang itu untuk bertemu di suatu tempat.


PERTEMUAN


"Lama tidak berjumpa Aziel!"Ucap seseorang itu.


"Dimana Lucian?"Jawab Aziel sambil curiga


"Roxan Axel,tidak ada yang lebih jahat darimu,kalo bukan kamu yang meculik Lucian!"Ucap Aziel


"Saya tau dimana Lucian tapi saya bukan menculiknya.Lucian sendiri yang mendatangi saya!"Jawab Roxan


"Baiklah dimana dia sekarang?"Tanya Aziel


"Aku tidak tau dia dimana! Yang jelas dia sudah pergi dari rumahku!"Jawab Roxan


"Rumah mu?"Ucap Aziel bingung


"Ya...! dirumah ku,kenapa emangnya?"Tanya Roxan


Seketika Aziel marah dan menarik kerah Roxan lalu menendangnya sampai Roxan kesakitan tapi Roxan tidak mau kalah ia langaung balik serang.

__ADS_1


Aziel dan Roxan sama sama terluka wajah mereka dan tubuh mereka memar memar karena perkelahian mereka berdua yang begitu sengit.


"hahahaha Aziel Aziel percuma saja kalo kamu berantem dengan ku!kau tidak akan pernah menemui Lucian!"Ucap Roxan dengan mata tajam dan amarah kejam


Roxan dan Aziel sama sama ingin membunuh karena Amarah mereka berdua yang saling membenci satu sama lain.


Tiba tiba datang Zixa Wilson yang sebenarnya sudah dari tadi mengikuto Aziel.


"Kenapa kamu ada disini?"Tanya Roxan


"Kamu kenal dengan Zixa!"Ujar Aziel bingung


"Tentu aku mengenalnya,kenapa tidak?"Jawab Roxan


"Diam!"Teriak Zixa


Zixa langsung menendang Roxan sampai pingsan.Aziel bingung dengan Zixa yang ternyata bisa berkelahi.Ia bahkan bisa menendang Roxan hanya sekali sampai ia pingsan.


Aziel saja tidak bisa menendang Roxan hanya sekali saja.


"Kenapa kami ada disini?"Tanya Zixa khawatir


"Itu bukan urusanmu, pergi!"Jawab Aziel


Zixa memegang tangan Aziel dan membantunya berdiri tapi Aziel langsung melepas tangan Zixa begitu saja tanpa berpikir panjang.


Aziel langsung saja menaiki mobilnya dan pergi meninggalkan Zixa di sana.


Zixa pun pergi menaiki helikopter yang sudah ia rencakan kemarin.


Aziel pun kembali ke rumahnya ia mengobati lukanya sendiri.


Akhirnya Roxan tersadar ia sedang berada di rumahnya.Roxan melihat Lucian yang sedang mengobati lukanya itu walaupun ia sedang mengandung anaknya Aziel yang ia rahasiakan.

__ADS_1


Walupun Roxan adalah orang jahat ia memiliki perasaan kepada Lucian.Walaupun Lucian sedang mengandung anak Aziel.Lucian merahasiakannya dari Aziel ia juga yang menyuruh Roxan untuk tetap merahasiakannya.


__ADS_2